← Beranda

Jika Teman Anda Melakukan 4 Hal Ini, Mereka Sedang Bersikap Pasif-Agresif, Kenali Tanda-Tanda Perilaku Ini Pada Lingkar Pertemanan

Shania Vivi Armylia PutriSelasa, 15 April 2025 | 04.18 WIB
Ilustrasi seseorang yang mood swing/freepik

JawaPos.com - Apakah anda pernah memiliki teman yang terlihat antusias saat bersenang-senang? namun seketika mendadak jadi dingin kepada anda?. Atau anda kerap diberikan lelucon tapi sebenarnya menyakitkan?. Bisa jadi itu tanda bahwa teman anda sedang menunjukkan perilaku pasif-agresif.

Mereka bisa menjadi teman yang menyenangkan di satu waktu, namun mereka seketika berubah begitu saja tanpa ada penjelasan yang jelas.

Perilaku pasif agresif sebenarnya adalah bentuk permusuhan secara tidak langsung. Bentuknya bisa berupa komentar sinis, tatapan yang tajam, hingga silent treatment. Contoh sederhananya adalah ketika teman anda tidak ingin mengungkapkan apa yang mengganggu pikiran mereka, tetapi malah menunjukkan perilaku yang menyakitkan secara halus.

Orang yang bersikap pasif-agresif berusaha menyakiti anda lewat tindakan atau sikap pasif yang membuat masalah. Mereka bisa berpura-pura dari ucapanya yang terkesan mendukung padahal sebenarnya menyimpan niat untuk menyakiti.

Menghadapi teman dengan sifat pasif agresif memang bisa sangat melelahkan. Mereka sangat sulit untuk ditebak. Oleh karena itu, anda harus mengenali perilaku umum dari perilaku pasif-agresif.

Mengutip dari laman verywellmind berikut ciri-ciri seseorang yang mengalami perilaku pasif-agresif.

Tanda seseorang melakukan perilaku pasif-agresif

Komunikasi tidak konsisten

Komunikasi yang tidak konsisten adalah tanda yang paling utama. Hal ini terjadi ketika ucapan mereka tidak sesuai dengan tindakan. Contohnya, ketika mengundang anda secara mendadak atau menerima ajakan tapi datang terlambat.

Mengalah demi menghindari konflik

Seseorang yang memiliki sifat pasif-agresif selalu berbicara dengan nada yang membosankan atau menunda-nunda, daripada menyelesaikan konflik. Terkadang mereka juga menggunakan komentar yang mengandung sindiran sinis secara perlahan-lahan.

Candaan yang menyakiti

Mereka sangat gemar mengekspresikan amarah dan kekesalan yang disamarkan dengan humor. Anda bisa mengamati dari komentar yang diberikan, jika teman anda melemparkan lelucon tapi malah menyakitkan, maka teman anda kemungkinan memiliki perilaku pasif-agresif.

Wajah yang tidak ramah

Perubahan perilaku yang mendadak bisa menjadi tanda perilaku pasif-agresif. Mereka mungkin sedang tersenyum, tapi senyumannya palsu.

Cara menghadapi perilaku pasif-agresif

Mencari akar masalah

Anda bisa menemukan penyebab dari kemarahan yang tersembunyi. Sampaikan bagaimana perilaku mereka membuat anda merasa sakit hati, dan ajaklah berdiskusi untuk menyelesaikannya.

Jangan membalas dengan energi yang sama

Membalas sindiran dengan sindiran bukanlah strategi yang sehat. Berbicaralah langsung kepada orangnya untuk menyelesaikan masalah.

Mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan

Jika mereka memang tidak mau berubah dan terus menyakiti perasaan, mungkin anda tidak bisa mengontrol mereka. Namun, anda masih bisa mengontrol cara anda memberikan respon.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho