JawaPos.com- Perbaikan Gedung Negara Indonesia (GNI) di Jalan Pahlawan Gresik akhirnya selesai. Kemarin (16/12) pagar gedung berwarna putih itu sudah dibuka. Rencananya, tempat itu di-launching bareng Bandar Grissee.
Memang, GNI rencananya menjadi salah satu bangunan yang masuk konsep kawasan heritage. Bangunan di pojok simpang empat itu juga terlihat lebih cantik setelah diperbaiki. Jika dilihat dari jalan, tidak ada yang berubah dari gedung tersebut. Hanya, warna cat yang melapisi bangunan menjadi bersih. Maklum, GNI masuk cagar budaya sehingga tidak diizinkan untuk diubah.
Yang membuatnya cantik adalah bangunan itu tidak lagi memiliki pagar. Pemkab Gresik membuatnya berkonsep terbuka. Di halaman GNI, terdapat taman yang dilengkapi dengan kursi-kursi. ’’Karena itu, perlu dirawat bersama,’’ ucap Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DCPKPP) Pemkab Gresik Ida Lailatus Sadiyah kemarin.
Ida menyebutkan, perbaikan GNI itu sudah 100 persen selesai. Baik penataan di kawasan taman maupun di dalam gedung. Sebab, GNI menjadi salah satu ikon yang melengkapi kawasan heritage di tujuh ruas jalan itu.
GNI tersebut nanti digunakan untuk pusat kreasi. Di sana sudah ada fasilitas layar permanen berukuran 5,75 x 3,70 meter dengan kursi-kursi teater. Konsep itu dimaksudkan untuk menghidupkan kesenian di Gresik.
Sejak 2021, Pemkab Gresik telah mengucurkan anggaran untuk pemugaran GNI. Tujuannya, gedung di tengah kota itu bisa kembali dimanfaatkan. Pada 2021, anggaran disediakan Rp 2,3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki gedung sesuai dengan bahan dan bentuk asli.
Pada 2022 ini, GNI kembali dianggarkan dalam APBD sebesar Rp 3,8 miliar. Anggaran itu digunakan untuk lanskap dan finishing bangunan. ’’Ya, nanti ini bisa dimanfaatkan untuk kreativitas masyarakat,’’ terang Ida.