← Beranda
Marc Marquez Tak Tersentuh! Juara Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, Rival Hanya Jadi Penonton
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 7 Juni 2026 | 03.49 WIB
Marc Marquez memimpin FP2 MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park, sementara Pedro Acosta membawa KTM menempel ketat Ducati di posisi tiga besar. (Instagram/@marcmarquez93)

 

JawaPos.com — Marc Marquez tampil dominan dengan menjuarai Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton, Sabtu (6/6/2026) malam WIB. Pembalap Ducati itu memimpin sejak start hingga finis dalam balapan 13 putaran dan sukses mengamankan kemenangan tanpa tekanan berarti dari para pesaingnya.

Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 menjadi panggung sempurna bagi Marc Marquez. Start dari barisan terdepan, pembalap asal Spanyol tersebut langsung melesat meninggalkan para rivalnya begitu lampu start padam.

Di belakang Marquez, persaingan ketat terjadi antara Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, dan Fermin Aldeguer. Namun sejak lap pertama, Marquez sudah menunjukkan kecepatan yang sulit diimbangi.

Bagaimana Marc Marquez Menguasai Balapan Sejak Awal?

Marc Marquez langsung memimpin balapan sejak tikungan pertama. Pembalap Ducati itu tidak memberikan celah sedikit pun kepada Pedro Acosta yang terus berusaha menempel di posisi kedua.

Baca Juga: Marc Marquez Kembali Tunjukan Kelas di Hungaria, Ducati Kuasai FP2 MotoGP 2026

Pada lap-lap awal, Acosta masih mampu menjaga jarak di bawah satu detik. Selisih waktu sempat tercatat 0,984 detik sebelum Marquez mulai meningkatkan ritme balapnya.

Keunggulan Marquez kemudian bertambah menjadi lebih dari satu detik. Catatan waktu yang konsisten membuatnya mampu mengendalikan jalannya Sprint Race tanpa tekanan besar.

Sementara itu, Marco Bezzecchi tampil impresif setelah berhasil melonjak tiga posisi dan menempati peringkat ketiga. Di sisi lain, Fermin Aldeguer justru kehilangan momentum setelah turun satu posisi pada awal balapan.

Duel Sengit di Belakang Marquez

Persaingan paling menarik justru terjadi dalam perebutan posisi ketiga. Bezzecchi mendapat tekanan terus-menerus dari Aldeguer yang berupaya merebut podium Sprint Race.

Aldeguer beberapa kali mencoba mendekat, tetapi kesalahan kecil pada putaran ketiga membuatnya melebar. Beruntung ia mampu menyelamatkan motor dari potensi kecelakaan.

Akibat insiden tersebut, Aldeguer kehilangan posisi dan harus rela disalip Raul Fernandez. Kesempatan merebut podium pun semakin sulit diwujudkan.

Di depan, Marc Marquez semakin nyaman memimpin balapan. Memasuki pertengahan Sprint Race, jaraknya dengan Acosta sudah mencapai dua detik.

Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP Hungaria 2026: Marc Marquez Tercepat, Pedro Acosta Bikin KTM Ancam Dominasi Ducati

Keunggulan tersebut menjadi bukti dominasi penuh sang juara dunia yang mampu menjaga kecepatan tinggi tanpa membuat kesalahan sedikit pun.

Lima Lap Terakhir Berjalan Stabil

Memasuki lima putaran terakhir, komposisi tiga besar tidak mengalami perubahan. Marc Marquez tetap berada di posisi pertama, diikuti Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi.

Baca Juga: Prediksi MotoGP Hungaria: Marc Marquez hingga Jorge Martin Berebut Takhta Terakhir Balaton Park

Acosta berusaha memangkas jarak, tetapi Marquez tetap mampu menjaga ritme balapnya. Selisih sekitar dua detik bertahan hingga lap-lap penutup.

Bezzecchi juga harus fokus mempertahankan posisi ketiga dari ancaman Raul Fernandez yang terus mendekat. Meski demikian, pembalap Italia tersebut berhasil menjaga konsistensi hingga garis finis.

Ketika bendera finis dikibarkan, Marc Marquez melintasi garis terdepan dengan keunggulan nyaman. Kemenangan ini menjadi hasil sempurna setelah memimpin balapan dari awal hingga akhir tanpa cela.

Pedro Acosta mengamankan posisi kedua dan kembali menunjukkan performa kompetitif sepanjang akhir pekan. Sementara Marco Bezzecchi melengkapi podium Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di posisi ketiga.

 

Hasil 3 Besar Sprint Race MotoGP Hungaria 2026

Marc Marquez
Pedro Acosta
Marco Bezzecchi

Dominasi Marc Marquez di Balaton Park menjadi sinyal kuat menjelang balapan utama MotoGP Hungaria 2026. Jika mampu mempertahankan performa seperti pada Sprint Race, peluangnya untuk meraih kemenangan ganda terbuka sangat lebar.

EDITOR: Edi Yulianto