JawaPos.com - Bertambahnya usia dan mengalami penuaan adalah bagian normal dari kehidupan. Karena seiring bertambahnya usia, penting untuk terus melakukan kebiasaan sehat yang akan membantu mengurangi stres dan menjaga kesehatan pikiran dan tubuh, karena penuaan bisa mempengaruhi anda secara fisik dan mental.
Meskipun tidak dapat mengendalikan segala sesuatu yang mempengaruhi kesehatan anda,namun ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk tetap sehat tanpa mengeluarkan biaya apa pun dan dapat dilakukan sendiri atau bersama teman pada usia tua. Misalnya dengan olahraga atau melakukan aktivitas fisik setiap pagi.
Tips Pola Hidup Sehat untuk Lansia
Berikut ini adalah tips pola hidup sehat yang cocok dilakukan oleh para lansia agar memiliki fisik yang kuat dan sehat, berdasarkan laman aplaceformom.com.
1. Mengkonsumsi Makanan Sehat
Mempertahankan pola makan yang sehat seiring bertambahnya usia sangat penting untuk hidup sehat. Karena sistem pencernaan melambat seiring bertambahnya usia, sehingga penting untuk memasak untuk mendapatkan nutrisi dan memasukkan vitamin penting dan makanan berserat tinggi – seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
Menambahkan serat tidak hanya membantu lansia dalam menjaga pola makan yang sehat, tetapi juga dapat menurunkan risiko masalah kesehatan utama seperti stroke dan penyakit jantung. Pastikan juga jangan sampai terhidrasi, usahakan selalu minum air putih agar tetap berenergi dan terhindar dari sembelit dan infeksi saluran kemih.
Baca Juga: Catat! Penyebab Insomnia pada Lansia, Sebaiknya Buatlah Lingkungan Tidur yang Nyaman
2. Lakukan Upaya Pencegahan
Saat menginjak usia lansia sangat disarankan untuk selalu melakukan aktivitas pencegahan terhadap berbagai penyakit yang rentan menyerang orang dengan usia tua. Anda bisa melakukan pemeriksaan kesehatan untuk kadar kolesterol, kanker usus besar, masalah jantung, dan banyak lagi – dapat mencegah lansia melewatkan diagnosis serius.
Tinggalkan semua aktivitas dan juga makanan yang bisa mempengaruhi kesehatan anda. Bagi wanita berusia diatas 45 tahun usahakan harus menjadwalkan pemeriksaan mamografi untuk kanker payudara setiap tahunnya, dan pria di atas usia 50 tahun harus mempertimbangkan tes kanker prostat secara rutin.
3. Konsumsi Obat Sesuai Anjuran Dokter
Jika orang yang anda sayangi mengkonsumsi obat apapun, penting untuk meninjau setiap resep dengan dokternya secara teratur. Pertimbangkan kemungkinan interaksi obat dan catat gejala atau efek samping baru apa pun - seperti reaksi alergi, kantuk, atau kehilangan nafsu makan - yang ditunjukkan oleh orang lanjut usia.
4. Tidur dengan Cukup
Walaupun usia lansia sering terbangun dan susah tidur, tapi, penting untuk menjaga jadwal tidur yang teratur untuk menjaga kesehatan. Dengan kebiasaan bangun dan tidur pada waktu yang sama dapat membantu sinkronisasi jam internal lansia dengan jadwal harian mereka.
Selain itu hindari tidur siang di siang hari, dan jauhi alkohol atau kafein di malam hari. Mematikan lampu di malam hari juga dapat membantu untuk memicu rasa kantuk. Dan, selalu pastikan kamar tidur kekasih anda nyaman, sejuk, dan tenang.
5. Jaga Kesehatan Kognitif
Tetap aktif secara mental dan mempelajari keterampilan baru bahkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir. Para lansia harus menjaga ketajaman pikiran melalui berbagai permainan otak dan aktivitas stimulasi pikiran lainnya.
Anda juga bisa menyelesaikan teka-teki silang, membaca, menulis, dan mencoba hobi baru dapat menstimulasi pikiran para lansia dan membantu mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitar untuk menangkal penurunan kognitif.
Baca Juga: Jelang Puncak Haji, 300 Jamaah Lansia dan Disabilitas Non Mandiri Tempati Hotel Transit
6. Cek Kesehatan Penglihatan
Kebanyakan orang menyadari adanya perubahan pada penglihatan mereka pada usia 50 tahun. Orang lanjut usia yang memakai kacamata harus memeriksakan resepnya setiap tahun untuk mengetahui adanya perubahan, dan mata mereka harus diperiksa untuk mengetahui masalah seperti glaukoma, penyebab utama kebutaan di seluruh dunia.
7. Bersosialisasi
Kurangnya sosialisasi di kalangan lansia menyebabkan rendahnya harga diri, kesulitan mengatasi masalah, dan tingginya kadar hormon stres yang dapat menyebabkan masalah tambahan. Peradangan umum terjadi pada penyakit yang berhubungan dengan stres dan dapat dipicu oleh pelepasan hormon stres.
Baca Juga: 300 Jamaah Haji Indonesia Lansia Nonmandiri Ikut Safari Wukuf
8. Aktif Melakukan Aktivitas Fisik
Olahraga penting dalam semua tahap kehidupan, terutama bagi lansia. Tetap aktif secara fisik dapat membantu lansia menjaga berat badan yang sehat dan menghindari masalah kesehatan kronis. Olahraga teratur juga dapat memudahkan lansia dalam menyelesaikan aktivitas sehari-hari.
9. Manfaatkan Fasilitas Kesehatan Gratis
Bagi anda yang sudah memasuki usia lansia sebaiknya sering melakukan cek kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat. Anda Bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis jika memang terkendala dalam urusan biasa. Anda bisa menggunakan BPJS kesehatan ataupun asuransi kesehatan yang lainya yang dikelola swasta atau pemerintah
10. Rutin Mengunjungi Dokter Gigi
Risiko gigi berlubang meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, kesehatan mulut berhubungan langsung dengan kesehatan secara keseluruhan. Karena banyak infeksi mulut dapat dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang serius, seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.