JawaPos.com – Lewis Hamilton mengungkapkan rasa frustrasinya usai mengalami insiden berputar yang menyebabkan tersingkirnya ia di sesi pertama kualifikasi sprint Formula 1 Grand Prix Belgia.
Dilansir dari laman Crash pada Sabtu (26/7), Juara dunia tujuh kali itu gagal melanjutkan sesi setelah mobilnya kehilangan kendali di tikungan terakhir sirkuit Spa-Francorchamps.
Hamilton dipastikan akan memulai sprint race dari posisi ke-18. Ia kehilangan kendali di tikungan Halte Bus pada putaran pertama.
Meskipun belum jelas apakah insiden tersebut disebabkan oleh kesalahan pembalap atau masalah mekanis pada suspensi belakang mobilnya yang baru ditingkatkan.
Hamilton mengaku kecewa dengan hasil tersebut dan menyatakan tidak banyak yang bisa dikomentari.
Pembalap asal Inggris tersebut tampak murung saat diwawancarai dan menegaskan bahwa meskipun banyak upaya telah dilakukan, hasil kualifikasi sangat mengecewakan.
“Besok adalah hari yang baru,” ungkap Lewis Hamilton seperti dikutip pada Crash.
Rekan setimnya, Charles Leclerc, mencatatkan hasil lebih baik dengan finis di posisi keempat, tertinggal 0,768 detik dari Oscar Piastri yang merebut pole position.
Leclerc maupun Hamilton tampak berhati-hati menanggapi dampak dari pembaruan suspensi belakang Ferrari yang baru diuji akhir pekan ini.
Hamilton sebelumnya menyebut mobil SF-25 masih terasa sama saat sesi uji coba terbatas di Mugello.
Hamilton menilai tidak ada perbedaan signifikan pada simulator, namun menyambut positif adanya komponen baru yang diharapkan akan membawa peningkatan bertahap, meski tidak langsung signifikan.
Sementara itu, Leclerc menegaskan bahwa pembaruan ini tidak akan secara instan membalikkan performa Ferrari.
“Saya rasa ini perubahan yang ke arah benar, tapi belum akan langsung membawa kita ke depan,” ujar Charles Leclerc seperti dikutip pada Crash, menyiratkan bahwa Ferrari masih tertinggal beberapa persepuluh detik dari rival utama seperti McLaren.