JawaPos.com – Lamine Yamal kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Liga Champions bersama Barcelona.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (13/12), Pemain muda keturunan Maroko tersebut berhasil memecahkan rekor kontribusi gol terbanyak sebelum usia 19 tahun. Rekor itu sebelumnya dipegang oleh penyerang asal Prancis, Kylian Mbappé.
Rekor tersebut tercipta dalam pertandingan Liga Champions saat Barcelona menghadapi Eintracht Frankfurt.
Baca Juga: Jelang Ladeni Slavia Praha di Liga Champions, Kartu Kuning Lamine Yamal Jadi Masalah Barcelona
Meski tidak tampil dominan sepanjang laga, Yamal memberikan assist krusial yang berujung gol penentu. Kontribusi tersebut mengukuhkan posisinya sebagai pemain muda paling produktif dalam sejarah kompetisi.
Dengan catatan tersebut, Lamine Yamal kini mengoleksi 14 kontribusi gol di Liga Champions sebelum berusia 19 tahun.
Rinciannya terdiri dari tujuh gol dan tujuh assist yang dicetak dalam beberapa musim terakhir. Jumlah ini melampaui torehan Mbappé yang sebelumnya mencatat 13 kontribusi gol.
Baca Juga: Prediksi Real Betis vs Barcelona, Hansi Flick Puji Semangat Lamine Yamal
Kylian Mbappé mengukir rekor tersebut saat membela AS Monaco dan pada awal kariernya bersama Paris Saint-Germain.
Rekor tersebut sempat dianggap sulit dilampaui mengingat kualitas dan konsistensi Mbappé di usia muda. Namun, Yamal berhasil melewatinya dalam waktu yang lebih singkat.
Pencapaian ini semakin istimewa karena Yamal menjalani debut Liga Champions pada usia 16 tahun.
Yamal diketahui juga memikul tanggung jawab besar di lini serang Barcelona yang tengah menjalani fase pembangunan ulang. Meski masih berusia 18 tahun, perannya sudah sangat menentukan dalam pertandingan penting.
Dalam laga melawan Frankfurt, Barcelona berada di bawah tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Yamal tampil tenang dan menunjukkan kedewasaan dalam mengambil keputusan di momen krusial. Assist yang ia berikan menjadi bukti pengaruh besarnya dalam tim.
Rekor terbaru ini menambah panjang daftar prestasi Lamine Yamal bersama Barcelona. Dengan waktu yang masih tersisa sebelum genap berusia 19 tahun, ia berpeluang memperlebar catatan tersebut.
Para penggemar kini menantikan langkah selanjutnya dari pemain yang digadang-gadang sebagai ikon masa depan klub dan Eropa.