JawaPos.com – Enea Bastianini nyaris meraih podium pada Grand Prix Jepang di Motegi setelah tampil mengesankan pada akhir balapan.
Dilansir dari laman Motorsport pada Rabu (7/10), Pembalap Tech3 KTM itu mencatat empat putaran tercepat secara beruntun dan hampir menyalip Marco Bezzecchi untuk merebut posisi ketiga di garis finis.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Bastianini sekaligus baru kedua kalinya musim ini pembalap KTM selain Pedro Acosta mampu finis sebagai pembalap KTM terbaik dalam balapan utama.
Bastianini mengaku sangat senang karena telah lama menantikan kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah mengalami beberapa musim yang sulit.
Performa tersebut juga menjadi pembalasan atas hasil balapan sprint sehari sebelumnya ketika ia kehilangan posisi tiga besar akibat pelanggaran batas lintasan di tikungan terakhir.
Keberhasilan Bastianini tidak terlepas dari kemampuannya mengelola ban, terutama setelah memilih ban keras yang dinilainya sesuai dengan karakter gaya balapnya.
Manajer Tech3 KTM, Nicolas Goyon, menilai tanda-tanda positif sudah terlihat sejak sesi pemanasan ketika Bastianini merasa nyaman dengan ban keras yang digunakan.
Bastianini akan meninggalkan Tech3 setelah musim ini dan bergabung dengan Trackhouse Aprilia pada 2027, sementara hasil di Motegi menjadi salah satu penampilan terbaiknya sepanjang musim.
Dengan finis di depan Pedro Acosta, Bastianini kembali menunjukkan kemampuannya bersaing di jajaran terdepan meskipun gagal mengamankan podium.
***