JawaPos.com - Mengonsumsi berbagai jenis buah yang sehat memberikan tubuh nutrisi dan antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Beberapa pilihan yang baik antara lain jeruk, blueberry, apel, alpukat, dan pisang, namun masih banyak buah lain yang bisa dipilih.
Buah-buahan merupakan sumber yang sangat baik untuk vitamin, mineral esensial, dan kaya serat. Selain itu, buah-buahan juga mengandung berbagai antioksidan, termasuk flavonoid, yang mendukung kesehatan. Konsumsi makanan yang kaya akan buah dan sayur dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung, kanker, peradangan, dan diabetes.
Seperti buah jeruk dan berry yang mungkin memiliki peran yang sangat efektif dalam pencegahan penyakit. Dikutip dari medicalnewstoday.com, berikut ini beberapa rekomendasi buah paling sehat untuk ksehatan tubuh guna memenuhi asupan gizi harianmu.
1. Lemon
Lemon adalah salah satu jenis buah jeruk yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional sebab khasiat kesehatannya. Seperti halnya buah jeruk lainnya, lemon kaya akan vitamin C serta antioksidan lainnya. Antioksidan mempunyai peran yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia.
Senyawa ini bekerja untuk membersihkan radikal bebas dalam tubuh yang bisa merusak sel-sel tubuh dan mengakibatkan berbagai penyakit, seperti kanker. Menurut para peneliti, flavonoid yang terkandung dalam lemon dan buah jeruk lainnya memiliki sifat antibakteri, antikanker, dan antidiabetes.
2. Stroberi
Stroberi merupakan buah merah yang berair dengan kandungan air yang sangat tinggi. Bijinya kaya akan serat makanan dalam setiap porsi. Selain itu, stroberi mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan. Buah ini juga mengandung antosianin, sejenis flavonoid yang membantu meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, serat dan kalium dalam stroberi juga berperan mendukung kesehatan jantung.
Dalam sebuah penelitian, perempuan yang mengonsumsi tiga porsi atau lebih stroberi dan blueberry per minggu keduanya dikenal kaya akan antosianin punya risiko lebih rendah mengalami serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit. Selain itu, stroberi dan buah beri berwarna lainnya juga mengandung flavonoid yang disebut quercetin, yakni senyawa anti-inflamasi alami.
Baca Juga: Hati-Hati! 4 Kombinasi Buah Ini Sebaiknya Dihindari karena Bisa Menjadi Racun untuk Pencernaan
3. Jeruk
Jeruk adalah buah bulat manis yang kaya akan vitamin dan mineral. Jeruk merupakan salah satu sumber utama vitamin C, dengan satu buah ukuran sedang menyediakan 78% dari kebutuhan harian vitamin C seseorang. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang kuat dalam tubuh.
Vitamin C penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh sebab membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati. Karena tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, kita perlu mendapatkannya dari makanan. Jeruk juga kaya akan pektin, sejenis serat yang mendukung kesehatan usus besar dengan mengikat dan mengeluarkan bahan kimia penyebab kanker dari tubuh.
4. Grapefruit
Grapefruit merupakan buah asam yang kaya akan vitamin dan mineral. Buah ini bisa berwarna merah muda, merah, atau putih. Flavonoid dalam grapefruit dapat membantu melindungi tubuh dari beberapa jenis kanker, peradangan, dan obesitas. Sebuah studi menunjukkan bahwa senyawa furanocoumarin dalam jeruk bali dapat melindungi dari stres oksidatif dan tumor, serta mendukung kesehatan tulang.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa furanocoumarin pada grapefruit mungkin punya sifat antikanker, terutama terhadap kanker payudara, kulit, dan leukemia. Sayangnya, penelitian lebih lanjut masih diperlukan guna mengonfirmasi hal ini. Sebelum menambahkan grapefruit dalam menu makanan, disarankan berkonsultasi dengan dokter jika berinteraksi dengan obat-obatan tertentu.
5. Apel
Apel adalah pilihan makanan yang cepat dan mudah untuk ditambahkan ke menu mekanan. Untuk memperoleh manfaat kesehatan maksimal, sebaiknya makan apel beserta kulitnya. Apel merupakan buah yang kaya akan serat yang bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mendukung penurunan berat badan. Pektin yang terkandung dalam apel juga bermanfaat menjaga kesehatan usus.
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi apel secara teratur dapat berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, beberapa jenis kanker, dan diabetes. Selain itu, apel mengandung kadar quercetin yang tinggi, sebuah flavonoid yang berpotensi memiliki sifat anti-kanker.
Sebuah studi juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi apel utuh mempunyai kemungkinan 30% lebih rendah untuk mengalami obesitas dibandingkan mereka yang tidak. Maka, buah ini dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes dan penyakit jantung.
6. Blackberry
Seperti halnya buah beri lainnya, blackberry mengandung antosianin, senyawa yang berperan penting dalam meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Antosianin diketahui memiliki sifat antioksidan yang bisa melawan radikal bebas dalam tubuh yang membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
Blackberry juga mengandung banyak biji yang memberikan serat tinggi. Serat ini bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dengan meningkatkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjaga pencernaan tetap lancar. Selain itu, serat yang tinggi juga membantu menurunkan kolesterol jahat dalam darah, yang mendukung kesehatan jantung.
7. Delima
Beberapa orang menganggap delima sebagai makanan super karena kandungannya yang kaya akan antioksidan dan polifenol yang berperan melawan stres oksidatif yang dapat menimbulkan berbagai penyakit dalam tubuh.
Studi tinjauan tentang manfaat kesehatan delima menunjukkan bahwa buah ini punya efek anti-inflamasi dan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson, kemungkinan karena kandungan polifenol yang tinggi. Penelitian juga mengungkapkan bahwa delima bisa menghambat pertumbuhan sel kanker prostat pada manusia.
8. Nanas
Nanas adalah buah eksotis yang membantu mengurangi peradangan dan mendukung pergerakan usus yang sehat. Buah ini mengandung bromelain, senyawa aktif yang sering dipakai sebagai suplemen makanan sebab manfaat kesehatannya.
Menurut The National Center for Complementary and Integrative Health, bromelain dapat membantu meredakan peradangan pada hidung atau sinusitis, akan tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Selain itu, nanas juga kaya akan mangan yang penting dalam pembentukan tulang dan jaringan tubuh.
9. Pisang
Pisang dikenal sebagai buah yang kaya akan kalium. Sebuah pisang berukuran 126 gram mengandung sekitar 451 mg kalium yang memiliki peran penting dalam membantu tubuh mengatur tekanan darah.
Selain itu, pisang juga merupakan sumber energi yang sangat baik, dengan satu buah pisang mengandung sekitar 112 kalori dan 28,8 gram karbohidrat. Tak hanya itu, pisang mengandung serat sebanyak 3,28 gram yang dapat mendukung kelancaran pencernaan dan membantu buang air besar secara teratur.
10. Alpukat
Alpukat sering dianggap sebagai makanan super karena kandungannya yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah ini kaya akan asam oleat, jenis lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Menurut American Heart Association, menjaga kadar kolesterol yang sehat dengan mengonsumsi lemak sehat bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, seperti pisang, alpukat juga punya kandungan kalium yang tinggi. Buah ini juga mengandung lutein, sebuah antioksidan yang penting guna menjaga kesehatan mata dan kulit.
11. Blueberry
Blueberry menawarkan banyak manfaat kesehatan. Mengandung antosianin, antioksidan kuat yang dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, stroke, kanker, dan lainnya. Selain itu, blueberry juga mengandung pterostilbene, yang membantu mencegah penumpukan plak di arteri dan mendukung kesehatan jantung.
***