JawaPos.com - Neymar mungkin harus kembali mengubur mimpi terbesar dalam kariernya: tampil sekali lagi di panggung Piala Dunia.
Dengan hanya tujuh bulan menuju turnamen 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, bintang Brasil itu mengalami cedera meniskus di lutut kiri—cedera yang membuatnya diprediksi absen hingga akhir musim bersama Santos.
Padahal, Neymar baru saja menapaki ritme kompetitif setelah pulih dari cedera hamstring. Empat kali tampil beruntun untuk Santos, segalanya tampak mulai membaik hingga lututnya kembali memberi sinyal bahaya usai hasil imbang 1-1 kontra Mirassol pada 19 November.
Baca Juga: Neymar Cedera Lagi! Santos Terancam Degradasi, Harapan Piala Dunia 2026 Ikut Terancam
Ia kemudian absen dalam laga berikutnya melawan Internacional sebagai langkah pencegahan. Namun harapan akan cedera ringan langsung sirna ketika diagnosis menunjukkan masalah lebih kompleks, di lutut yang sama yang pernah menjalani operasi ACL dan meniskus pada 2023.
Melansir Sports Illustrated, cedera ini menjadi pukulan keempat bagi Neymar sejak ia kembali ke klub masa kecilnya pada Januari lalu. Dari 25 laga, ia mencatatkan tujuh gol, kontribusi yang meski tidak mencerminkan versi terbaik Neymar, tetap terasa penting bagi Santos.
Sayangnya, ia tidak akan mendampingi tim dalam tiga pertandingan penutup musim.
Baca Juga: Neymar Ngambek Saat Diganti, Ancam Tinggalkan Santos yang Nyaris Degradasi
Situasinya pun makin rumit. Santos saat ini duduk di peringkat ke-17 Serie A Brasil dengan 38 poin dari 35 laga—tepat di tepian zona degradasi.
Hanya terpaut satu poin dari zona aman, tiga laga terakhir seharusnya menjadi duel hidup-mati. Namun tanpa Neymar, Santos jelas harus menambal lubang besar di lini serang mereka.
Neymar Gagal dalam Ujian Carlo Ancelotti
Di level tim nasional, kondisi ini juga jauh dari ideal. Carlo Ancelotti selaku pelatih Brasil sudah lebih dulu memberikan tantangan kepada Neymar. Sang pelatih meminta eks bintang PSG dan Barcelona itu untuk menjaga kebugarannya jika ingin kembali mengenakan seragam Seleção.
"Saya pikir Neymar hanya topik hangat di Brasil, tapi saya lihat ini masalah global," ujar Ancelotti sebelum hasil imbang 1-1 Brasil dengan Tunisia. "Untungnya, dia sudah pulih dari cederanya. Sekarang dia punya waktu enam bulan untuk bermain."
"Neymar ada dalam daftar pemain yang berpeluang tampil di Piala Dunia. Sekarang dia punya waktu enam bulan untuk masuk daftar final. Kami hanya perlu mengamati dia dan pemain lain untuk menghindari kesalahan dalam seleksi akhir."
Sayangnya, waktu enam bulan itu kini tidak berarti banyak. Cedera terbaru menjadi batu sandungan besar dalam upaya Neymar membuktikan bahwa ia masih layak diandalkan.
Sejak Ancelotti mengambil alih pada Mei, sang pelatih belum sekalipun memanggil top skor sepanjang masa Brasil itu. Dengan kondisi terbaru, keraguan itu jelas semakin besar.