JawaPos.com - Freemason merupakan organisasi persaudaraan tertua di dunia.
Dimana persekutuan ini, mempersatukan orang dari berasal latar belakang agama, etnis, atau sosial.
Selain menjadi organisasi tertua di dunia, Freemason juga menjadi organisasi terbesar dengan perkiraan seluruh anggota berjumlah enam juta orang seluruh dunia.
Freemason menawarkan jalan bagi seseorang untuk meningkatkan karakter dan tindakan melalui ritual, diskusi, dan bekerja sosial.
Sejarah asal muasal berdirinya Freemason telah hilang karena tidak tercatat sejak abad pertengahan. Namun Freemason modern, diketahui telah didirikan di Inggris pada 1717.
Pada kenyataannya, seperti yang dikutip dari laman livescience, Sabtu (17/11), Freemason adalah organisasi dunia yang memiliki sejarah panjang dan kompleks.
Anggotanya meliputi politisi, ilmuwan, penulis, penemu, dan filsuf. Kemudian, banyak anggota dari Freemason telah memainkan peran penting dalam sejarah peristiwa dunia seperti revolusi, perang, dan gerakan intelektual.
Organisasi ini hampir seluruh anggotanya adalah laki-laki. Mereka berkumpul karena alasan profesional atau bisnis.
Dilansir dari laman ugle pada Sabtu (18/11), ada empat nilai penting yang dianut oleh Freemason antara lain.
Baca Juga: Dugaan Roman Abramovich Diracun, Presiden Ukraina: Banyak Konspirasi!
Integritas
Freemason fokus untuk membangun individu sebagai orang yang berintegritas dan menyediakan anggotanya fasilitas untuk mencapai tujuan tersebut.
Menjadi seorang anggota freemason, mereka akan memiliki sebuah tujuan, didukung dan dibimbing dalam perjalanan hidup berdasarkan prinsip dasar organisasi.
Persahabatan
Dalam organisasi Freemason, persahabatan menjadi landasan yang membuat anggotanya bertahan hingga seumur hidup.
Bagi setiap orang yang bergabung dengan Freemason, memiliki tujuan yang berbeda-beda, baik untuk berkenalan atau mengembang potensi diri.
Semua anggota memiliki rasa kebersamaan untuk sukses dan berkembang bersama.
Menghormati
Freemason menyatukan orang tanpa memandang ras, agama, atau perbedaan lainnya yang membuat mereka terpecah belah.
Para anggota diharapkan memiliki moral yang tinggi dan berbicara secara terbuka tentang arti penting organisasi.
Baca Juga: Keputusan Mundur dari Kerajaan, Meghan Markle Sebut Ada Konspirasi
Melayani
Freemason fokus untuk melayani masyarakat melalui berbagai acara penggalangan dana atau menjadi sukarelawan untuk organisasi publik.
Anggota Freemason akan memberikan kontribusi dengan menyumbangkan waktu, sumber daya, dan keterampilan.
Freemason saat ini sedang mengalami penurunan anggota. Disebabkan organisasi menjadi eksklusif dan tidak mempunyai daya tarik seperti dulu.
Penurunan juga disebabkan oleh perbedaan nilai oleh generasi baru. Sistem yang lama dianggap telah bertentangan dengan generasi baru. Komposisi anggota saat ini mayoritas berusia 50 sampai 60 tahun.
Ditambahkan dari laman washington post, Freemason dikabarkan memiliki simbol-simbol rahasia tertentu sejak berabad-abad yang lalu. Cerita ini tidak lepas dari tingginya minat konspirasi dan sejarah okultisme.
Salah satu cerita konspirasi paling populer adalah Freemason berpartisipasi dengan gerakan satanisme dan illuminati.
***
***