← Beranda

8 Pilihan Jajanan Khas Sunda yang Legendaris dan Selalu Bikin Kangen Lidah

Hafiz Aqmal DjibranSabtu, 4 Oktober 2025 | 18.05 WIB
Screenshoot batagor ikan ala Chef Devina Hermawan.

JawaPos.com – Jajanan Sunda begitu mudah ditemui. Mulai dari warung gerobakan kaki lima, restoran, warung jajanan, dan kafe lainnya. Mudahnya ditemukan jajanan Sunda karena citarasa dan harga yang terjangkau. Jajanan itu selalu dikangen lidah.

Dirangkum dari berbagai sumber, ada beragam jajanan khas Sunda yang populer dan menarik dicoba seperti berikut:

1. Cilok

Cilok atau aci dicolok merupakan jajanan khas Sunda yang banyak ditemui di pedagang kaki lima. Jajanan ini memiliki cita rasa yang gurih dan bertekstur kenyal yang khas. Biasanya Cilok disajikan dengan saus kacang yang gurih dan pedas.

Cilok terbuat dari tepung kanji (aci) yang dibumbui lalu dikukus yang menghasilkan tekstur cilok yang empuk sekaligus kenyal.

2. Cireng

Cireng menjadi menu andalan di kafe sebagai cemilan pelengkap. Cireng merupakan akronim dari aci digoreng. Jajanan ini memiliki tekstur kenyal dan dilengkapi dengan rujak manis pedas sebagai sambal cocolan. 

Dilansir dari sasa.co.id, cireng terbuat dari adonan tepung tapioca yang dicampur dengan bawang putih dan daun bawang. Salah satu ciri khas cireng adalah warnanya yang pucat dengan kulit luar yang renyah dan bagian dalam yang kenyal.

Baca Juga: Resep Cireng Kuah Creamy ala Syfa, Camilan Viral dengan Sensasi Pedas Gurih Lumer!

3. Batagor

Batagor merupakan kreasi kuliner khas Sunda perpaduan antara bakso dan tahu. Nama Batagor merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. Batagor disajikan dengan bumbu kacang serta sambal sebagai penambah cita rasa. Batagor dibuat dari tahu yang diisi adonan berbahan ikan tenggiri dan tepung tapioca.

4. Seblak

Seblak menjadi jajanan Sunda yang populer di kalangan anak muda. Kreasi kuliner ini memiliki bahan dasar kerupuk mentah yang dimasak dengan bumbu khas. Variasi jajanan seblak sangat beragam, isiannya dilengkapi dengan tulang, bakso, sayur, ceker, dan beragam toping lainnya. 

Cita rasa seblak yang menyegarkan merupakan perpaduan dari rasa pedas dan gurih. Seblak bisa ditemui di warung jajanan yang memiliki beragam topping pilihan. 

5. Cimol

Jajanan Sunda didominasi bahan dasar tepung tapioca. Salah satu jajanan yang populer adalah cimol. Cimol merupakan singkatan dari aci digemol. Hal ini sesuai dengan bentuk jajanan ini yang berbentuk bulat dan digoreng. 

Cimol biasanya disajikan dengan bumbu gurih pedas yang menambah sensasi rasa khas Sunda. Jajanan ini mudah ditemui di pedagang kaki lima. Dikutip dari sasa.co.id, seblak memiliki varian yang terdiri dari seblak basah dengan kuah pedasnya dan seblak kering yang kriuk dan kaya bumbu. 

Baca Juga: Anak-anak Pasti Ketagihan! Simak Resep Cimol Keju, Gurih, Renyah, Ala Chef Devina Hermawan

6. Bandros

Bandros atau Gonjing merupakan kue tradisional khas Sunda yang terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, santan, dan daun suji. Jajanan ini biasanya dihidangkan dengan taburan gula pasir, keju, atau cokelat. 

Bandros memiliki bentuk setengah lingkaran yang mirip dengan kue pukis. Bandros dikenal di wilayah Jawa Barat. Terdapat dua jenis kue ini yang dikenal dengan bandros asin dan bandros manis. 

7. Gehu

Gehu merupakan gorengan yang berbahan dasar tahu dan diberi isian beragam serta dibalur adonan terigu. Gehu banyak diburu di berbagai penjual gorengan yang ada di Bandung. Walaupun jajanan ini mudah dikreasikan di rumah, saat ini gehu banyak dikreasikan dengan bumbu khas yang pedas dan gurih. Gehu pedas menjadi usaha yang banyak bermunculan di setiap sudut kota di Bandung.

Baca Juga: Resep Gehu Pedas ala Chef Devina Hermawan, Camilan Khas Bandung yang Selalu Bikin Nagih

8. Kue Balok

Kue balok menjadi jajanan tradisional yang sudah ada sejak lama. Jajanan ini eksis dan banyak dikreasikan menjadi kuliner kekinian. Kue balok menjadi jajanan oleh – oleh khas Bandung yang banyak diburu oleh wisatawan. 

Kue Balok terbuat dari adonan tepung terigu, gula pasir, dan susu. Adonan ini kemudian dipanggang dengan cetakan berbentuk balok. Kue ini bertekstur keras dan garing pada bagian luar, namun lumer pada bagian dalam. 

Kue balok merupkan hasil dari akulturasi budaya Belanda dan Indonesia yang biasa disantap saat sarapan. Kue ini biasa disajikan dengan secangkir teh atau kopi.

EDITOR: Ilham Safutra