JawaPos.com - Folarin Balogun mencuri perhatian dunia setelah mencetak dua gol saat Amerika Serikat menghajar Paraguay 4-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Penyerang Monaco itu pun menorehkan sejarah sebagai pemain tim nasional putra AS pertama yang mencetak brace di Piala Dunia sejak edisi perdana pada 1930.
Namun, perjalanan Balogun menuju seragam Amerika Serikat bukanlah cerita yang biasa. Pemain berusia 24 tahun itu sempat membela Inggris di level junior dan juga memenuhi syarat untuk bermain bagi Nigeria, negara asal kedua orang tuanya.
Lalu, mengapa ia akhirnya memilih Timnas AS? Apakah keberadaan Harry Kane di Inggris menjadi salah satu alasannya?
Lahir di New York, Tumbuh di London
Melansir ESPN, Balogun lahir di Brooklyn, New York, dari pasangan berkebangsaan Nigeria. Tak lama setelah itu, keluarganya kembali ke Inggris dan ia dibesarkan di London.
Ibunya, Florence, pernah menjelaskan bahwa putranya sebenarnya hanya menghabiskan waktu singkat di Amerika Serikat setelah lahir.
"Saya melahirkannya pada bulan Juli dan pada akhir Agustus kami sudah kembali ke London."
Florence bahkan mengaku selalu memiliki firasat bahwa putranya suatu hari akan membela Amerika Serikat.
"Saya tidak percaya semuanya terjadi karena keberuntungan. Bahkan ketika dia belum berpikir untuk membuat keputusan internasional, saya sudah memutuskan bahwa dia akan bermain untuk Amerika."
Balogun kemudian berkembang di akademi Arsenal dan menjadi salah satu striker muda paling menjanjikan di Inggris. Bersama timnas Inggris U-21, ia mencetak tujuh gol dalam 13 pertandingan di bawah asuhan Lee Carsley.
Namun, jalan menuju tim senior Inggris ternyata tidak mudah.
Harry Kane dan Padatnya Lini Depan Inggris
Saat Balogun mempertimbangkan masa depan internasionalnya pada 2023, posisi striker utama Inggris praktis sudah menjadi milik Harry Kane.
Selain kapten Three Lions tersebut, Inggris juga masih memiliki sejumlah penyerang berkualitas seperti Ollie Watkins dan Callum Wilson yang siap menjadi pelapis.
Situasi itu membuat peluang Balogun untuk mendapatkan menit bermain reguler bersama Inggris menjadi sangat kecil.
Di sisi lain, Nigeria juga memiliki stok penyerang melimpah, dengan Victor Osimhen, Kelechi Iheanacho, hingga Ahmed Musa menjadi pilihan utama.
Sebaliknya, Amerika Serikat saat itu hanya mengandalkan Josh Sargent dan Haji Wright di lini depan. Kehadiran Balogun langsung memberi dimensi baru bagi serangan USMNT dan membuka peluang besar baginya untuk menjadi pilihan utama.
Dengan kata lain, keberadaan Harry Kane memang bukan satu-satunya alasan, tetapi persaingan ketat di lini depan Inggris jelas menjadi faktor yang ikut memengaruhi keputusan tersebut.
Merasa Seperti di Rumah Bersama Amerika Serikat
Dalam wawancara dengan US Soccer pada 2023, Balogun mengatakan bahwa keputusan membela Amerika Serikat merupakan "keputusan yang mudah."
"Ketika saya menyampaikan kabar ini kepada keluarga saya, mereka semua sangat gembira, terutama ibu saya," ujar Balogun.
"Dia berkata, 'Kenapa lama sekali?'
Baca Juga: Makna Tersembunyi di Balik Selebrasi Gol Gio Reyna Saat Amerika Serikat Hancurkan Paraguay
Balogun juga menegaskan bahwa membela Amerika Serikat memiliki makna yang sangat besar baginya.
"Mewakili Amerika Serikat sangat berarti, lebih dari yang orang lain ketahui. Saya sangat bangga dan merasa terhormat memiliki kesempatan ini, dan saya ingin memberikan semua yang saya miliki untuk membuat tim kita sukses."
Keputusan yang Terbukti Tepat
Sejak mendapat persetujuan FIFA untuk berganti asosiasi pada Mei 2023, Balogun telah menjadi salah satu pemain penting Amerika Serikat. Ia sudah mengoleksi 11 gol dalam 28 pertandingan bersama USMNT.
Setelah tampil gemilang melawan Paraguay, Balogun mengaku masih sulit mempercayai malam istimewa tersebut.
"Sungguh mimpi, ini malam yang seperti mimpi," katanya.
Baca Juga: Kenapa Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, tetapi Diizinkan Masuk Amerika Serikat?
"Saya belum bisa sepenuhnya menyadari semuanya. Saya yakin ketika saya kembali ke hotel, saya akan bisa menikmati momen ini dan merasakan betapa menakjubkannya malam ini."
Ia juga menegaskan bahwa dukungan para penggemar Amerika Serikat menjadi salah satu alasan utama di balik pilihannya.
"Saya merasa hari ini adalah kesempatan yang luar biasa, dan saya hanya ingin terus menunjukkan kepada para penggemar bahwa saya telah membuat keputusan yang tepat. Saya sangat bangga, dan saya ingin terus membuat para penggemar bangga juga."
Kini, setelah namanya tercatat dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat, keputusan Balogun meninggalkan Inggris tampaknya telah membuahkan hasil.