← Beranda
Apple Kembali Peringatkan Pengguna soal Serangan Spyware, Ini yang Harus Dilakukan
Nanda PrayogaMinggu, 16 Agustus 2026 | 01.09 WIB
Tampak Apple Store di Manhattan, New York.

JawaPos.com - Apple kembali mengirimkan pemberitahuan kepada sejumlah pengguna yang  terindikasi menjadi sasaran serangan mercenary spyware atau spyware bayaran.

Peringatan itu diberikan setelah sistem keamanan perusahaan mendeteksi aktivitas mencurigakan. Aktivitas itu mengarah pada upaya serangan siber yang sangat tertarget.

Kabar peringatan terbaru Apple disampaikan John Scott-Railton. Dia adalah peneliti senior Citizen Lab dari University of Toronto.

Melalui unggahan di X, Scott-Railton ingatkan ancaman yang terkait teknologi pengintaian seperti Pegasus. Pegasus diketahui digunakan pemerintah untuk memata-matai individu tertentu.

Apple mengonfirmasi kepada TechCrunch bahwa mereka telah memperbarui tampilan peringatan. Kini tampilan memberikan informasi mudah diakses untuk memperkuat keamanan perangkat.

Selain itu, Apple juga menyediakan halaman dukungan khusus. Halaman tersebut jelaskan mercenary spyware dan tindakan yang harus dilakukan saat menerima peringatan serangan.

Menurut Apple, mercenary spyware adalah perangkat pengintaian berkemampuan tinggi. Biasanya dikembangkan perusahaan dan dijual ke pemerintah atau aktor terkait negara.

Teknologi ini digunakan untuk membidik individu tertentu, terutama yang berisiko tinggi. Kelompok seperti jurnalis, aktivis, politisi, dan diplomat berpotensi menjadi target.

Berbeda dengan malware massal, serangan mercenary spyware dirancang khusus korban tertentu. Biaya pembuatan dan penggunaan bisa mencapai jutaan dolar.

Apple jelaskan sebagian besar pengguna tidak akan menjadi sasaran. Namun, mereka ingatkan spyware ini sangat canggih dan sulit dideteksi maupun dicegah.

Selama penyelidikan, Apple akui tidak bisa memperoleh kepastian mutlak soal dugaan serangan tersebut. Mereka hanya bisa memberikan indikasi berdasarkan data yang ada.

"Investigasi kami tidak pernah bisa mencapai kepastian mutlak," ujar Apple.

Meski demikian, notifikasi dikirim dengan tingkat keyakinan tinggi. Notifikasi itu meyakinkan bahwa pengguna secara spesifik target serangan spyware bayaran.

Apple menyebutnya "peringatan dengan tingkat keyakinan tinggi bahwa pengguna telah menjadi target serangan spyware bayaran secara spesifik, dan hal ini harus ditanggapi dengan sangat serius."

Perusahaan tidak mengungkapkan metode deteksi secara detail. Mereka khawatir informasi itu dapat dimanfaatkan penyerang untuk hindari deteksi di masa depan.

Menerima peringatan Apple tidak berarti data sudah dibobol. Peringatan hanya tunjukkan adanya aktivitas yang indikasi upaya serangan spyware bayaran.

Apple sarankan pengguna yang terima peringatan segera ambil tindakan keamanan tambahan. Salah satunya dengan mengaktifkan Lockdown Mode.

Lockdown Mode memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap serangan digital canggih. Saat mode ini aktif, beberapa fungsi perangkat dibatasi.

Fungsi yang dibatasi meliputi lampiran pesan, panggilan FaceTime, undangan layanan Apple, dan album foto bersama. Semua ini untuk melindungi pengguna dari serangan.

Selain itu, Apple anjurkan penerima peringatan mendapat bantuan dari pakar keamanan digital. Digital Security Helpline dari Access Now adalah salah satu layanan respons cepat yang direkomendasikan.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra