JawaPos.com - Di balik suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 2026, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada 44.247 lansia dan 170.700 jemaah berisiko tinggi diberangkatkan ke Tanah Suci.
Hal tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj RI), Mochamad Irfan Yusuf saat menghadiri seremoni penutupan Debarkasi Surabaya 2026 di Asrama Haji Sukolilo, Rabu (1/7).
"Pada musim Haji Tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah telah memberangkatkan 527 kloter dengan 202.636 jemaah haji reguler dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia," ujar Menhaj Irfan.
Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 44.247 jemaah haji berusia lanjut usia (lansia), 170.700 jemaah haji risiko tinggi, 370 jemaah haji berkebutuhan khusus, dan 275 jemaah haji pengguna kursi roda.
Selama berada di Arab Saudi, Menhaj Irfan memastikan seluruh jemaah haji, termasuk jemaah risti, mendapatkan pelayanan terbaik. Mereka ditempatkan di 121 hotel di di Madinah, dan 182 hotel di Mekah.
"Kemudian, seluruh jemaah haji mendapatkan makan 127 kali makan dengan keseluruhan terdistribusi 24,18 juta boks makanan. Peningkatan layanan ibadah merupakan salah satu fokus penyelenggaraan kami," imbuhnya.
Terkait layanan transportasi, penyelenggaraan haji Indonesia didukung 15.212 bus antarkota untuk rute Jeddah-Mekah dan Mekah-Madinah. Tersedia juga 11.900 bus shalawat yang mengantar jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram.
"Kami juga menyiapkan 527 pembimbing ibadah kloter, 63 pembimbing ibadah di sektor, dan 36 musyrif dini untuk memastikan bahwa semua ritual ibadah para jemaah sesuai dengan syariat yang yang kita yakini," terang Irfan.
Pelayanan kesehatan disiapkan secara berlapis. Setiap kloter didampingi tenaga medis, didukung 45 klinik satelit di Mekah dan Madinah serta dua klinik kesehatan haji yang bekerja sama dengan rumah sakit Arab Saudi.
Dalam kesempatan yang sama, Menhaj Irfan bersyukur seluruh kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air, termasuk 116 kloter dari Debarkasi Surabaya.
"Alhamdulillah. Kloter Ujung Pandang 43 dan Kloter Surabaya 116 sudah mendarat, ini berarti pemulangan jemaah haji seluruh Indonesia sudah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita," pungkasnya.