← Beranda

Jelang Liverpool vs MU, Inilah Pemain yang Pernah Membela Kedua Tim Dalam 40 Tahun Terakhir

Diar Candra TristiawanMinggu, 5 Januari 2025 | 17.27 WIB
Pemain Inggris Michael Owen sukses mendapatkan trofi baik ketika bermain untuk Liverpool maupun Manchester United. (Istimewa)

JawaPos.com – Pertemuan dua tim dengan kolektor trofi Liga Inggris terbanyak, Manchester United kontra Liverpool FC, banyak menghadirkan cerita. Rivalitas kedua tim itu sering juga disebut Northwest Derby akan tersaji Minggu (5/1) malam di Anfield, Liverpool.

Sepanjang sejarah pertemuan kedua tim yang sudah berlangsung 215 kali itu MU menjadi tim dengan angka kemenangan yang lebih baik. Yaitu 83 kali menang, 60 kali imbang, dan 72 kali kalah.

Dan diantara rivalitas dua tim yang usianya lebih dari seabad itu terdapat nama-nama pemain yang pernah membela kedua tim. Siapa nama yang paling sukses?

Owen memenangi 6 titel bersama Liverpool. Pencapaian striker Inggris di Piala Dunia 1998 dan 2002 itu yang paling dikenang adalah meraih 3 titel dalam musim 2000-2001. 

Ketiga titel itu bukan hanya level domestik. Tetapi juga ada titel kelas kontinen Eropa. Owen memenangi Piala Liga, Piala FA, dan Piala UEFA periode 2000-2001.

Dalam sejarah Liverpool, Owen juga bertengger di posisi sembilan pencetak gol terbanyak klub. Yaitu 158 gol diantara 297 penampilan.

Meski sukses menyumbangkan gelar dan masuk dalam pencetak gol terbanyak klub, nyatanya Owen tetaplah jadi pesakitan. Dalam wawancara dengan The Athletic pada November lalu, Owen mengaku masih dicaci Kopites, julukan fans Liverpool, setiap kali terlihat oleh mereka.

“Saya merasa tak diterima, dihormati, dan juga dicintai fans. Dan itu sungguh menyakitkan hati saya, jadi saya pilih buat menghindari fans,” tutur Owen dikutip The Athletic.

Sedang ketika membela MU, Owen mendapatkan tiga gelar. Di Setan Merah, julukan MU, Owen meraih gelar yang tak didapatkan saat masih berbaju Liverpool. Yakni Premier League 2010-2011 dan Community Shield 2010.

 Baca Juga: Tanggal Rilis Football Manager 2025 Mundur ke Bulan Maret

2.Paul Ince (MU 1989-1995, Liverpool 1997-1999) 

Meski pernah membela dua tim, namun nama Ince lebih berkibar bersama MU. Karirnya juga lebih bersinar terang ketika bersama Setan Merah.

Maklum gelar yang didapatkan Ince lebih banyak saat di MU. Jika di MU Ince mendapatkan 10 gelar juara, maka ketika bergabung dengan Liverpool Ince nirgelar.

Ince jadi saksi awal pembangunan pondasi kejayaan MU oleh pelatih legendaris mereka, Sir Alex Ferguson. Ince juga menjadi bagian dari skuad MU Sir Alex yang memenangi trofi perdana mereka yaitu Piala FA musim 1989-1990.

“Kemenangan Piala FA tahun itu sangatlah spesial. Dan setelah kemenangan Piala FA musim itu trofi-trofi mulai berdatangan dan mengisi lemari piala kami,” tutur Ince dalam wawancara dengan situs resmi Piala FA.

Beardsley mengalami periode pahit ketika di MU. Bergabung di MU hanya semusim, Beardsley gagal menembus skuad utama.

Bahkan selama semusim di MU, Beardsley hanya sekali bermain. Itu pun bukan di ajang Liga Inggris. Melainkan di level Piala Liga.

Pelatih MU di era Beardsley, Ron Atkinson, dalam wawancara dengan Manchester Evening News berkata kalau Beardsley gagal bersaing dengan nama-nama striker dan gelandang MU era itu. 

“Kami punya Mark Hughes saat itu. Dan ketika saya bertanya kepada pelatih tim cadangan apakah mungkin menempatkan Peter (Beardsley) di tim Cadangan, pelatih menyatakan skuadnya sudah mencukupi,” ujar Atkinson.

Meski di United mengalami masa pahit, Beardsley kemudian menemui karir sukses dan mendapat gelat ketika di Liverpool. Di Liverpool, Beardsley meraih 6 piala.

EDITOR: Banu Adikara