← Beranda
Pembukaan Stan UMKM di Bandara Internasional Dhoho Kediri Molor, Pemkab Pastikan Tetap Dimulai Bulan Ini
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 6 Februari 2024 | 22.32 WIB
Kunjungan Masyarakat Umum ke Bandara Dhoho Kediri./(Foto: Istimewa)

JawaPos.com - Pembukaan stan UMKM di Bandara Internasional Dhoho Kediri molor dari yang semula ditargetkan mulai pada 1 Februari 2024 lalu. Hingga saat ini, meskipun bandara itu sudah dibuka untuk masyarakat umum, belum kelihatan tanda-tanda adanya stan UMKM asli Kediri.

Menanggapi hal itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kediri Sukadi mengungkapkan, persiapan operasi stan UMKM membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama. 
 
Meski molor, ia berjanji stan UMKM yang berisi produk dari Kediri wilayah selatan itu akan dibuka Februari ini. 
 
Baca Juga: Dampak Hujan Deras, Puluhan Warga Diungsikan Usai Tanggul Sungai Cabean di Demak Jebol
 
“Saat ini sedang dipersiapkan agar segera beroperasi,” ujarnya kepada wartawan, dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Grup), Selasa (6/2).
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati menambahkan, hingga kemarin dirinya juga belum mendapat tanggal pasti kapan stan UMKM di bandara dibuka.
 
Meski demikian, Mamiek menegaskan pihaknya sudah siap. Pemkab Kediri dan PT Angkasa Pura (AP) I juga sudah melakukan kurasi. Setidaknya ada ratusan produk yang sudah siap. Mulai dari produk makanan dan minuman (mamin), craft, hingga olahan kopi. 
 
Baca Juga: Mirip Footbal Manager, IOH Luncurkan Game Liga 1 Fantasy Football
 
“Karena kami sudah siap, jika dibuka kami dapat langsung menempatkan produk,” tandasnya. 
 
Sebelumnya, Bandara Internasional Dhoho Kediri telah dibuka untuk umum sejak 1 Februari lalu. Namun, masyarakat baru mulai berdatangan ke bandara pada Sabtu (3/2) lalu. Hingga kemarin masih banyak pengunjung yang sengaja datang ke bandara untuk melihat dari dekat bandar udara senilai triliunan rupiah itu.
 
Sebelumnya, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Dhoho I Nyoman Noer Rohim mengungkapkan, bandara dibuka terbatas untuk masyarakat umum. Mereka boleh mengunjungi sisi luar terminal penumpang.
 
Baca Juga: BUMN Jadi Koperasi, Srikandi BUMN Sebut Menyakitkan Perempuan di BUMN
 
Waktu untuk berkunjung ke bandara juga dibatasi. Yakni, mulai pukul 07.30 hingga pukul 17.00. Masyarakat bisa berkunjung ke bandara dengan membayar parkir Rp 4 ribu untuk kendaraan roda dua, Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat. Serta, Rp 15 ribu untuk kendaraan lebih dari roda empat.
EDITOR: Banu Adikara