JawaPos.com – Pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang 1 ke tanah air sudah nyaris tuntas. Hari ini, Senin (15/6), 18 kloter terakhir akan bertolak ke Jeddah.
Terdiri dari kloter PDG 1, BTH12-14, UPG 20-21, SOC 39-43, JKG 17, SUB 56, BDJ 9, BTJ 1, YIA 11, BPN 7, dan KNO 13.
Kloter paling akhir yang berangkat ke Jeddah adalah BTH 14. Mereka dijadwalkan ke Jeddah pukul 17.25 waktu Arab Saudi (WAS).
Kemudian akan terbang ke tanah air pada Selasa (16/6) pukul 01.25 WAS melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Jalani Tawaf Wada, Sudah 72 Ribu yang Kembali ke Tanah Air
Dengan bergesernya kloter BTH 14, maka tuntas sudah pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang 1 ke tanah air.
Untuk selanjutnya, pemulangan jamaah haji memasuki gelombang 2 dan akan dilakukan via bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz Madinah.
Malam nanti WAS, kloter pertama akan mulai bertolak ke bandara karena dijadwallkan terbang pada Selasa (16/6) pukul 00.20 WAS.
Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman menjelaskan, dua kloter paling awal yang akan pulang dari Madinah adalah KJT 21 dan LOP 10.
Koper-koper para jamaah dari dua kloter tersebut sudah dikirim ke bandara lebih dahulu seusai ditimbang pada Minggu (14/6).
“Jadi dua hari sebelum pemulangan jamaah ke tanah air maka koper harus disiapkan terlebih dahulu,” terang Khalilurrahman.
Memastikan bahwa sosialisasi kepada jamaah terlait larangan membawa air zam-zam terus dilakukan. agar tidak perlu ada koper jamaah haji yang dibongkar.
Proses penimbangan koper sekaligus menjadi ajang untuk mendetensi barang terlarang. Sehingga pembongkaran berpotensi berlangsung saat penimbangan.
Untuk itu, saat proses pembongkaran harus ada perwakilan kloter dan petugas perlindungan jamaah yang menyaksikan untuk transparansi.
“Ketua kloter itu menjadi saksi bahwa ini ada barang-barang terlarang,” imbuh Khallilurrahman.
Baca Juga: 4 Panduan Mencari Badal Haji yang Amanah, Jangan sampai Jadi Korban Penipuan