JawaPos.com – Gorontalo dikenal sebagai daerah “Serambi Madinah” karena memiliki nilai – nilai keislaman yang kuat dalam sejarahnya dan masyarakatnya. Istilah tersebut juga merujuk pada filosofi hidup masyarakat Gorontalo yang mencerminkan kesatuan adat dan nilai – nilai Al – Qur'an.
Dilansir dari gorontaloprov.go.id, Gorontalo menjadi salah satu pusat penyebaran agama islam di Indonesia Timur. Daerah ini memiliki banyak peninggalan dan situs yang saat ini menjadi destinasi wisata religi.
Berkunjung ke tempat wisata religi di Gorontalo sekaligus bisa belajar sejarah peradaban agama di daerah ini. Bagi anda yang belum mengetahui dimana saja Lokasi destinasi wisata religi di Gorontalo, berikut rekomendasinya.
Baca Juga: Rekomendasi Pesona 4 Destinasi Wisata di Bali Utara yang Belum Seramai Kawasan Selatan
- Desa Bubohu
Desa Wisata Bubohu berada Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Desa ini berjarak 10 Km atau 25 menit dari pusat kota yang memiliki wisata religi berbasis alam.
Desa ini terpilih sebagai salah satu dari 50 desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Di desa tersebut ada pesantren alam sebagai tempat untuk mempelajari agama Islam. Selain itu, di kawasan ini juga ada Masjid Walima Emas Bubohu.
Dilansir dari akun tiktok refflideu_, desa wisata Bubohu mulanya berasal dari ide Yosep Tahir Ma'ruf yang merupakan tokoh di desa ini. Ia menjadi sosok tokoh perintis serta pendiri desa wisata Bubohu hingga seperti saat ini.
Daya tarik destinasi ini menawarkan alam yang asri dan berpadu dengan kentalnya nuansa religius. Selain itu, terdapat spot foto menarik dengan suguhan merpati ikonik yang ada di desa ini. Beberapa suguhan ornamen juga tak kalah menarik untuk diabadikan.
Desa ini juga memiliki ikon wisata berupa Masjid Walima Emas yang berada di puncak gunung dan memiliki pemandangan teluk gorontalo yang indah.
- Masjid Hunto Sultan Amai
Masjid yang terletak di pusat Kota ini menjadi cagar budaya penting dalam peradaban islam di Gorontalo. Masjid Hunto adalah masjid tertua dan memiliki situs bersejarah yang masih dilestarikan. Masjid ini didirikan pada tahun 1495 oleh Sultan Amai, pemimpin Kerajaan Gorontalo yang pertama kali masuk islam.
Dilansir dari gorontaloprov.go.id, Salah satu peninggalan yang ada di masjid hunto ini yaitu sumur keramat yang menjadi tempat wudhu Raja Amay dan tidak pernah kering selama masjid berdiri. Selain itu, terdapat ornamen dan kaligrafi yang menjadi ikon dari masjid ini.
Anda juga bisa menziarahi kuburan Sultan Amay yang merupakan pendiri dari masjid ini dan penyebar agama islam di Gorontalo.
Masjid Hunto Sultan Amay sangat cocok menjadi tempat ziarah dan wisata religi di Gorontalo
- Makam Ju Panggola/Aulia Raja Ilato
Makam Ju Panggola atau Aulia Raja Ilato yang berlokasi di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Makam tersebut berada di puncak bukit yang memberikan suasana religius sambil menikmati panorama alam Gorontalo.
Mengutip nu.or.id, Bagi sebagian masyarakat Gorontalo, makam ini dianggap keramat karena memiliki peninggalan yang Istimewa. Dilansir dari nu.or.id, makam ini memiliki prasasti yang bertuliskan 1673 M dan diyakini sebagai tahun wafatnya Ju Panggola.
Selain makam, terdapat masjid Quba yang bisa anda kunjungi saat berziarah di makam Ju Panggola.
- Makam Aulia Male Ta Ilayabe
Makam Aulia Ta Ilayabe merupakan salah satu situs sejarah islam di Gorontalo yang terletak di puncak bukit dekat Pelabuhan Laut Gorontalo. Makam ini dipercaya oleh masyarakat Gorontalo sebagai tempat yang dikeramatkan.
Dilansir dari nu.or.id, Aulia Male Ta Ilayabe adalah sang hulubalang sakti yang bertugas mengantar upeti dari Gorontalo ke Ternate menggunakan sajadah. Dalam kepercayaan masyarakat juga, makam ini pernah berpindah tempat tanpa ada yang memindahkannya.
Tempat ini sangat cocok untuk anda yang ingin berwisata ke tempat keramat sekaligus menikmati pemandangan alam dari puncak bukit.