JawaPos.com - Ulang tahun bagi sebagian orang adalah momen yang menyenangkan. Tapi buat yang lain? Biasa aja, bahkan bisa jadi bikin risih.
Bukan berarti mereka anti-sosial atau benci kesenangan. Ada cerita dan pengalaman masa lalu yang bikin mereka nggak terlalu nyaman dengan ide merayakan hari ulang tahun.
Nah, berikut ini tujuh hal yang sering dialami oleh orang-orang yang kurang antusias dengan ulang tahun mereka sendiri, dikutip dari Geediting, Senin (21/4).
Baca Juga: Mengenal 8 Jenis Vitamin B dan Manfaatnya
1. Pernah Diabaikan Saat Ulang Tahun
Banyak dari mereka yang nggak suka ulang tahun ternyata punya pengalaman nggak enak saat kecil—ulang tahun mereka terasa nggak penting. Bisa jadi karena keluarganya sibuk, kondisi ekonomi yang pas-pasan, atau ulang tahunnya bertepatan dengan libur besar kayak Lebaran atau Natal.
Akibatnya? Mereka tumbuh dengan perasaan bahwa hari ulang tahun itu nggak spesial. Jadi sekarang, saat ada yang ingin merayakan, justru terasa aneh dan canggung karena nggak terbiasa dapat perhatian.
2. Merasa Dipaksa Harus Bahagia
Ada semacam ‘aturan tidak tertulis’ bahwa di hari ulang tahun, orang harus tampil bahagia dan semangat. Padahal, nggak semua orang merasa seperti itu. Kadang suasana hati lagi nggak mendukung, tapi lingkungan sekitar menuntut senyum dan tawa.
Tekanan seperti ini bikin ulang tahun terasa melelahkan. Daripada harus pura-pura senang, mereka lebih memilih untuk membiarkan hari itu berlalu begitu saja tanpa drama.
3. Tumbuh di Budaya yang Tidak Menekankan Ulang Tahun
Nggak semua budaya menganggap ulang tahun sebagai hal yang harus dirayakan besar-besaran. Di beberapa tempat, misalnya di Tiongkok, ulang tahun baru dianggap penting saat seseorang mencapai usia 60 tahun.
Orang yang tumbuh dalam budaya seperti ini biasanya nggak terlalu tertarik dengan pesta ulang tahun. Mereka menganggapnya biasa saja, bahkan kadang merasa asing dengan konsep perayaan tahunan ini.
4. Punya Ketakutan Akan Penuaan
Bagi sebagian orang, ulang tahun bukan cuma soal tiup lilin dan kue—tapi juga pengingat bahwa usia makin bertambah. Dan buat yang punya kecemasan soal penuaan, momen ini bisa jadi pemicu stres.
Kalau sejak kecil mereka sudah sering mendengar hal-hal negatif soal bertambah usia, misalnya takut keriput atau merasa nggak produktif lagi, ulang tahun malah jadi hari yang bikin tertekan, bukan bahagia.
5. Perayaan yang Terasa Palsu
Ada juga yang merasa perayaan ulang tahun itu hanya formalitas. Orang-orang datang, nyanyi “selamat ulang tahun,” lalu makan-makan tanpa benar-benar menunjukkan kepedulian. Semuanya terasa hambar dan nggak tulus.
Pengalaman seperti ini bikin mereka berpikir ulang tentang arti ulang tahun. Mereka jadi lebih menghargai kebersamaan yang hangat dan bermakna dibanding pesta besar tanpa rasa.
6. Nggak Nyaman Jadi Pusat Perhatian
Nggak semua orang suka jadi sorotan. Buat yang introvert atau pemalu, ulang tahun bisa jadi mimpi buruk. Dikelilingi orang yang memperhatikan setiap gerak-gerik mereka bisa bikin grogi, bukan bahagia.
Kalau sejak kecil mereka sudah merasa nggak nyaman dengan sorotan, perasaan ini biasanya terbawa sampai dewasa. Akhirnya, mereka memilih untuk tidak terlalu menonjol di hari ulang tahun mereka.
7. Punya Kenangan Buruk di Sekitar Tanggal Ulang Tahun
Ada juga yang mengaitkan ulang tahun dengan peristiwa sedih—entah itu kehilangan orang tercinta, kecelakaan, atau pengalaman traumatis lainnya yang kebetulan terjadi dekat dengan hari ulang tahun.
Alih-alih merayakan, mereka justru ingin melupakan tanggal tersebut. Bukan karena nggak bersyukur, tapi lebih kepada menjaga diri dari kenangan yang menyakitkan.