JawaPos.com - Usai kekalahan 1-2 dari Manchester City di Liga Champions, Jude Bellingham kembali tampil di depan kamera dengan sikap dewasa dan tenang.
Alih-alih larut dalam frustrasi, gelandang muda Inggris itu memilih menyoroti pentingnya persatuan di tengah situasi sulit yang sedang dialami Real Madrid.
Melansir AS, berbicara kepada TNT Sports, Bellingham menegaskan betapa besar rasa hormatnya terhadap Xabi Alonso yang kini berada dalam sorotan.
“Dia manajer hebat. Saya pribadi memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Dan saya tahu banyak rekan setim saya juga demikian,” jelasnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa ruang ganti Los Blancos masih berada di belakang sang pelatih, meski rentetan hasil kurang memuaskan tengah membayangi klub.
Menganalisis Situasi Madrid
Bellingham juga memberikan pandangannya soal tren negatif Madrid belakangan ini. Ia mengungkapkan bahwa para pemain sebenarnya sudah melakukan diskusi internal untuk mencari solusi.
“Setelah serangkaian hasil imbang, kami mengadakan beberapa diskusi internal yang sangat baik dan kami merasa telah melewati masa sulit itu, kecuali untuk dua pertandingan terakhir,” ungkapnya.
Meski demikian, gelandang timnas Inggris tersebut mengaku tidak ada kepanikan di dalam tim.
“Tidak ada yang menyerah, tidak ada yang mengeluh atau meratapi. Kami terus berusaha menyelesaikan masalah di ruang ganti terlepas dari apa yang terjadi di luar.”
Baca Juga: Jelang Real Madrid vs Alaves, Mbappe Diragukan Tampil
Insiden Singkat dengan Haaland
Di lapangan, Bellingham menunjukkan sisi kompetitifnya. Saat Erling Haaland bersiap mengambil penalti yang kemudian membawa City unggul, kamera menangkap momen ketika Bellingham mencoba mengganggu mantan rekan setimnya itu dengan sedikit menarik sanggul rambutnya.
Ruben Dias segera merespons dengan dorongan halus, dan upaya kecil Bellingham itu tentu tidak cukup untuk menggetarkan Haaland, yang tetap mengeksekusi penalti dengan dingin melewati Thibaut Courtois.