JawaPos.com – Brunch adalah sebuah kata yang terdengar tak asing di telinga orang, apalagi bagi mereka pecinta kuliner. Namun tak banyak orang mengetahui apa arti dan awal mula terciptanya istilah brunch tersebut.
Dikutip dari Restaurant ALL Accor, beginilah sejarah terjadinya istilah kata brunch paling awal.
- Sejarah brunch
Brunch adalah gabungan dari sarapan (breakfast) dan makan siang (lunch), diciptakan oleh orang Inggris pada akhir tahun 1800-an dan kemudian dipopulerkan oleh orang Amerika. Tapi itu bukan sekadar makanan biasa.
Baca Juga: 5 Ide Sarapan Bergizi, Cocok Untuk Memberikan Asupan Bergizi pada Anak
Dengan meningkatnya akhir pekan, pekerja pabrik dan kantor bisa begadang pada hari Jumat dan Sabtu malam. Keesokan harinya, ketika mereka terbangun melewati jam sarapan tradisional, mereka mencari makanan yang lebih lezat yang tidak hanya memuaskan rasa lapar mereka, namun juga melanjutkan suasana perayaan.
- Jenis makanan
Keindahan brunch adalah kualitas dan kuantitas pilihan yang lezat. Hidangannya berpusat pada sarapan lengkap ala Inggris atau Amerika, dengan daging seperti sosis, bacon, ham, dan salmon asap, serta makanan manis seperti pancake, wafel, roti bakar, dan kue kering.
Hidangan wajib untuk makan siang adalah hidangan telur, terutama Eggs Benedict: muffin Inggris panggang dengan irisan ham, telur rebus, dan saus hollandaise hangat di atasnya. Kentang goreng dan hidangan kentang goreng lainnya melengkapi hidangan ini dengan apik.
Baca Juga: Tidak Butuh Waktu Lama! Inilah Resep Egg Chiffon Rice, Cocok Dijadikan Menu Sarapan
Bagi mereka yang mencari sentuhan lebih ringan, tersedia buah segar, yoghurt, dan granola. Aspek terpenting dari makan siang? Menawarkan berbagai macam manisan dan gurih yang rasanya nikmat jika digabungkan dan cukup banyak untuk dua kali makan.
Namun, mengingat meningkatnya minat terhadap brunch, restoran-restoran kini menciptakan lebih banyak hidangan original, sering kali dengan hidangan sehat untuk menarik perhatian mereka yang sadar akan kesehatan, atau mungkin kurang sehat bagi mereka yang membutuhkan brunch untuk mengatasi mabuk.
Brunch juga disesuaikan untuk kalangan yang berbeda, seperti vegetarian, vegan, atau penderita celiac.
Baca Juga: Resep Hot Dog Dengan Bahan Roti Ala Devina Hermawan, Bisa Jadi Sarapan Praktis Keluarga
- Jenis minuman
Tentu saja kopi dan jus ada di mana-mana saat makan siang. Namun yang membedakan makanan ini dari sarapan biasa adalah minuman tradisionalnya. Mimosa, kombinasi sampanye dan jus jeruk, menambah kilau pada setiap makan siang.
Sepupu Mimosa dari Italia adalah Bellini – jus persik dan Prosecco. Ini adalah koktail yang sempurna saat menikmati makan siang. Favorit makan siang lainnya – dan obat mabuk yang populer – adalah Bloody Mary, jus tomat dan koktail vodka yang disajikan dengan batang seledri.
- Waktu yang pas
Brunch dibuat khusus untuk mereka yang bangun terlambat. Oleh karena itu, restoran yang menawarkan brunch pada hari Sabtu atau Minggu biasanya buka sekitar pertengahan pagi.
Dan karena sifatnya yang santai, makan siang bisa diperpanjang hingga sore hari, terutama jika anda bersantai di teras berpemandangan indah. Makan siang akhir pekan adalah izin anda untuk begadang dan tidur – karena ini adalah salah satu makanan yang tidak boleh terburu-buru.