JawaPos.com – Jude Bellingham mengungkap kondisi internal ruang ganti Real Madrid usai kekalahan dari Manchester City di Liga Champions.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (13/12), Gelandang asal Inggris tersebut menegaskan bahwa suasana tim tetap solid meski hasil pertandingan tidak memuaskan. Ia memilih menyoroti kebersamaan dan kepercayaan antar pemain sebagai fondasi utama tim.
Bellingham menyebut ruang ganti Real Madrid dipenuhi diskusi terbuka dan refleksi diri. Para pemain saling berbicara secara jujur mengenai performa dan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, tidak ada sikap saling menyalahkan dalam tim.
Baca Juga: Jude Bellingham Angkat Suara soal Xabi Alonso: Dia Manajer Hebat!
Bellingham juga menegaskan dukungan penuh para pemain kepada pelatih Xabi Alonso. Bellingham mengatakan hubungan antara skuad dan sang pelatih terjalin dengan sangat baik. Kepercayaan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas tim di tengah tekanan kompetisi.
Meski Real Madrid tengah menghadapi periode sulit dengan beberapa hasil kurang maksimal, Bellingham menilai situasi masih terkendali.
Jude Bellingham mengungkapkan bahwa para pemain tetap tenang dan fokus pada perbaikan. Diskusi internal dianggap sebagai langkah penting untuk mengembalikan performa tim.
Baca Juga: Jude Bellingham Kirim Pesan Menohok di Tengah Kritik untuk Dirinya
Bellingham menambahkan bahwa solusi atas kesulitan tim harus datang dari dalam ruang ganti. Ia menilai kritik eksternal tidak akan membantu jika tidak diiringi evaluasi internal. Menurutnya, karakter dan kedewasaan skuad menjadi kunci untuk bangkit.
Dalam laga melawan Manchester City, Bellingham juga menunjukkan sisi kompetitifnya. Ia terlibat dalam momen ketegangan saat mencoba mengganggu konsentrasi Erling Haaland sebelum eksekusi penalti. Insiden tersebut mencerminkan intensitas tinggi yang dirasakan para pemain di lapangan.
Meski kalah, Bellingham menegaskan keyakinan tim tidak goyah. Ia percaya ruang ganti Real Madrid memiliki mentalitas kuat untuk melewati masa sulit.
Menurut Bellingham, kebersamaan dan kepercayaan internal akan membawa tim kembali ke level tertinggi Eropa.