JawaPos.com-Kiper PSIM Jogjakarta Harlan Suardi menjadi sorotan setelah absen pada laga melawan Persija Jakarta pada 28 November.
Absennya penjaga gawang asal Makassar itu sempat menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan suporter. Cedera dialami sang kiper saat latihan rutin bersama tim Laskar Mataram.
Pada awalnya, cedera tersebut dicurigai sebagai Anterior Cruciate Ligament (ACL), salah satu cedera yang paling ditakuti pesepak bola. Sebab, masa pemulihannya sangat panjang. Namun, hasil pemeriksaan lanjutan memberikan kabar lebih melegakan.
Hansel, dokter tim PSIM, menjelaskan bahwa dugaan awal memang mengarah ke cedera ACL.
“Cederanya Harlan, sebenarnya dari cara jatuhnya sempat dicurigai cedera ACL. Waktu pemeriksaan pertama juga seperti menunjukkan kalau itu ACL,” ujar Hansel dikutip dari website psimjogja.id.
Setelah berkonsultasi dengan dokter ortopedi di Rumah Sakit Bethesda, hasilnya berbeda. Cedera Harlan ternyata adalah meniskus, yaitu tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan di sendi lutut.
Menurut Hansel, ada sobekan kecil pada meniskus lutut kanan sang kiper. Saat ini Harlan menjalani program perawatan awal yang meliputi istirahat dan fisioterapi.
“Dua minggu setelah cedera, perkiraan minggu depan, akan dilakukan MRI ulang untuk evaluasi,” tambah Hansel.
Hasil pemeriksaan tersebut akan menentukan langkah lanjutan serta estimasi pasti kapan Harlan dapat kembali berlatih penuh bersama tim. Dengan perkiraan awal, Harlan kemungkinan akan menepi selama enam hingga delapan minggu.
“Tapi semua tergantung hasil MRI berikutnya,” tegas Hansel.
Perawatan Awal di Makassar
Menariknya, Harlan memilih menjalani perawatan awal di Makassar. Keputusan ini disetujui tim medis PSIM, terlebih karena bertepatan dengan masa libur tim. Faktor dukungan keluarga menjadi pertimbangan penting, mengingat cedera meniskus bukan cedera ringan bagi atlet.
“Selain perawatan medis, dukungan keluarga itu sangat penting untuk kondisi mental pemain,” jelas Hansel.
Selama di Makassar, seluruh progres perawatan tetap dipantau oleh tim medis PSIM. Hansel memastikan setiap perkembangan selalu dilaporkan secara berkala.
Setelah masa libur berakhir, Harlan dijadwalkan kembali ke Jogja untuk melanjutkan program pemulihan di bawah pengawasan langsung tim medis PSIM serta pihak RS Bethesda.
Meski harus kehilangan kiper utamanya sementara waktu, PSIM berharap proses pemulihan Harlan berjalan lancar agar dia bisa kembali memperkuat tim di sisa kompetisi musim ini.