← Beranda

Geger! Mayat Bayi Ditemukan Tersangkut Jaring di Sungai Ngenjung Denpasar Bali, Diduga Hasil Hubungan Gelap

Muhammad Zaky DharmawanMinggu, 24 Desember 2023 | 02.23 WIB
Jenazah bayi ditemukan masih utuh terbungkus kain warna putih, tersangkut jaring sungai di Denpasar. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Masyarakat dikejutkan penemuan mayat bayi yang tersangkut jaring di Tukad (Sungai) Ngenjung Jalan By Pass Ngurah Rai, Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali pada Sabtu (23/12).

Mayat bayi laki-laki tersebut ditemukan oleh dua tukang bersih-bersih sungai yang bernama Putu Agus Indrawan, 33, dan Made Ragianan, 39.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menerangkan mayat bayi laki-laki itu diduga sengaja dibuang.

"Diduga bayi tersebut hasil dari hubungan gelap dan sengaja dibuang untuk menutupi aib dari kedua orang tuanya," ujar Sukadi seperti dikutip dari Bali Express (Jawa Pos Grup).

Temuan yang menggegerkan ini awalnya diketahui ketika Agus dan Ragianan membersihkan sungai sekitar pukul 10.15 WITA.

Tiba-tiba, mereka melihat bungkusan kain warna putih yang tersangkut di jaring.

Namun mereka merasa ada yang aneh, karena terdapat rambut yang menyembul keluar dari bungkusan tersebut.

Kedua saksi yang merasa curiga lantas mengangkat bungkusan tersebut menggunakan kayu.

Baca Juga: Jasad Bayi Ditemukan Terbungkus dalam Kantong Belanja di Area Pos Penjagaan Pasar Kebun Kopi Jambi

Lalu, mereka mendapati ada kaki kecil di bungkusan itu. Setelah kain dibuka, ternyata isinya adalah sosok mayat bayi laki-laki.

Sukadi menjelaskan jika mayat bayi yang ditemukan itu terbungkus dengan baju kaos warna putih dan kondisinya masih utuh.

Temuan mayat bayi itu segera dilaporkan dan informasinya diteruskan ke Polsek Denpasar Selatan.

Tak berselang lama, aparat Polsek Denpasar Selatan dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah bayi.

Petugas kepolisian memperkirakan anak itu baru saja dibuang, hal tersebut didasarkan dari kondisi bayi yang masih utuh.

Selanjutnya, mayat bayi itu dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

"Saat ini kepolisian masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi," pungkas Sukadi. 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti