← Beranda

Ronald Araujo Dikritik Fans Barcelona Usai Kartu Merah Kontra Chelsea, Dianggap Sering Ambil Keputusan Tidak Perlu

M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 28 November 2025 | 02.17 WIB
Ronald Araujo Dikritik Fans Barcelona Usai Kartu Merah Kontra Chelsea, Dianggap Sering Ambil Keputusan Tidak Perlu

 

JawaPos.com - Kekalahan 3-0 FC Barcelona di Stamford Bridge tak cuma menyakitkan, tapi juga memicu badai kritik. Dan badai itu lagi-lagi mengarah pada Ronald Araújo. 

Setelah setengah jam pertama yang masih terlihat menjanjikan, segalanya berubah drastis begitu sang kapten menerima kartu merah sebelum turun minum. Sejak saat itu, permainan Barça runtuh, dan sorotan media langsung mengarah pada satu nama: Araújo.

Melansir El Nacional, di Cadena SER, seorang jurnalis bahkan tak menahan diri soal performa sang bek: "Ya Tuhan, apa yang dilakukan Araújo... Kesalahannya sungguh menyedihkan." 

Mereka juga menyebut babak pertama Barça sebagai sesuatu yang “sulit dinikmati,” sekaligus menegaskan bahwa kartu merah tersebut menjadi memastikan kekalahan tim.

Baca Juga: Barcelona Menang Comeback 3-1 Atas Real Oviedo, Ronald Araujo Dedikasikan Golnya untuk Gavi

Masalah yang Terulang, Bukan Sekali Dua Kali

Sayangnya, ini bukan drama pertama Araújo di Liga Champions. Bahkan bukan yang kedua. Bagi pemain Uruguay ini, momen krusial yang berujung petaka seolah datang bergiliran.

Dua musim lalu, ia meninggalkan lapangan saat Barça menghadapi Paris Saint-Germain, sebuah pertandingan di mana mereka sebenarnya memegang keunggulan. 

Kartu merah itu menjadi turning point yang membuat tim Xavi Hernandez tumbang dan gagal membalikkan keadaan.

Musim lalu? Kisah serupa. Melawan Inter Milan, Barça sudah hampir mencapai final setelah bangkit dari ketertinggalan 2-0. 

Tapi satu kesalahan penjagaan dari Araújo menghadiahkan Inter gol penyama, memaksa laga lanjut ke perpanjangan waktu dan akhirnya mengakhiri mimpi tim asuhan Hansi Flick.

Kritik dari Mantan Wasit hingga Panelis TV

Mantan wasit José Antonio Iturralde González juga ikut bersuara. Menurutnya, kesalahan terbesar Araújo justru terjadi sebelum kartu merah. 

"Kesalahan terbesarnya adalah mendapatkan kartu kuning karena protes,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa bek berpengalaman harus bisa mengendalikan emosi, terlebih dalam laga dengan tekanan setinggi ini.

Sementara itu, di COPE, Paco González memberikan kritik lebih teknis. Ia mengatakan, "Anda berhak protes, tetapi harus dilakukan dengan hormat." 

Ia menambahkan bahwa sebagai bek dengan postur besar, Araújo seharusnya bisa bertahan lebih cerdas tanpa melakukan pelanggaran yang tidak perlu. 

Bahkan, ia menilai kartu merah tersebut bisa mengancam posisi Araújo sebagai starter, mengingat persaingan ketat dari Eric Garcia, Cubarsí, hingga kemungkinan masuknya Christensen.

Di RAC1, analis sepakat bahwa performa Araújo “harus ditinjau secara menyeluruh”. Menurut mereka, tindakan sang pemain sangat menentukan runtuhnya pertahanan Barça, dan kesalahannya jelas bisa dihindari dalam level kompetisi seperti Liga Champions.

Bahkan dalam acara El Chiringuito Inside, kritiknya lebih tajam lagi. Paco Buyo menyebut Araújo sebagai "bek tengah yang sangat ceroboh," sementara Fernando Sanz menilai tindakannya berpotensi "menghancurkan Barça." 

Para analis sepakat bahwa kurangnya kontrol serta pemahaman situasi membuatnya terekspos dan menciptakan risiko pertahanan yang tak perlu.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho