JawaPos.com – Ada beragam kondisi yang bisa menyebabkan lutut sakit saat ditekuk maupun diluruskan. Biasanya masalah ini sering ditemui saat kaki sedang mengalami cedera, entah karena terjatuh atau karena salah gerak saat berolahraga.
Lutut yang sakit tentu akan menghambat segala aktivitas dan membuat tidak nyaman. Oleh sebab itu, perlu adanya penanganan segera agar kondisi lutut segera sembuh dan tak bertambah parah.
Empat faktor utama penyebab lutut sakit, seperti yang dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (5/12) adalah Cedera, Sindrom nyeri patellofemoral, pengapuran sendi, dan robekan meniskus. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Cedera
Cedera pada lutut biasanya menjadi salah satu hal yang paling ditakuti oleh para atlet. Hal ini karena saat mengalami cedera di bagian lutut, tulang rawan, ligamen, dan tendon akan mengalami ketegangan dan kerusakan.
Jika lutut terasa sakit saat ditekuk atau diluruskan maka bisa jadi salah satu dari bagian lutut ini mengalami robek atau terlalu tegang.
Sindrom Nyeri Patellofemoral
Patellofemoral pain syndrome merupakan kondisi saat tulang lutut (patella) terasa nyeri. Biasanya rasa nyeri muncul di sekitar lutut atau bagian belakang lutut. Kondisi ini sering disebabkan oleh berbagai hal, termasuk menggunakan lutut terlalu berlebihan.
Rasa nyeri akan lebih terasa apabila lutut mendapatkan tekanan dalam waktu yang lama, misalnya saat naik turun tangga, berlari, berdiri, atau duduk terlalu lama.
Pengapuran Sendi (Osteoarthritis)
Lutut sakit saat ditekuk atau diluruskan juga bisa jadi karena mengalami Osteoarthritis. Peradangan sendi akan menyebabkan menipisnya bantalan pada persendian, sehingga menyebabkan rasa sakit, kaku, dan pembengkakan.
Selain terjadi di area lutut, osteoarthritis juga bisa muncul di bagian sendi lain, seperti tangan, pinggul, dan tulang punggung.
Risiko seseorang untuk mengalami osteoarthritis akan semakin besar apabila telah berusia lanjut, memiliki berat badan berlebih, dan pernah mengalami cedera pada sendi lutut.
Robekan Meniskus
Rasa nyeri saat lutut ditekuk bisa disebabkan karena meniskus yang mengalami perobekan. Meniskus adalah lapisan tulang rawan yang berfungsi untuk melindungi dan menstabilkan persendian lutut.
Ketika meniskus robek, maka hal itu bisa menyebabkan gesekan langsung antar tulang yang menyebabkan kaki sakit saat ditekuk. Penyebab robekan meniskus biasanya terjadi karena pergerakan rotasi secara tiba-tiba, seperti pada saat sedang bermain futsal, basket, atau tenis.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi atau meredakan lutut sakit saat ditekuk maupun diluruskan. Berikut ini adalah empat cara yang bisa kamu terapkan untuk mengobatinya.
- Kompres Hangat
Mengompres hangat lutut bisa membantu meredakan rasa sakit terkait dengan arthritis atau kekakuan pada sendi, misalnya lutut susah ditekuk atau digerakkan.
Cara melakukannya mudah. Kamu dapat menggunakan bantal pemanas yang dibeli di apotek atau membuatnya sendiri menggunakan handuk yang dicelupkan ke dalam air hangat atau membungkus air hangat ke dalam plastik.
Namun demikian, jangan melakukannya terlalu sering lantaran suhu hangat tersebut bisa berisiko meningkatkan pembengkakan dan peradangan.
- Pemijatan
Pemijatan bisa meredakan ketegangan otot yang mengelilingi sendi, sehingga akan mengurangi rasa sakit dan kekakuan yang membuat sakit saat ditekuk.
Namun, jangan asal pijat, pastikan dilakukan dengan penuh hati-hati oleh tenaga profesional. Pijat yang terlalu kuat dan dilakukan sembarangan malah akan menambah masalah.
- Terapkan Metode RICE
Metode RICE yaitu melakukan Rest, Ice, Compression, dan Elevation.
- Rest yang berarti istirahat, yaitu dengan menghentikan semua aktivitas yang membuat sakit lutut bertambah parah. Hindari aktivitas harian yang menambah beban lutut, misalnya mengangkat benda, dan lain-lain.
- Ice yang berarti es, yaitu dengan menerapkan kompres dingin ke lutut selama 20 menit setiap kali, beberapa kali sepanjang hari. Cara ini sangat cocok bagi yang baru saja mengalami cedera lutut untuk meringankan sakit dan mencegah pembengkakan. Namun perlu diingat bahwa tidak boleh meletakkan es langsung pada kulit, berilah alas berupa handuk atau selimut.
- Compression yang berarti Kompresi, Cara ini dilakukan untuk mencegah pembengkakan. Penerapannya yaitu dengan melilitkan perban elastis pada lutut yang sakit atau baru mengalami cedera (tanpa luka terbuka). Lilitkan dengan erat namun tidak boleh terlalu kuat, sehingga terasa nyaman. Perban elastis tersebut bisa diperoleh di sebagian besar toko obat.
- Elevation yang berarti Tinggikan, Saat lutut sakit maka cara yang tepat untuk meredakannya adalah meninggikan posisi lutut sesering mungkin. Hal ini dapat dilakukan dengan cara berbaring dan menopang lutut di atas bantal sehingga lebih tinggi dari dada.
- Obat Nyeri
Obat-obat nyeri dapat membantu meringankan rasa sakit pada lutut. Obat Anti-Inflamasi Non Steroid (NSAID) adalah pilihan yang baik karena mampu membantu meringankan ketidaknyamanan dan peradangan.
Kamu bisa membelinya di apotik tanpa perlu resep dokter. Selain obat minum, kamu juga bisa menggunakan krim, gel dan minyak yang bisa membantu meredakan rasa sakitnya.
Berikut tadi adalah penyebab dan cara mengobati lutut yang sakit ketika ditekuk maupun diluruskan. Namun, jika kondisi tersebut berlangsung cukup lama, maka ada baiknya untuk segera diperiksakan ke dokter ortopedi atau dokter yang khusus mengatasi masalah tulang.