← Beranda
Buntut Peran Pangeran Samir di Episode 7-8, Drama King The Land Banjir Kritikan
Alfa KamilaSelasa, 11 Juli 2023 | 14.34 WIB
Sosok Pangeran Samir (kanan) dalam drama King The Land. (Istimewa)

JawaPos.com – Setelah sempat menjejaki rating tertinggi di episode sebelumnya, kini drama Korea King The Land justru menuai kritikan setelah episode ke-7 dan 8 tayang pada akhir pekan lalu. Penyebabnya adalah kemunculan sosok Pangeran Samir yang diceritakan datang dari Arab Saudi.

Alih-alih menampilkan kesan bernuansa Timur Tengah, drama yang dibintangi Yoona SNSD ini justru menyuguhkan pemandangan yang tak biasa.

Pangeran Samir yang diperankan oleh Anupam Tripathi, tampak bersenang-senang dengan para wanita seksi di sebuah bar sambil minum alkohol. Dalam cerita ini, Pangeran Samir tampil dengan persona selalu genit menggoda wanita.

Baca Juga: Jelang Pertarungan Pileg, Begini Instruksi Mardiono untuk Caleg PPP

Kebiasaan menggoda wanita itu juga menyasar kepada Cheon Sa-Rang (Yoona SNSD), yang merupakan staff terbaik King Hotel. Di sinilah kemudian cerita romansa komedi ditampilkan, di mana Gu Won (Junho 2PM) selalu cemburu saat Pangeran Samir menggoda Sa Rang.

Karakter yang dibangun oleh Pangeran Samir dinilai oleh penonton sebagai perusakan budaya Arab. Bahkan, tak sedikit yang menilai pihak produksi drama tidak menghormati budaya Arab dengan menampilkan bumbu wanita seksi dan alkohol.

“Acara ini sama sekali tidak menghormati budaya Arab," kata seorang warganet.

Baca Juga: Hari Ini, DPR Akan Sahkan RUU Kesehatan dalam Rapat Paripurna

Melihat itu, perwakilan produksi King The Land pun buka suara. Dalam keterangannya yang dilansir dari Breaknews.com, dikatakan bahwa mereka tak bermaksud melakukan sebagaimana yang dituduhkan penonton.

“Karakter, wilayah, dan nama tempat yang muncul dalam drama adalah latar fiktif, dan tidak ada niat untuk membuat karikatur atau mendistorsi budaya tertentu,” kata dia, dikutip pada Senin (10/7).

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Ketiga, Banana Cycling Community Bikin Banana Budhal Bromo 2023

Selain itu, mereka juga mengaku sangat menghormati budaya Arab. Selanjutnya, tim produksi King The Land berjanji akan lebih baik dalam mengemas drama.

"Tim produksi menghormati berbagai budaya dan akan lebih memperhatikan produksi sehingga tidak ada ketidaknyamanan dalam menonton,” tambahnya

EDITOR: Banu Adikara