JawaPos.com – Pisang merupakan buah yang sangat bergizi, banyak yang meyakini bahwa pisang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
Namun, itu adalah kesalahpahaman karena buah yang kaya akan nutrisi ini dapat membantu menurunkan berat badan jika dikonsumsi dengan benar.
Pisang kaya akan vitamin, kalium, serat, dan nutrisi lainnya. pisang dapat menjadi tambahan menu diet yang sangat baik untuk seseorang yang ingin menurunkan berat badan menjadi lebih sehat.
Dilansir dari Times of India, inilah cara mengkonsumsi pisang jika Anda sedang menjalani diet penurunan berat badan.
Manfaat Nutrisi Pisang
Pisang merupakan sumber serat, kalium, vitamin B6, dan antioksidan yang baik, sehingga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Pisang bisa mengandung sekitar 105 kalori, 3,07 gram serat, dan mineral penting seperti magnesium dan copper.
Ini menjadikan camilan yang mengenyangkan dan bergizi, sehingga dapat membantu menahan rasa lapar. Pisang juga dapat meningkatkan asupan serat, yang membuat Anda merasa lebih kenyang.
Pisang membuat Anda mengurangi makan secara berlebihan. Peningkatan konsumsi serat dapat membantu penurunan berat badan sekitar 0,55 pon untuk setiap gram serat tambahan yang dikonsumsi per hari.
1. Pisang hijau dan pati resisten
Pisang hijau yang belum terlalu matang mengandung pati resisten, karbohidrat yang berfungsi sebagai serat larut dalam tubuh.
Pati resisten membantu menunda penyerapan gula, menstabilkan kadar glukosa darah, dan membantu mengurangi lemak.
Jika Anda ingin menurunkan berat badan, sebaiknya konsumsi pisang hijau dalam menu makanan diet Anda.
Anda dapat memakannya dengan cara membuatnya sebagai sabzi India atau mencampurnya dengan smoothie.
2. Pisang dan indeks glikemik
Pisang mengandung indeks glikemik yang relatif rendah hingga sedang, sehingga tidak meningkatkan gula darah Anda secara drastis seperti makanan yang mengandung gula tinggi.
Dengan demikian, pisang bermanfaat untuk pasokan energi yang seimbang dan dapat meredakan rasa lapar. Namun, indeks glikemik pisang meningkat seiring kematangannya.
Pisang yang agak hijau adalah yang terbaik karena kadar gula darah Anda tidak akan melonjak sebanyak jika Anda mengkonsumsi pisang yang matang.
Menu diet dengan pisang
Berikut adalah beberapa tips mengolah pisang menjadi menu makanan diet yang dapat menurunkan berat badan Anda:
Baca Juga: Striker Persis Solo Ramadhan Sananta Mengaku Dibidik Klub Luar Negeri, Segera Abroad dan Hengkang?
1. Oatmeal dengan pisang untuk sarapan
Sarapan oatmeal dan pisang adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan serat dan kalium secara bersamaan. Makanan sehat ini cukup mengenyangkan dan akan mencegah Anda makan secara berlebihan.
2. Pisang dengan selai kacang dan almond
Memadukan pisang dengan selai kacang menjadi pilihan Anda, seperti kacang tanah atau kacang almond yang dapat memberikan dosis protein dan energi yang baik, serta menu ini menjadikannya camilan pra-latihan yang baik untuk Anda.
3. Smoothie pisang hijau
Memblender pisang yang agak matang atau hijau dengan madu, kacang kenari, dan sedikit air untuk membuat smoothie sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan dan menahan rasa lapar di siang hari.
Anda juga dapat menambahkan sedikit susu atau bubuk protein ke dalam smoothie ini agar lebih mengenyangkan, tetapi perhatikan juga kalori di dalamnya.
Pro dan kontra diet pisang ala Jepang
‘Diet pisang di pagi hari’ adalah diet dari Jepang, ini adalah program yang hanya mengkonsumsi pisang di pagi hari dan seseorang dapat makan hampir semua makanan yang tersedia untuk makan siang dan makan malam.
Diet ini dapat mengurangi keinginan yang kuat untuk makan, terutama di malam hari. Namun, penting untuk dicatat bahwa Anda harus mendapatkan cukup protein atau nutrisi lainnya sepanjang hari.
Manfaat
Diet ini dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan. Anda dapat dengan mudah memasukkan pisang ke dalam makanan. Sehingga membuat Anda merasakan kenyang lebih lama.
Kekurangan
Diet ini juga akan menyebabkan dampak sebaliknya yaitu makan secara berlebihan jika asupan nutrisi Anda tidak seimbang. Anda mungkin kekurangan protein untuk pembentukan dan perbaikan masa otot Anda.