← Beranda
PSIM Yogyakarta Terpuruk, Van Gastel Targetkan Poin Perdana Saat Hadapi PSM Makassar
Andre Rizal Hanafi• Jumat, 16 Oktober 2026 | 14.54 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memberikan instruksi kepada para pemainnya di sesi latihan. (I.League)

 

JawaPos.com - PSIM Yogyakarta bertekad mengakhiri tren negatif saat menjamu PSM Makassar pada pekan kelima BRI Super League 2026/27.

Laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10) pukul 15.30 WIB itu menjadi kesempatan bagi Laskar Mataram untuk meraih kemenangan pertama musim ini.

PSIM sedang berada dalam situasi sulit setelah gagal meraih hasil maksimal dalam empat pertandingan awal.

Tim asuhan Jean-Paul van Gastel baru mengumpulkan satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Persita Tangerang pada laga kandang.

Setelah itu, PSIM harus menelan tiga kekalahan beruntun. Mereka takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya, kalah 1-2 saat bertandang ke markas Madura United, kemudian dibantai Persija Jakarta dengan skor 0-4 di kandang sendiri.

Rentetan hasil tersebut membuat PSIM terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara, atau masuk zona tiga terbawah dari 18 tim peserta.

Meski kompetisi masih panjang, tambahan poin menjadi kebutuhan mendesak bagi Laskar Mataram agar tidak semakin tertinggal dari para pesaingnya.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, memastikan kondisi pemainnya cukup baik menjelang pertandingan melawan PSM.

Ia juga mengaku sudah berbicara dengan para pemain setelah kekalahan telak dari Persija untuk membahas sejumlah hal yang perlu dibenahi.

“Bicara tentang persiapan, kondisi pemain kita bagus, semua pemain sudah siap untuk laga besok. Dan setelah kekalahan dari laga lawan Persija lalu, saya sudah menemui para pemain dan berbicara banyak hal dengan pemain,” ujar Van Gastel, Kamis (15/10).

Pelatih asal Belanda tersebut juga memahami keresahan suporter terhadap performa tim.

Menurutnya, hasil yang diraih PSIM sejauh ini memang belum sesuai harapan, sehingga kekhawatiran dari pendukung merupakan hal yang bisa dimengerti.

“Saya paham dengan kekhawatiran yang mereka rasakan. Kami telah memainkan empat laga dan baru bisa meraih satu poin. Kami juga punya kekhawatiran yang sama. Saya sepenuhnya bisa paham adanya kekhawatiran dari suporter,” katanya.

Van Gastel menegaskan bahwa timnya terus melakukan evaluasi untuk memperbaiki penampilan.

Ia berusaha mencari solusi atas kekurangan yang terlihat dalam pertandingan sebelumnya agar PSIM bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya.

“Tentu saja kami ingin mendapat poin sesegera mungkin. Dan kami sadar situasi ini, baik para pemain, staf, maupun saya sendiri. Kami tahu bahwa kami harus segera mendapat poin,” pungkasnya.

Menghadapi PSM Makassar, PSIM membutuhkan penampilan yang lebih solid agar bisa memutus tren buruk. Dukungan suporter di Stadion Sultan Agung diharapkan turut membantu Laskar Mataram mengakhiri paceklik poin dan kembali menemukan kepercayaan diri.

EDITOR: Banu Adikara