JawaPos.com – Persebaya Surabaya menghadapi ujian krusial saat menantang Bali United FC pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2) malam.
Laga ini bukan sekadar pertarungan papan atas, tetapi juga pertaruhan mental dan konsistensi bagi Green Force yang datang dengan kepercayaan diri tinggi, meski dihantui rekor tandang yang tak bersahabat.
Salah satu tumpuan Persebaya adalah Francisco Rivera. Gelandang serang asal Meksiko itu menilai timnya berada dalam tren positif, terutama dengan hadirnya pemain-pemain baru yang mulai menyatu.
"Persebaya sedang bagus, seperti kata pelatih. Ini juga kesempatan bagi pemain baru dan pemain muda untuk berkontribusi," ujar Rivera saat jumpa pers jelang laga, Jumat (6/2).
Ia menegaskan kesiapan tim setelah bekerja keras sepanjang pekan menghadapi karakter permainan Bali United yang dikenal agresif dalam transisi. "Kami tahu Bali United punya tim yang bagus dan transisi cepat. Karena itu, kami kerja keras minggu ini dan siap untuk meraih tiga poin," kata Rivera.
Gelandang berusia 31 tahun itu bukan nama asing bagi Bali United. Sejak berkiprah di Indonesia, ia sudah empat kali menghadapi Serdadu Tridatu, namun baru sekali merasakan kemenangan.
Catatan itu termasuk dua pertemuan bersama Persebaya, salah satunya kemenangan telak 5-2 di Surabaya, 23 Agustus 2025, ketika Rivera mencetak satu gol dan dua assist. Di pertemuan lain, ia juga mencetak gol meski Persebaya kalah 1-3 dari Bali United.
Namun, bermain di Gianyar menghadirkan tantangan berbeda. Persebaya tercatat tiga kali menelan kekalahan di kandang tim asal Pulau Dewata itu. Meski demikian, Rivera memilih fokus pada target tim.
"Semoga saya bisa membantu dengan gol atau assist, tapi yang paling penting Persebaya dapat tiga poin," ujarnya.
Di tengah tekanan Dipta dan sejarah yang tak ramah, Persebaya membawa satu tekad: mengubah cerita. Dan jika malam berpihak, Rivera siap menuliskan bab baru.
Sementara kemenangan besar Persebaya Surabaya atas Bali United FC di putaran pertama Super League musim ini tidak membuat Bernardo Tavares terlena.
Menjelang pertemuan kedua, pekan ke-20 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (7/2) malam, dia menegaskan bahwa kondisi dan situasi kedua tim kini sudah sangat berbeda.
“Tentu saja, jika kami bisa mengulangi hasil pada putaran pertama, itu akan luar biasa. Namun, kami tahu itu adalah cerita yang berbeda,” kata pelatih asal Portugal itu.
Persebaya kini tidak lagi diperkuat beberapa pemain yang tampil pada pertemuan sebelumnya. Namun, dia menekankan bahwa hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan ambisi tim.
“Kami akan tetap bermain dengan 11 pemain. Saya berharap para pemain yang menjadi starter maupun yang masuk dari bangku cadangan bisa membuat perbedaan dan memainkan pertandingan yang bagus,” imbuhnya.
Selain itu, dia juga menyoroti perbedaan situasi kedua tim jelang laga. Dimana Bali United dengan hasil kurang maksimal setelah kalah 2-3 dari Persik, sementara Persebaya membawa catatan yang relatif stabil meski hasil terakhir di kandang tidak sepenuhnya memuaskan.
“Kami datang dengan hasil yang cukup baik, meskipun hasil terakhir bermain di kandang dengan keunggulan satu pemain tidak terlalu bagus karena kami bermain melawan Dewa United,” ujar Bernardo Tavares.
Untuk itu, dia menegaskan bahwa motivasi dan kerja keras akan menjadi kunci utama dalam laga ini, bukan hasil pertemuan sebelumnya.
“Jadi jika ingin mendapatkan hasil yang baik, kami harus bekerja keras. Saya percaya bahwa para pemain yang memulai pertandingan dan yang masuk ke lapangan akan mampu meraih hasil yang baik,” pungkasnya.