← Beranda

Prediksi Arema FC vs Persija Jakarta, Target Mauricio Souza di Kanjuruhan

Edi YuliantoSabtu, 8 November 2025 | 18.48 WIB
Latihan Persija Jakarta jelang dijamu Arema FC di Kanjuruhan. (Dok. Persija)

JawaPos.com - Persija Jakarta kembali menapaki medan tandang. Langkah Eksel Runtukahu dkk kini tertuju di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kandang Arema FC, pada pekan ke-12 Super League 2025/2026, Sabtu (8/11), pukul 15.30 WIB.

Macan Kemayoran datang dengan tekad dan persiapan yang ditempa matang selama sepekan penuh di Persija Training Ground. Setiap sesi latihan dijalani dengan disiplin dan antusiasme tinggi.

Persija ingin menulis babak baru, yakni kemenangan keempat beruntun setelah sebelumnya meraih hattrick kemenangan (vs Persebaya, Madura United, dan PSBS).

“Persiapan yang kami jalani sejauh ini berjalan sesuai rencana. Kami punya satu pekan persiapan yang luar biasa. Semua pemain terlihat sangat termotivasi menghadapi laga besok (hari ini). Kami berharap pertandingan juga bisa berlangsung luar biasa,” ujar Pelatih Persija, Mauricio Souza, dalam konferensi pers jelang laga.

Arema FC tengah berada dalam tren negatif kala bermain di kandang. Tiga laga kandang terakhir mereka berujung kekalahan, yakni vs Borneo FC Samarinda (1-3), Persib Bandung (1-2), dan Dewa United Banten FC (1-2).

Namun, Mauricio tak sedikit pun fokus pada catatan itu. Ia menyadari angka dan statistik hanyalah bayangan masa lalu yang tak selalu berulang. Baginya, Arema tetaplah tim dengan semangat yang menyala di hadapan pendukungnya. Di kandang sendiri pasti mereka ingin mengakhiri laga dengan suka cita.

“Pertama, saya tidak terlalu percaya pada statistik. Setiap pertandingan adalah cerita baru. Arema merupakan tim yang bagus dan dilatih oleh pelatih yang luar biasa. Bermain di kandang, mereka selalu menjadi lawan yang kuat,” ucap Mauricio.

Sementara striker Persija, Eksel Runtukahu, menatap laga melawan Arema FC dengan sorot mata penuh keyakinan. Ia dan rekan-rekannya telah menyiapkan diri seutuhnya untuk bertarung di Stadion Kanjuruhan.

Tujuan Eksel hanya satu: menjalankan rencana yang telah dirajut selama sepekan terakhir dan menutupnya dengan kemenangan yang manis. Ia ingin setiap sentuhan bola, setiap pergerakan, menjadi bagian dari kisah yang berujung pada tambahan tiga poin untuk Macan Kemayoran.

Selain strategi, mental para pemain pun kian menebal setelah sukses meraih tiga kemenangan beruntun sebelumnya, yakni kontra Persebaya (3-1), Madura United (1-0), dan PSBS (3-1).

“Atas nama para pemain, saya bisa bilang kami sudah siap untuk laga besok (hari ini). Semoga kami bisa membawa pulang tiga poin,” kata Eksel dalam konferensi pers pralaga.

Selain itu, Eksel juga memiliki motivasi tambahan untuk membuktikan diri. Sebab, ia kembali dipercaya tampil sebagai starter seperti pada pertandingan melawan PSBS. Kala itu, Eksel tampil selama 81 menit dan menyumbang satu assist untuk Emaxwell Souza.

“Pelatih memberikan saya kesempatan lagi, dan tentu saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Semoga di pertandingan kami bisa meraih tiga poin,” tutur pemain berusia 27 tahun itu.

Sementara Arema FC tak kalah antusias menyambut Persija, meski menghadapi rintangan berat di Stadion Kanjuruhan.

Namun, di balik antusiasme laga besar itu, tim harus menatap laga dengan kondisi kurang ideal tanpa salah satu pemain andalannya, Dalberto Luan.

Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui persiapan tim berjalan dalam waktu yang sangat sempit. Sehingga persiapan tidak terlalu banyak, hanya tiga hari setelah datang dari Padang.

“Semoga bisa kasih Aremania senang, semua persiapan nggak ada masalah. Mungkin ada yang nggak main, tapi ada juga yang sudah bisa main,” kata pelatih asal Brasil itu.

Meski begitu dia tidak menampik bahwa absennya Dalberto akan mengubah gaya permainan Arema FC.

“Karena dari Padang waktu recovery sedikit, jadi kerasa sedikit capek, dan ada cedera itu, jadi saya nggak bisa menyiapkan dia dan masih ada beberapa pemain nggak bisa main karena cedera dan lelah,” ujar Marcos Santos.

Absennya Dalberto membuka peluang bagi pemain pelapis untuk unjuk kemampuan. Tetapi dia enggan membeberkan siapa pengganti mantan pemain Madura United FC tersebut.

“Kami akan lihat kondisi terakhir pemain, siapa yang paling siap akan diturunkan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Persija datang dengan modal tiga kemenangan beruntun dan performa impresif dari barisan penyerangnya seperti Maxwell.

“Persija punya pemain bagus, tapi kami juga punya Valdeci, Salim, dan pemain lain yang siap berjuang. Pelatih mereka bagus, tapi kami juga akan berikan yang terbaik,” kata pelatih berusia 46 tahun itu.

Untuk itu, laga ini menjadi momentum penting bagi Arema FC, mematahkan rekor buruk di kandang. Dimana dalam tiga laga terakhir di Stadion Kanjuruhan, tim selalu gagal menang.

Kini, dia tetap optimistis Arema bisa menampilkan permainan terbaik di hadapan pendukungnya sendiri.

“Saya minta Aremania percaya, ayo datang ke stadion mendukung. Mereka pemain ke-12. Apa yang kita lakukan di Padang bisa kita lakukan di sini. Saya minta suporter ayo datang penuhi stadion, bantu tiga poin dan naikkan peringkat klasemen,” pungkasnya.

Saat ini Arema FC berada di posisi ke-8 klasemen sementara Super League 2025/26 dengan perolehan 15 poin. Ditempel ketat Persebaya Surabaya yang baru saja meraih hasil seri melawan Persik Kediri.

EDITOR: Edi Yulianto