JawaPos.com - Menghitung weton dalam tradisi masyarakat jawa menjadi salah satu pertimbangan guna melanjutkan hubungan dengan pasangan.
Beberapa daerah masih mempercayai ini salah satunya di Kota Solo, banyak hal yang perlu diperhitungkan saat akan menikah.
Apalagi jika neptu weton kedua pasangannya "temu pegat" yang artinya bisa mengindikasikan perceraian saat berumah tangga.
Dikutip Solobalapan (Jawa Pos Group), berdasarkan buku berjudul "Betaljemur Adammakna" milik Kangjeng Pangeran Harya Tjakraningrat, berikut merupakan beberapa hal terkait perhitungan neptu dan weton pasangan.
Untuk menghitung neptu hari dan pasaran cukuplah mudah, kamu hanya perlu mengetahui tanggal lahir dan juga neptu wetonmu dalam kalender jawa.
- Misalnya kamu lahir di hari Jumat Pon, maka dapat dihitung dengan Jumat (6) + Pon (7) maka hasilnya adalah 13.
Baca Juga: Primbon Jawa: Warga Solo Mau Nikah Tapi Ragu Karena Weton? Berikut Cara Paling Mudah Untuk Menghitungnya!
- Saat kamu lahir di Minggu Pahing, maka kamu dapat menghitungnya dengan Minggu (5) + Pahing (9) maka hasilnya 14.
Cara Menghitung Weton Jodoh
Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini, Sabtu 13 Juli 2024 untuk Naga, Ular, Kuda, dan Kambing
Setelah menghitung neptu tadi, kamu bisa melihat dari beberapa hal dibawah ini untuk mengetahui bagaimana kondisimu setelah menikah dengan menjumlahkannya.
Misalnya pasangan dengan Neptu 13 bertemu dengan Neptu 14 maka hasilnya adalah 27.
Berikut penjelasan makna karakternya:
1. Pegat (hasil penjumlahan 1,9,10,18,19,27,28,36).
Pasangan dengan jumlah perhitungan ini akan disebut dengan "pegat" yang artinya akan ada masalah baik ekonomi, kekuasaan, perselingkuhan hingga menyebabkan adanya perceraian.
2. Ratu (hasil penjumlahan 2,11,20,29)
Baca Juga: Danlanud Hasanuddin Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penembakan
Dalam hal ini pasangan tersebut memang ditakdirkan untuk bersama, bahkan pasangan tersebut terkenal harmonis dan disegani oleh sekitar.
Maka dari itu pada dasarnya weton jodoh ratu ini memang sudah menjadi jodoh dan harmonis.
3. Jodoh (hasil penjumlahan 3,12,21,39)
Hasil hitungan ini menandakan bahwa kedua pasangan tersebut memang benar berjodoh dan bisa saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.
4. Topo (hasil penjumlahan 4,13,22,31)
Pasangan hasil hitungan ini akan mengalami beberapa kesusahan dalam perjalanan pernikahannya, namun mereka akan saling berusaha untuk memahami satu sama lain.
5. Tinari (hasil penjumlahan 5, 14, 23, 32)
Bedasarkan perhitungan temu tinari, maka pasangan tersebut akan mem[peroleh kebahagiaan dan dipermudah dalam mencari rezeki.
6. Padu (hasil penjumlahan 6,15,24,33)
Rumah tangga pasangan ini akan sering dihadapkan perselisihan namun tidak sampai bercerai.
7. Sujana (hasil penjumlahan 7,16,25,34).
Pasangan dengan hitungan sujana akan ditemukan dengan berbagai permasalahan diantaranya perselingkuhan.
8. Pesthi (hasil penjumlahan 8,17,26,35).
Pasangan pesthi akan mendapatkan rumah tangga yang rukun, tentram, damai dan juga langeng. Meskipun ada masalah akan tetap bisa teratasi.
Jadi, kesimpulannya ilustrasi pasangan diatas termasuk dalam "pegat" yang artinya akan ada perceraian akibat perselingkuhan dan lainnya.