JawaPos.com - Kekurangan vitamin B12 sering kali datang tanpa disadari karena gejalanya tampak ringan dan mirip dengan keluhan sehari-hari.
Padahal, vitamin B12 ini memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah, yang dapat memengaruhi fungsi saraf, serta kesehatan otak.
Ketika tubuh mulai kekurangan vitamin B12, beberapa tanda halus sebenarnya sudah muncul sebagai sinyal bahwa tubuh tidak bekerja seoptimal biasanya.
Sayangnya, banyak orang mengabaikan pertanda tersebut karena dianggap sebagai perubahan kondisi fisik biasa.
Dilansir dari laman RBC Ukraine pada Rabu (26/11), berikut merupakan 5 pertanda bahwa tubuh kekurangan vitamin B12 yang jarang disadari.
1. Merasa sangat lelah dan lemah
Ketika kadar vitamin B12 di dalam tubuh menurun, kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang sehat pun ikut berkurang.
Sel darah merah sangat penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga ketika jumlahnya tidak mencukupi, suplai oksigen ke jaringan dan organ juga menurun.
Kondisi inilah yang membuat tubuh mudah merasa sangat lelah, lemah, dan seperti kehilangan tenaga meskipun Anda sudah tidur dengan cukup.
Dalam kondisi ini, aktivitas ringan yang biasanya bisa dilakukan tanpa masalah bisa terasa jauh lebih berat dan membuat Anda cepat kehabisan energi.
2. Kulit pucat atau kekuningan
Kekurangan vitamin B12 juga dapat terlihat melalui perubahan warna kulit. Ketika tubuh tidak mampu menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang cukup, kulit dapat tampak lebih pucat dan kusam.
Pada kasus tertentu, kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan warna kulit atau bagian putih mata menjadi agak kekuningan.
Hal ini terjadi karena sel darah merah yang rapuh mudah pecah, kemudian melepaskan bilirubin ke dalam tubuh.
Bilirubin inilah yang memberikan warna kekuningan dan menjadi tanda bahwa sistem pembentukan sel darah merah sedang terganggu.
3. Mati rasa pada tangan atau kaki
Vitamin B12 memiliki peran penting dalam menjaga lapisan pelindung saraf agar tetap berfungsi dengan baik.
Ketika tubuh kekurangan vitamin B12, lapisan pelindung tersebut dapat melemah sehingga dapat mengganggu aliran sinyal saraf.
Akibatnya, Anda bisa merasakan sensasi kesemutan, seperti tertusuk-tusuk, terbakar, atau bahkan mati rasa, yang biasanya muncul pertama kali di tangan atau kaki.
Jika kekurangan vitamin B12 ini dibiarkan berlangsung lama, gangguan saraf ini dapat menjadi lebih serius dan menyebabkan masalah dalam menjaga keseimbangan tubuh, yang membuat langkah kaki terasa tidak stabil, hingga berpotensi menyebabkan kerusakan saraf permanen.
4. Perubahan memori atau suasana hati
Kadar vitamin B12 yang rendah dapat memengaruhi fungsi otak karena vitamin ini dibutuhkan untuk memproduksi neurotransmiter, yaitu zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati dan kemampuan berpikir.
Ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, Anda mungkin mulai merasakan penurunan daya ingat, sulit berkonsentrasi, atau munculnya kabut mental yang membuat pikiran terasa lambat.
Selain itu, perubahan suasana hati seperti mudah cemas, lebih sensitif, atau merasa sedih tanpa sebab yang jelas bisa terjadi karena otak tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk bekerja secara optimal. Pada sebagian orang, kondisi ini bahkan dapat berkembang menjadi gejala depresi.
5. Nyeri pada lidah
Salah satu tanda kekurangan vitamin B12 yang jarang disadari adalah lidah yang tampak sangat merah, licin, dan terasa sakit.
Vitamin B12 membantu regenerasi sel, termasuk sel-sel kecil pada lidah yang membentuk bintil pengecap.
Ketika tubuh kekurangan B12, bintil-bintil tersebut dapat mengecil atau menghilang, sehingga lidah menjadi lebih sensitif dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
Akibatnya, tekstur lidah terasa lebih halus dari biasanya, rasa sakit muncul terutama saat makan, dan kemampuan untuk merasakan berbagai jenis rasa juga dapat mengalami perubahan.