JawaPos.com – Jika pernah memperhatikan beberapa pasangan yang tidak pernah menunjukkan kemesraan di depan umum, Anda mungkin bertanya-tanya alasan di baliknya.
Berada dalam hubungan dengan orang yang menghindari Public Display of Affection (PDA) atau mengumbar kasih sayang di depan umum terkadang dapat membuat Anda bingung.
Namun, psikologi menunjukkan bahwa pasangan yang tidak melakukan PDA biasanya menunjukkan tujuh ciri khusus, seperti dilansir Baseline.
- Mereka menghargai privasi
Pasangan-pasangan ini sering kali sangat menghargai privasi. Bukan berarti tidak saling mencintai atau tidak suka bermesraan.
Baca Juga: Cegah Kebocoran Subsidi, Tata Kelola LPG 3 Kg Harus Dibenahi
Hanya saja bagi mereka, beberapa hal lebih baik disimpan di balik pintu tertutup.
Menunjukkan kasih sayang di depan umum mungkin terasa tidak nyaman atau bahkan mengganggu dan menganggapnya sebagai momen pribadi yang tidak perlu dibagikan ke dunia.
- Keterampilan komunikasi yang kuat
Menariknya, pasangan yang tidak melakukan PDA sering kali memiliki keterampilan komunikasi yang baik.
Alih-alih mengandalkan kasih sayang fisik untuk menyampaikan perasaannya, mereka mungkin lebih mengandalkan isyarat verbal dan non-verbal.
Ini bisa berarti percakapan yang lebih bermakna, melakukan kontak mata, atau menggunakan gerakan bijaksana untuk mengungkapkan cinta dan komitmen.
- Kurangnya perbandingan sosial
Pasangan yang menghindari menunjukkan kemesraan di muka umum sering kali kurang terpengaruh oleh perbandingan sosial.
Kemandirian dari perbandingan sosial ini mengarah pada hubungan yang lebih sehat dan autentik karena tidak terus-menerus berusaha memenuhi harapan atau norma masyarakat.
- Rasa hormat yang mendalam satu sama lain
Pasangan yang menahan diri untuk tidak memperlihatkan kemesraan di muka umum sering kali memiliki rasa hormat yang mendalam satu sama lain.
Mereka memahami serta menghormati batasan dan zona nyaman pasangannya. Hal ini muncul dari sikap baik hati dan empati.
- Mereka menghargai kehalusan
Pasangan yang menghindari menunjukkan kemesraan di depan umum sering kali menghargai bentuk-bentuk hubungan yang halus.
Mereka mungkin tidak berpelukan di tengah kerumunan, tetapi bahasa cintanya terlihat dari cara memastikan pasangan selalu diikutsertakan dalam percakapan atau secara naluriah mengetahui saat pasangan butuh pelukan hangat setelah hari yang melelahkan.
- Mereka fokus pada waktu yang berkualitas
Pasangan ini lebih suka menginvestasikan waktu dan energi untuk membangun ikatan dan saling memahami pada tingkat yang lebih dalam.
Mereka mungkin lebih menyukai malam yang tenang daripada berpesta atau berjalan-jalan di taman daripada kencan yang mencolok.
- Mereka menetapkan batasan
Pasangan yang tidak menunjukkan kasih sayang di depan umum sering kali sangat jelas dalam menetapkan batasan.
Mereka mengetahui dan mengomunikasikan zona nyaman secara tegas dan tidak membiarkan tekanan masyarakat mengaburkan batasan tersebut.