JawaPos.com - Bagasi di bawah jok motor kini semakin luas dan nyaman untuk digunakan meletakkan barang-barang besar ketika bepergian.
Menyimpan barang bawaan di dalam bagasi jok motor pun membuat pengendara dan penumpang semakin leluasa karena tidak perlu direpotkan dengan membawa barang-barang.
Terutama bagi kaum laki-laki yang malas membawa tas, dan memilih untuk meletakkan barang seperti handphone dan dompet di dalam bagasi jok motor.
Baca Juga: Pencuri Barang Bawaan Penumpang Kereta Tawang Jaya Premium Berhasil Ditangkap KAI dan Kepolisian
Namun, ternyata tidak semua jenis barang dapat diletakkan di bagasi di bawah jok motor karena beberapa alasan teknis.
Alasan utamanya adalah karena bagasi jok motor berdekatan dengan mesin dan tangki bahan bakar, sehingga tidak bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang tertentu.
Selain itu, bagasi di bawah jok motor juga tidak memiliki sirkulasi udara dan akan dalam keadaan tertutup selama masa perjalanan menggunakan motor.
Baca Juga: Menperin Sebut Masalah Besar di Kawasan Berikat dan PLB, Barang-barang Ilegal Sering Lolos
Apalagi, ketika motor sedang dalam keadaan berjalan dan mesin sedang menyala, maka suhu bagasi akan meningkat dan akan membahayakan barang-barang yang ada di dalamnya.
Beberapa barang yang sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor adalah sebagai berikut, seperti dihimpun JawaPos.com dari berbagai sumber:
Handphone
Alasan utama handphone sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor adalah karena baterai yang memiliki sumber energi yang dapat menghasilkan panas.
Baca Juga: Impor Barang di E-Commerce Bakal Lebih Ketat, Berlaku Mulai 17 Oktober 2023
Handphone yang dalam keadaan menyala akan menghasilkan panas ditambah lagi dengan panas dari mesin motor yang sedang berjalan.
Jika handphone diletakkan di ruang tertutup seperti bagasi jok motor maka tidak ada media untuk mentransfer panas yang besar tersebut, sehingga besar risiko terjadinya ledakan.
Barang Elektronik
Selain handphone, barang elektronik jenis apapun juga sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor.
Sama dengan handphone, barang elektronik ditambah dengan panas dari mesin motor yang sedang berjalan dan di ruangan tertutup akan dikhawatirkan berpotensi menyebabkan ledakan.
Baca Juga: 5 Negara Asal Impor Barang Konsumsi Terbesar Indonesia, Salah Satunya Dari China
Kosmetik
Panas mesin motor akan menyebabkan kosmetik jenis apapun dapat meleleh jika disimpan di dalam bagasi jok motor.
Kandungan kimia dalam peralatan kosmetik juga dikhawatirkan dapat merusak motor jika tidak sengaja masuk ke dalam mesin.
Parfum Kemasan Botol
Parfum berkemasan botol juga sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor karena mudah menguap dan dapat memicu bensin dalam motor memercikkan api.
Baca Juga: Lindungi UMKM, Kemenkeu Rilis PMK Nomor 96 Tahun 2023 soal Pajak Impor dan Ekspor Barang Kiriman
Jas Hujan Basah
Hal ini sering dilakukan terutama ketika musim hujan. Kadang kita terburu-buru menyimpan jas hujan dan tidak peduli meskipun jas hujan tersebut masih basah.
Padahal, jas hujan berbahan dasar polyester dan gore tech yang ketika disimpan di dalam jok motor dalam keadaan basah akan menyebabkan rusaknya jas hujan.
Baca Juga: Gudang Barang Bukti Laka Lantas di Polres Gresik Lebihi Kapasitas
Bahan Makanan
Suhu motor dalam keadaan mesin menyala bisa mencapai lebih dari 36 derajat celcius dan dapat mengurai sayur-sayuran, buah-buahan, coklat, yoghurt, es krim, dan menurunkan kualitas bahan makanan.