← Beranda
Persebaya Surabaya Nyaman di Peringkat 5! Menang Telak Lawan Bali United, Jarak 2 Poin dari Malut United
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 8 Februari 2026 | 04.25 WIB
Alfan Suaib cetak gol Persebaya Surabaya ke gawang Bali United. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya kian menunjukkan konsistensinya di Super League 2025/2026 setelah meraih kemenangan penting di markas Bali United. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya mapan di peringkat 5 dan makin dekat menuju 4 besar Super League 2025/2026 karena berjarak hanya dua poin dari Malut United di peringkat keempat.

Bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026), Green Force tampil efektif dan disiplin. Persebaya Surabaya menundukkan Bali United dengan skor meyakinkan 3-1 pada laga pekan ke-20.

Sejak menit awal, Persebaya Surabaya langsung memperlihatkan intensitas tinggi dan keberanian menyerang. Leo Lelis dan Francisco Rivera sudah mencoba peruntungan pada menit ketiga, meski belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Gak Masuk Akal! Tanpa Striker Murni, Persebaya Surabaya Gunduli Bali United 3-1 di Gianyar

Bali United tak tinggal diam dan merespons lewat percobaan Teppei Yachida serta Tim Receveur pada menit ketujuh. Namun, solidnya lini belakang Persebaya Surabaya membuat tuan rumah kesulitan menembus kotak penalti.

Tekanan Persebaya Surabaya semakin terasa memasuki menit ke-10 hingga pertengahan babak pertama. Sejumlah peluang hadir lewat Dimas Wicaksono, Mihailo Perovic, hingga Gali Freitas, yang terus menguji pertahanan Bali United.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-25 melalui Mihailo Perovic. Striker Persebaya Surabaya itu sukses memaksimalkan peluang dengan tembakan tepat sasaran yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk tim tamu.

Gol tersebut membuat Persebaya Surabaya semakin percaya diri mengontrol permainan. Francisco Rivera tetap menjadi motor serangan dengan kreativitasnya dalam membuka ruang.

Situasi tak ideal sempat menghampiri Persebaya Surabaya saat Mihailo Perovic harus ditarik keluar pada menit ke-39. Malik Risaldi masuk menggantikan, namun cedera membuatnya harus turut menepi lebih cepat. Kondisi ini memaksa Persebaya Surabaya bermain tanpa striker murni hingga turun minum.

Meski demikian, organisasi permainan tim asuhan Bernardo Tavares tetap rapi. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya Surabaya tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya langsung melakukan penyegaran dengan memasukkan Alfan Suaib. Pergantian ini menjadi salah satu kunci perubahan dinamika permainan.

Bali United mencoba meningkatkan tempo dengan beberapa pergantian pemain dan tekanan bertubi-tubi. Teppei Yachida dan Diego Campos beberapa kali mengancam, tetapi selalu kandas di barisan belakang Persebaya Surabaya.

Momentum penting datang pada menit ke-68 saat Persebaya Surabaya menggandakan keunggulan. Alfan Suaib mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist matang dari Francisco Rivera.

Baca Juga: Mihailo Perovic dan Malik Risaldi Cedera! Bernardo Tavares Putar Otak Cara Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United

Gol kedua ini semakin menekan mental Bali United yang mulai kehilangan keseimbangan. Persebaya Surabaya membaca situasi dengan cerdas dan tetap bermain sabar menunggu celah.

Hanya berselang empat menit, Persebaya Surabaya kembali menghukum tuan rumah. Risto Mitrevski mencetak gol ketiga pada menit ke-72 usai memanfaatkan assist dari Gali Freitas.

Keunggulan 3-0 membuat Persebaya Surabaya tampil lebih nyaman mengelola tempo permainan. Bali United mencoba bangkit, tetapi peluang demi peluang masih gagal berbuah gol.

Gol hiburan Bali United baru hadir pada menit ke-88 lewat Jordy Dennis Bruijn. Pemain pengganti itu memaksimalkan assist Jens Raven untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.

Menit-menit akhir laga tetap diwarnai tekanan dari Bali United. Namun, kedisiplinan lini pertahanan Persebaya Surabaya memastikan keunggulan tidak lagi terancam.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya tetap bertahan. Tiga poin ini menjadi modal berharga dalam persaingan papan atas.

Kemenangan di Gianyar menegaskan kematangan permainan Persebaya Surabaya musim ini. Transisi cepat, kolektivitas tim, dan efektivitas menjadi ciri kuat Green Force.

Bernardo Tavares patut mendapat kredit atas keberanian melakukan rotasi dan penyesuaian taktik. Bermain tanpa striker murni sejak akhir babak pertama tak mengurangi daya gedor tim.

Kontribusi pemain belakang juga layak diapresiasi, terutama Risto Mitrevski yang tak hanya solid bertahan tetapi juga mencetak gol. Catur Pamungkas dan Leo Lelis tampil konsisten menjaga kedalaman lini belakang.

Di lini tengah, Francisco Rivera menjadi pengatur ritme sekaligus kreator peluang. Dua assist yang dicatatkannya menjadi bukti peran sentral dalam kemenangan ini.

Dengan tambahan tiga poin, Persebaya Surabaya kini mengoleksi 35 poin dari 20 pertandingan. Posisi kelima klasemen semakin kokoh dan jarak menuju empat besar kian terpangkas.

Persaingan menuju zona elite Super League 2025/2026 pun semakin terbuka. Persebaya Surabaya berada dalam momentum positif untuk terus merangsek ke papan atas.

Konsistensi hasil dan kedalaman skuad menjadi senjata utama Persebaya Surabaya di sisa musim. Jika tren ini berlanjut, peluang menembus empat besar bukan lagi sekadar mimpi.

Kemenangan atas Bali United menjadi pesan kuat bagi para pesaing. Persebaya Surabaya mapan di peringkat 5 dan benar-benar serius memburu posisi elite Super League 2025/2026.

EDITOR: Hendra