JawaPos.com - Membentuk kebiasaan keuangan yang baik memang tidak mudah, apalagi jika harus menghilangkan kebiasaan buruk yang sudah melekat.
Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa kebiasaan buruk soal pengeluaran sulit dihilangkan, sedangkan kebiasaan baik butuh waktu lama untuk terbentuk?
Misalnya, satu kali makan camilan bungkus besar setelah makan malam, tiba-tiba berubah menjadi rutinitas mingguan yang sulit dihentikan.
Kita semua pernah terjebak dalam kebiasaan yang sebenarnya merugikan keuangan kita.
Salah satunya menggunakan aplikasi buy now, pay later untuk membeli barang tanpa dana yang cukup.
Meskipun sensasi mendapatkan barang langsung terasa menyenangkan, akibatnya bisa bikin kantong cepat kering dan target menabung jadi jauh dari jangkauan.
Berikut ini adalah 6 kebiasaan buruk yang tanpa sadar membuat kamu boros uang, seperti dikutip dari laman Bankrate dan BOQ:
1. Terlalu Sering Mengeluarkan Uang untuk Barang Tidak Penting
Salah satu penyebab utama boros uang adalah pengeluaran untuk barang-barang yang sebenarnya tidak penting. Misalnya, membeli camilan di kasir atau barang diskon yang sebenarnya tidak kamu butuhkan.
Kalau kamu sering tergoda untuk membeli barang nonesensial, cobalah strategi ini: tuliskan dulu barang yang kamu inginkan di catatan atau kertas, lalu tunggu beberapa hari sebelum memutuskan membeli.
Setelah waktu itu berlalu, kamu mungkin sudah kehilangan keinginan untuk membeli barang tersebut dan uang yang seharusnya terbuang bisa disimpan.
2. Membiarkan Utang Menumpuk
Utang dari pinjaman pribadi, kartu kredit, atau pinjaman pendidikan bisa menjadi beban besar jika tidak dikelola dengan baik.
Kalau kamu hanya membayar cicilan minimum setiap bulan, utang itu akan bertambah karena bunga yang terus berjalan.
Akibatnya, kamu akan kesulitan keluar dari jeratan utang dan menunda kesempatan untuk menabung.
Cara mengatasinya, yaitu dengan membuat daftar semua utang, bunga tahunan, dan tanggal jatuh tempo pembayaran.
Selanjutnya, buat rencana pembayaran yang fokus pada utang dengan bunga tertinggi (metode avalanche) atau utang dengan saldo terkecil (metode snowball).
3. Menunda Menabung sampai Setelah Menghabiskan Gaji
Kebiasaan buruk lainnya yang bikin boros uang, yaitu menabung hanya setelah semua pengeluaran selesai.
Biasanya, sisa uang yang sedikit itulah yang akhirnya masuk ke tabungan, sehingga jumlahnya sangat kecil dan mudah diambil kembali.
Untuk mengatasi ini, biasakan menyisihkan uang tabungan segera setelah gaji masuk ke rekening.
Dengan menempatkan uang tabungan di rekening khusus yang membatasi transaksi, kamu akan lebih sulit menggunakannya untuk pengeluaran sehari-hari dan lebih konsisten dalam menabung.
4. Terjebak Buy Now, Pay Later (BNPL)
Aplikasi buy now, pay later memang memudahkan kita membeli barang tanpa harus membayar penuh di awal. Namun, ini juga bisa menjadi jebakan yang membuat kamu boros uang.
Banyak orang terlena dengan kemudahan ini hingga akhirnya kewalahan membayar cicilan yang menumpuk.
Jadi, meskipun terlihat seperti solusi praktis, BNPL bisa membuat pengeluaranmu membengkak dan keuangan jadi tidak sehat.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Unik Turis Amerika di Luar Negeri yang Selalu Mencolok Tanpa Disadari
5. Berbelanja Harian ke Swalayan
Sering mampir ke swalayan setiap hari untuk membeli kebutuhan makan bisa menguras kantong tanpa disadari.
Selain biaya bensin untuk pergi ke swalayan, kamu juga mungkin terbujuk membeli camilan atau barang tambahan yang sebenarnya tidak diperlukan.
Belanja harian juga sering menyebabkan pemborosan karena bahan makanan yang tidak habis dan akhirnya terbuang.
Selain itu, berbelanja dalam kondisi lapar atau buru-buru membuat kamu sulit memilih makanan sehat dan ekonomis.
Solusinya, buatlah rencana makan mingguan dan belanja sekaligus agar lebih hemat dan terorganisir.
6. Membiarkan Tangki Bensin Hampir Kosong
Mungkin kamu termasuk orang yang baru mengisi bensin saat lampu indikator bahan bakar mulai menyala atau bahkan berkedip.
Kebiasaan ini tidak hanya berisiko merusak kendaraan, tetapi juga bisa bikin boros uang. Jika kehabisan bensin di jalan, kamu harus memanggil bantuan darurat yang tentu saja membutuhkan biaya tambahan.
Selain itu, kamu juga harus membeli bensin dengan harga saat itu, yang kadang bisa lebih mahal.
Untuk menghindari pengeluaran tak terduga ini, biasakan isi bensin sebelum tangki mencapai seperempat kapasitasnya.
Kebiasaan buruk seperti yang sudah disebutkan di atas bisa membuat kamu boros uang tanpa disadari dan menghambat kemampuan untuk menabung.
Dengan mengenali dan mengubah kebiasaan tersebut, kamu bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan.
Ingat, perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa berdampak besar pada kesehatan finansialmu. Mulai perubahan dari sekarang juga! (*)