← Beranda
Madura United Hattrick Kemenangan! Jersey Baru Laris Manis Diserbu Suporter
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 25 September 2026 | 13.51 WIB
Jersey baru Madura United FC langsung diburu suporter setelah tim mencatat hattrick kemenangan pada tiga laga awal Super League 2026/2027. (Madura United)

 

JawaPos.com — Madura United FC mencatat hattrick kemenangan pada tiga laga awal Super League 2026/2027, sekaligus memicu antusiasme suporter memburu jersey baru.

Sejak tersedia di distro resmi di kompleks Kantor Madura United, Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, sebanyak 84 jersey telah terjual hingga Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Alasan Suporter Borong Jersey Baru Madura United

Jersey Baru Madura United Langsung Diburu Suporter

Antusiasme suporter Madura United FC terhadap jersey anyar terlihat sejak laga kandang pertama melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Suporter yang hendak melorengkan stadion disebut berbondong-bondong mampir ke distro resmi untuk membeli jersey yang digunakan Laskar Sape Kerrab pada Super League 2026/2027.

Manajer Distro Madura United, Badruddin, mengatakan penjualan jersey langsung mendapatkan respons tinggi setelah stok tersedia di toko resmi. "Antusiasnya suporter sangat tinggi," kata Badruddin, Rabu (23/9/2026).

“Sejak kami ready stok di distro, lawan Persijap, mereka berbondong-bondong ke sini untuk beli jersey baru.”

Menurut Badruddin, penjualan tersebut berlangsung sejak Jumat pekan lalu hingga Rabu (23/9/2026), dengan total 84 jersey sudah berpindah tangan.

Sebagian besar dari produk yang terjual merupakan jersey baru Madura United FC untuk kompetisi musim 2026/27.

Baca Juga: Jersey Baru Madura United Laris Manis, 84 Pcs Terjual dalam Sepekan

Jersey Away Warna Putih Jadi Favorit

Dari tiga jenis jersey baru yang tersedia, jersey tandang berwarna putih menjadi produk paling banyak diburu suporter Madura United FC.

Jersey tersebut dibanderol dengan harga Rp 550 ribu dan sudah digunakan ketika Madura United FC menghadapi PSS.

Badruddin menyebut jersey putih memiliki daya tarik paling besar dibandingkan dua jenis jersey lainnya yang juga tersedia di distro resmi. "Kalau yang terbanyak terjual itu yang putih, jersey away, yang digunakan saat lawan PSS," tuturnya.

Jersey away Madura United FC tidak sekadar mengandalkan kombinasi warna, tetapi membawa unsur khas Pulau Madura dalam desainnya.

Struktur geometri berbentuk petak pada bagian jersey terinspirasi dari tambak garam, salah satu identitas yang lekat dengan kehidupan masyarakat Madura.

Baca Juga: Gali Freitas Kembali ke Timnas Timor Leste, Tampil Konsisten di Madura United

Terinspirasi Tambak Garam, Punya Makna Perjuangan

Pola simetris pada jersey away Madura United FC menggambarkan fondasi kokoh, disiplin, dan keteraturan yang diharapkan tercermin dalam permainan tim.

Desain tersebut juga menghubungkan identitas klub dengan aktivitas para petani garam yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Madura.

Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, menjelaskan setiap detail pada jersey memiliki makna tersendiri, terutama terkait perjuangan dan kerja keras masyarakat Madura.

"Setiap petak dalam desain jersey away menggambarkan garis perjuangan sekaligus kerja keras para petani garam yang dengan sabar mengolah tanah hingga menghasilkan kristal garam yang bernilai," jelas Annisa Zhafarina.

Gradasi merah-hitam kemudian digunakan untuk memperkuat kesan tangguh sekaligus menghadirkan nuansa premium pada jersey tersebut.

"Gradasi merah-hitam kemudian memperkuat kesan ketangguhan dan pijakan yang kuat, sekaligus memberikan nuansa premium pada jersey," lanjut Annisa.

Baca Juga: Jeda FIFA Matchday, Madura United Liburkan Tim 9 Hari: Senin Depan Mulai Latihan Lagi

Hattrick Kemenangan Ikut Dongkrak Antusiasme

Tingginya minat terhadap jersey baru Madura United FC juga tidak terlepas dari performa tim pada awal Super League 2026/2027.

Dalam tiga pertandingan pertama, Laskar Sape Kerrab mampu mengamankan hattrick kemenangan sehingga start kompetisi berjalan sesuai harapan tim dan suporter.

Annisa Zhafarina melihat hasil positif tersebut ikut memberikan energi tambahan bagi antusiasme suporter terhadap produk resmi klub.

Nisa memprediksi tingginya minat terhadap jersey baru tidak terlepas dari hasil impresif Madura United FC yang meraih tiga kemenangan dari tiga laga awal.

Fenomena tersebut membuat jersey bukan hanya menjadi perlengkapan pendukung tim ketika pertandingan berlangsung, tetapi juga bagian dari ekspresi identitas suporter.

Dengan 84 jersey terjual sejak Jumat pekan lalu hingga Rabu (23/9/2026), respons awal terhadap apparel baru Madura United FC menunjukkan gairah suporter sedang ikut terdorong oleh performa positif tim di lapangan.

EDITOR: Banu Adikara