JawaPos.com – Jelang laga pekan ke-22 Super League 2025/2026, Arema FC mendapat tambahan kekuatan. Arema FC akan menjalani laga tandang melawan Madura United FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Sabtu (21/2) malam.
Rio Fahmi dapat memperkuat tim setelah sebelumnya absen karena akumulasi kartu kuning, sehingga memberi opsi tambahan di sektor pertahanan. Sebelumnya, posisi tersebut sempat diisi Bayu Setiawan, Rifad Marasabessy, bahkan Alfarizi demi kebutuhan taktikal dan regulasi pemain U-23.
“Saya mendapatkan informasi kalau Alfarizi bisa bek kanan. Jadi saya bisa memanfaatkan opsi itu,” ujar pelatih Arema FC Marcos Santos.
Meskipun Arema FC dipastikan kehilangan Betinho selama dua pekan mendatang karena mengalami cedera di laga sebelumnya. Namun, dia menilai opsi di lini tengah tim tetap melimpah.
“Ada Valdeci bisa membantu serangan dengan bagus, ada Arkhan Fikri yang kuat dalam penguasaan bola, ada juga Jayus Hariono dan Samuel Balinsa yang kuat secara fisik,” imbuhnya.
Sementara itu, penyerang Arema FC Dalberto memastikan kondisi tim dalam keadaan siap. Walaupun saat ini dia bermain di posisi berbeda dari sebelumnya di putaran pertama.
“Tapi coach sudah tahu bagaimana saya di Brasil, di empat musim sebelumnya saya juga selalu main di posisi seperti sekarang. Semoga kami bisa melanjutkan hasil bagus tiga laga dan kembali menang. Kami mau cari poin di sana,” ujar pemain asal Brasil itu.
Ia menilai kekuatan tuan rumah tetap patut diwaspadai, mengingat semua tim di putaran kedua Super League musim ini lebih kuat. Sehingga dia juga menyoroti pemain mantan klubnya itu banyak yang berpengalaman di Liga Indonesia.
“Di sana ada Lulinha, ada Brandao yang paham Liga Indonesia, jadi saya lihat mereka juga bagus. Jadi kerja keras di latihan perlu kami lakukan, juga di lapangan untuk bawa Arema selalu ke atas,” tambahnya.
Selain itu terkait dalam beberapa laga terakhir belum mencetak gol, ia menegaskan prioritasnya adalah kemenangan tim.
“Kalau peluang gol datang bagi saya, harus siap karena sebagai pemain depan tugasnya membuat gol. Tapi paling penting cari tiga poin,” kata Dalberto.
Sementara Madura United FC akan jalani laga bertajuk Derbi Jawa Timur (Jatim) dengan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu malam (21/2).
Pelatih Madura United Carloas Eduardo Biasi Parreira memastikan anak asuhnya berlatih dengan baik. Bahkan, mereka diskusi khusus terkait kekuatan Singo Edan.
Pelatih asal Brasil ini meminta Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha dan kolega untuk lebih percaya diri dengan tujuan meraih tiga poin di hadapan publik sendiri.
"Kami melakukan persiapan, yang bagus pekan ini. Kami sudah diakusi banyak dengan pemain terkait kekuatan Arema. Kami sudah melakukan latihan spesifik untuk mengantisipasi serangan Arema. Kami butuh kepercayaan diri untuk menang di kandang," ungkapnya.
Dengan target besar itu, Carlos Parreira menyadari lawan tandingnya bukan tim, yang mudah dikalahkan. Dia mengungkapkan Arema FC punya kekuatan di lini serang, yang dihuni pemain berkualitas seperti Dalberto dan Gabriel Silva.
"Arema sangat kuat di lini serang, mereka sangat cepat dan berbahaya. Mereka punya pemain bagus di depan ada Dalberto, ada Gabriel Silva," sebut Carlos Parreira.
Selain lini serang, pelatih berusia 44 tahun ini memandang kekuatan kedua tim asal Malang itu ialah di lini tengah, yang dapat menyajikan umpan berbahaya untuk barisan lini depan.
"Mereka punya pemain di lini tengah yang bagus untuk menyediakan bola-bola ke depan. Mereka tim kuat," pungkasnya.
Sementara talenta muda Madura United Ferian Rizki Maulana menargetkan tiga poin pada laga pekan ke-22 saat ditantang Arema FC.
Pemain belakang ini tidak gentar dengan progres bagus Arema FC pada putaran kedua komletisi domestik Indonesia musim ini, saat bentrok di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.
Tim berjuluk Singo Edan itu baru catatkan tiga kemenangan beruntun, mulai mengalahkan Persijap Jepara 1-0, Persija Jakarta 0-2, hingga Semen Padang FC 3-0.
Kondisi berbeda dialami Laskar Sape Kerrab. Tim asuhan Carlos Eduardo Biasi Parreira ini belum menang pada enam laga terakhir. Mereka terakhir meraih tiga poin saat membantai Semen Padang 5-1 di kandang.
Tapi, Ferian percaya terhadap kekuatan Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha dan kolega, yang sudah siap 100 persen untuk tempur dalam laga bertajuk Derby Jatim itu.
"Kami sudah persiapan dengan baik. Kami sudah tahu apa yang akan dilakukan Arema. Semua pemain sudah siap dan semoga tiga poin di kandang," jelasnya saat konferensi pers jelang laga, Jumat (20/2).
Madura United sedang berada di posisi 14 dengan mengemas 19 poin. Berbeda dengan Arema FC, yang lebih bagus lima tingkat di atas membukukan 30 poin.