JawaPos.com — Persebaya Surabaya diprediksi mampu mengalahkan PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Green Force berpeluang memanfaatkan dukungan Bonek dan kualitas lini serang untuk meraih kemenangan perdana setelah bermain 1-1 melawan Bhayangkara FC.
Persebaya Surabaya memang belum menunjukkan performa terbaik pada laga pembuka.
Tim asuhan Bernardo Tavares hanya mampu bermain imbang 1-1 di markas Bhayangkara FC pada 5 September lalu, setelah permainan mereka mengalami penurunan cukup signifikan pada babak kedua.
Sebaliknya, PSIM Yogyakarta juga datang ke Surabaya dengan modal satu poin.
Laskar Mataram bermain imbang 1-1 ketika menjamu Persita Tangerang, meski sempat berada dalam situasi sulit sebelum Adrian Purzycki mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-84.
Baca Juga: Prediksi Skor PSM Makassar vs Arema FC di Super League: Kans Singo Edan Curi Poin di B.J. Habibie
Mengapa Persebaya Surabaya lebih diunggulkan?
Persebaya Surabaya memiliki keuntungan besar karena tampil di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dukungan Bonek diperkirakan membuat Green Force tampil lebih agresif sejak menit awal sekaligus meningkatkan tekanan kepada PSIM Yogyakarta.
Secara rekor pertemuan, Persebaya Surabaya juga memiliki modal positif.
Dalam lima pertemuan terakhir, Green Force mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, termasuk kemenangan telak 3-0 atas PSIM Yogyakarta pada 25 Januari 2026.
Namun, Bernardo Tavares tetap memiliki pekerjaan rumah.
Persebaya Surabaya hanya mencatat 11 tendangan ketika bermain 1-1 melawan Bhayangkara FC, sekaligus memperlihatkan masih terbatasnya kreativitas untuk menghasilkan peluang bersih.
Baca Juga: Jean-Paul van Gastel Tak Goyah Hadapi Teror Bonek! PSIM Siap Kejutkan Persebaya Surabaya Lagi
Kehadiran Saddil Ramdani bisa menjadi pembeda.
Pemain berusia 27 tahun tersebut diprediksi langsung mengisi lini serang dan memberikan alternatif baru setelah Malik Risaldi tidak menjadi pilihan utama dalam skema yang diproyeksikan.
PSIM Yogyakarta punya masalah di lini depan
PSIM Yogyakarta sebenarnya mampu tampil dominan ketika menghadapi Persita Tangerang.
Sayangnya, dominasi tersebut belum sejalan dengan efektivitas penyelesaian akhir karena akurasi tendangan Laskar Mataram hanya mencapai 33 persen.
Adrian Dalmau menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu memperbaiki persoalan tersebut.
Penyerang tersebut belum tampil optimal pada pertandingan pertama sehingga PSIM Yogyakarta masih membutuhkan peningkatan signifikan di depan gawang.
Di sisi lain, Adrian Purzycki memberikan suntikan energi bagi lini tengah. Pemain berusia 29 tahun itu tidak hanya mampu menjalankan tugas bertahan, tetapi juga memiliki mobilitas untuk membantu serangan.
Duet Purzycki dan Ze Valente diprediksi menjadi pusat permainan PSIM Yogyakarta.
Keduanya harus mampu menjaga keseimbangan sekaligus keluar dari tekanan Persebaya Surabaya jika ingin membawa pulang poin dari Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Bernardo Tavares Tak Ingin Mimpi Buruk Terulang! Waspada Ledakan PSIM di Kandang Persebaya
Perkiraan susunan pemain Persebaya dan PSIM
Persebaya Surabaya diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-3-3 dengan Ernando Ari sebagai penjaga gawang.
Arief Catur, Yuran Fernandes, Walber Mota, dan Jefferson Silva berpotensi mengisi lini belakang, sementara Rachmat Irianto, Risto Mitrevski, serta Francisco Rivera bermain di tengah.
Saddil Ramdani, Yann Mabella, dan Miguel Pereira diprediksi menjadi trisula lini depan. Kombinasi tersebut memberi Bernardo Tavares sejumlah opsi untuk menyerang dari sisi sayap sekaligus membuka ruang bagi pemain di tengah.
PSIM Yogyakarta kemungkinan turun dengan formasi 4-2-3-1. Cahya Supriadi berada di bawah mistar, dengan Raka Cahyana, Ramos Mingo, Jop van der Avert, dan Ondrej Rudzan mengawal pertahanan.
Ze Valente dan Adrian Purzycki diproyeksikan menjadi gelandang bertahan. Ezequiel Vidal, Savio Sheva, serta Riyatno Abiyoso menopang Adrian Dalmau sebagai penyerang utama.
Baca Juga: Jelang Persebaya vs PSIM, Bernardo Tavares Minta Green Force Belajar dari Kekalahan Musim Lalu
Head to head dan performa lima laga terakhir
Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta pada Januari 2026.
Sebelumnya, PSIM Yogyakarta menang 1-0 di kandang Persebaya Surabaya pada Agustus 2025, sedangkan tiga pertemuan lain menghasilkan kemenangan Green Force 1-0, 2-1, dan hasil imbang 1-1.
Persebaya Surabaya juga membawa catatan lima pertandingan yang cukup positif.
Setelah menang 2-1 atas Port FC, Green Force mengalahkan Arema FC 1-0, bermain imbang 1-1 melawan Persib Bandung sebelum menang lewat adu penalti 6-5, menang 1-0 atas Penang FC, lalu bermain 1-1 kontra Bhayangkara FC.
PSIM Yogyakarta mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir.
Mereka menang atas Madura United 2-1 dan Java United 2-0, tetapi kalah dari Persib Bandung 0-1 serta Arema FC 1-3 sebelum bermain 1-1 dengan Persita Tangerang.
Dengan keunggulan kandang, kualitas materi pemain, serta tambahan Saddil Ramdani, Persebaya Surabaya lebih layak difavoritkan.
PSIM Yogyakarta berpotensi memberikan perlawanan, tetapi efektivitas lini depan menjadi persoalan yang bisa dimanfaatkan Green Force.
Prediksi skor: Persebaya Surabaya 2-0 PSIM Yogyakarta.