← Beranda

Sering Membandingkan Diri di Media Sosial? Lakukan 8 Kebiasaan Ini Agar Tak Terjebak dari Jeratan Komparasi

Muhammad Naufal RabbaniSenin, 7 April 2025 | 18.27 WIB
Kebiasaan agar tidak membandingkan diri di media sosial. (freepik)

 

JawaPos.com - Media sosial tampak seperti galeri kesempurnaan manusia. Setiap unggahan dipoles sedemikian rupa sehingga mampu menampilkan citra terbaik. 

Pasalnya dengan tampilan polesan citra di media sosial ternyata melahirkan sentimen untuk membandingkan diri dan merasa orang lain lebih baik.

Maka dari itu setiap membuka media sosial tak sedikit orang yang terbiasa membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain.

Lantas, bagaimana cara lepas dari kebiasaan untuk membandingkan diri? 

Dilansir dari Geediting, simak delapan kebiasaan yang dapat membuat Anda lepas dari jeratan komparasi di media sosial!

  1. Batasi waktu layar

Waktu yang dihabiskan secara daring menjadi pemicu terbesar kebiasaan membandingkan diri di media sosial.

Untuk itu, waktu layar perlu dikurangi agar Anda lebih fokus pada diri. Kurasi waktu Anda dengan baik dan tetapkan batasan dalam menggunakan media sosial.

Dengan begitu, Anda akan mendapatkan waktu yang lebih berkualitas dan mengurangi beban mental untuk membandingkan diri di media sosial. 

  1. Tingkatkan rasa syukur

Saat waktu layar berkurang, seseorang memiliki lebih banyak waktu. Namun, ada kekosongan yang perlu diisi.

Nah, salah satu aktivitas yang tepat adalah meningkatkan rasa syukur dalam hidup.

Kebiasaan ini akan membantu Anda untuk lebih fokus menghargai hidup dengan segala kekurangannya. 

Baca Juga: Bijak Hadapi Media Sosial, Ini 3 Cara untuk Berhenti Membandingkan Pencapaian Diri dengan Orang Lain

  1. Olahraga teratur

Untuk mengisi waktu dan mengalihkan diri dari perbandingan, olahraga teratur sangat diperlukan.

Olahraga memiliki manfaat untuk melepaskan endorfin, hormon yang meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. 

Olahraga teratur akan meningkatkan harga diri dan mengurangi stres. Inilah kebiasaan yang dibutuhkan untuk memutus kebiasaan membandingkan diri di media sosial. 

  1. Menerima ketidaksempurnaan

Menerima diri seutuhnya adalah cara untuk memahami bahwa segala sesuatu berubah dan tidak ada yang abadi.

Dengan menerima diri, Anda memahami bahwa tidak ada yang sempurna di dalam hidup ini. 

Demikian, Anda bisa menakar kesempurnaan fana yang ditampakkan di media sosial.

  1. Melihat realitas

Media sosial memang sering menampakkan hal sempurna, seperti sebuah foto keluarga yang sempurna diunggah dalam linimasa. 

Padahal jika melihat realitasnya, ada peristiwa yang melatarbelakangi seperti cuaca yang panas atau dinamika keluarga sebelum mengambil foto. 

Apa yang tampak di media sosial sudah melewati filter, sehingga ada kebenaran lain yang tidak tersampaikan di balik sebuah kesempurnaan. 

Baca Juga: Tindakan Cerminan Kecerdasan: 11 Kebiasaan Psikologis yang Dimiliki Orang dengan IQ Tinggi

  1. Lebih sadar dalam menggunakan media sosial

Memang sangat penting untuk mulai membatasi diri dari media sosial. Namun, mengisolasi diri sepenuhnya dari media sosial mungkin bukan jawabannya. 

Sebaliknya, terlibat lebih sadar dan bermakna di media sosial akan membantu Anda lepas dari kebiasaan membandingkan diri. 

  1. Fokus pada pengembangan diri

Setelah berhenti membandingkan diri dengan orang lain, seseorang memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk fokus pada diri sendiri.

Lebih banyak membaca, mempelajari keterampilan baru dan menetapkan tujuan pribadi dilakukan. 

Alih-alih menginginkan kesuksesan atau kebahagiaan orang lain, seseorang berusaha menciptakan kesuksesan dan kebahagiaan sendiri. 

Inilah yang perlu Anda lakukan agar tak lagi membandingkan diri dengan orang lain. 

  1. Praktik welas asih

Pada akhirnya, kebiasaan terpenting adalah mempraktikkan welas asih. Cobalah untuk belajar bersikap baik pada diri sendiri ketika mendapati diri sedang melakukan komparasi. 

Ingat, hidup adalah sebuah perjalanan jangka panjang. Untuk itu, Anda akan menumbuhkan kesadaran, kesabaran dan pengertian. 

Melepaskan diri dari siklus perbandingan diri di media sosial adalah upaya yang perlu diwujudkan dengan membangun kebiasaan positif dalam hidup. 

Tetap ingat bahwa tidak ada yang dapat tampil sempurna dalam hidup. Perjalanan hidup setiap orang sangat unik, dan apa yang berhasil untuk satu orang mungkin tidak berhasil untuk orang lain. 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti