← Beranda
Profil Kiandra Ramadhipa! Juara Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Jerez
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 27 April 2026 | 01.06 WIB
Kiandra Ramadhipa juara di Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez. (Red Bull Rokies)

 

JawaPos.com–Aksi sensasional ditunjukkan pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa, saat menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Start dari posisi ke-17, remaja 16 tahun itu melesat hingga finis pertama lewat duel dramatis di lap terakhir.

Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi yang pertama bagi Kiandra Ramadhipa di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup. Dia pun tak bisa menyembunyikan emosinya usai balapan penuh tekanan tersebut.

”Ini kemenangan pertama saya (di MotoGP Rookies Cup). Terima kasih untuk keluarga, untuk ayah saya. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia,” ujar Ramadhipa seusai pertandingan.

Baca Juga: Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Ditekuk Panitchaphon Teeraratsakul, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand

Pembalap asal Sleman, DI Jogjakarta, itu tampil penuh percaya diri meski memulai balapan dari barisan belakang. Strateginya berjalan mulus dengan menyalip satu per satu rival sambil menjaga kondisi ban tetap optimal.

Perlahan tapi pasti, Kiandra mulai merangsek ke depan dan menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap muda berbakat. Pada lap ketujuh, dia sudah berada di posisi ketiga sebelum akhirnya memimpin balapan di lap kedelapan.

Namun, balapan tidak berjalan mudah karena posisinya sempat merosot tajam pada lap ke-11. Dari posisi terdepan, dia turun hingga peringkat keenam dan harus kembali berjuang keras.

Baca Juga: Hasil Moto3 Spanyol 2026! Dari Start ke-17, Veda Ega Pratama Menggila Finis 6 Jadi Bukti Kelas Debutan Indonesia

Mental juara Kiandra benar-benar diuji pada fase krusial tersebut. Dia tetap tenang dan fokus, hingga akhirnya kembali menembus tiga besar jelang lap-lap akhir.

Momen penentuan datang di tikungan terakhir lap pamungkas. Kiandra melihat celah dan langsung memaksimalkan akselerasi untuk merebut posisi pertama secara dramatis.

”Posisi saya sempat turun tapi saya tetap tenang. Menjelang finis, saya menemukan momentum bagus di belokan terakhir dan mempercepat akselerasi untuk memenangkan lomba,” kata Ramadhipa.

Dia menuntaskan balapan dengan catatan waktu 25 menit 48,363 detik. Di belakangnya, Ethan Sparks dari Inggris finis kedua dan Alejandra Fernandez asal Spanyol menempati posisi ketiga.

Hasil ini menjadi lonjakan besar dibanding Race 1 sehari sebelumnya. Pada balapan pertama, Kiandra hanya mampu finis di posisi kesembilan.

Kemenangan di Jerez juga mendapat apresiasi dari sesama pembalap Indonesia. Veda Ega Pratama dan Mario Aji turut memberikan ucapan selamat atas pencapaian gemilang tersebut.

Baca Juga: Piala Thomas 2026: Sabar/Reza Bawa Indonesia Imbangi Thailand Usai Jonatan Christie Kalah

Kesuksesan ini menegaskan posisi Kiandra sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Indonesia. Dia kini semakin diperhitungkan di level internasional dalam jalur pembinaan menuju MotoGP.

Kiandra Ramadhipa lahir di Sleman, Jogjakarta, pada 4 Desember 2009. Meski masih sangat muda, kematangan mental dan teknik balapnya sudah terlihat sejak dini.

Perjalanan karirnya dimulai dari dunia motocross pada 2014. Setelah itu, dia sempat menjajal BMX sebelum akhirnya fokus ke balap motor.

Baca Juga: Jojo Dipecundangi Kunlavut, Tim Thomas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand

Langkahnya berlanjut ke berbagai kejuaraan seperti Junior MiniPrix, Regional MiniGP Championship, hingga Motoprix dan OnerPrix National Championship. Dari sinilah fondasi kuat sebagai pembalap kompetitif mulai terbentuk.

Namanya mulai dikenal luas saat menjadi runner-up MotoPrix 2021. Setahun kemudian, dia langsung mencuri perhatian dengan menjadi juara nasional kelas Rookie pada 2022.

Tidak berhenti di level nasional, Kiandra juga tampil di Asia Road Racing Championship kelas UB150. Dia sukses finis sebagai runner-up Asia, menegaskan kualitasnya di level regional.

Baca Juga: Kiandra Ramadhipa Menangi MotoGP Rookies di Jerez! Dukungan Veda Pratama dan Mario Aji Jadi Suntikan Mental!

Karir internasionalnya terus menanjak sejak 2023. Dia finis ketiga di Thailand Talent Cup sebelum tampil impresif di berbagai ajang Asia dan Eropa.

Pada 2024, Kiandra memperkuat Astra Honda Racing Team di kelas AP250 ARRC dan finis ketiga klasemen akhir. Ia juga bersinar di Asia Talent Cup dengan dua kemenangan dan total tiga podium.

Prestasi tersebut membawanya naik kelas ke Red Bull MotoGP Rookies Cup dan European Talent Cup pada 2025. Di Rookies Cup, dia finis peringkat kedelapan dengan satu podium di Sachsenring.

Sementara di European Talent Cup, performanya lebih menonjol dengan dua kemenangan besar. Dia menang di Magny-Cours dan Barcelona-Catalunya, sekaligus membuktikan daya saing di Eropa.

Baca Juga: Fajar/Joaquin Berduet! Daftar Pemain Indonesia vs Thailand di Babak Penyisihan Piala Thomas 2026

Kiandra dikenal memiliki gaya balap agresif namun cerdas. Ia piawai membaca momentum, terutama dalam duel ketat di lap terakhir. Sirkuit Chang Buriram di Thailand menjadi favoritnya. Karakter tikungan terakhir yang menantang dinilai cocok dengan gaya balapnya yang eksplosif.

Kini, Kiandra bersiap menghadapi tantangan berikutnya. Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 akan berlanjut ke Le Mans, Prancis, pada 9-10 Mei.

Selain itu, ia juga dijadwalkan tampil di FIM Moto3 Junior World Championship 2026 mulai 24 Mei. Ajang ini menjadi langkah penting dalam jalur menuju MotoGP.

Baca Juga: Update Hasil Kualifikasi Moto3 Spanyol 2026! Rider Indonesia Veda Ega Pratama Harus Memulai Balapan dari Posisi ke-17

Dengan dukungan Astra Honda Racing Team dan program Road to MotoGP, peluangnya terbuka lebar. Konsistensi akan menjadi kunci untuk menembus level yang lebih tinggi.

Kemenangan di Jerez bukan sekadar hasil balapan. Ini menjadi bukti nyata bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing dan bahkan menang di panggung dunia.

Nama Kiandra Ramadhipa kini mulai diperhitungkan sebagai calon bintang masa depan. Perjalanannya masih panjang, tetapi fondasi menuju puncak sudah terlihat jelas.

Baca Juga: PBSI Ungkap Alasan Turunkan Fajar/Joaquin Saat Hadapi Thailand di Thomas Cup 2026

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah