← Beranda
Jean-Paul van Gastel Tak Goyah Hadapi Teror Bonek! PSIM Siap Kejutkan Persebaya Surabaya Lagi
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 13 September 2026 | 13.58 WIB
Jean-Paul van Gastel memimpin PSIM Yogyakarta menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (PSIM)

 

JawaPos.com — PSIM Yogyakarta siap menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (13/9/2026) pukul 19.00 WIB, dengan target membawa pulang poin.

Jean-Paul van Gastel tak gentar dengan tekanan ribuan Bonek dan justru menjadikan atmosfer laga tandang perdana Super League 2026/2027 sebagai motivasi bagi PSIM Yogyakarta.

Baca Juga: Bernardo Tavares Tak Ingin Mimpi Buruk Terulang! Waspada Ledakan PSIM di Kandang Persebaya

Van Gastel Antusias Hadapi Tekanan di GBT

Jean-Paul van Gastel menyambut antusias pertandingan tandang pertama PSIM Yogyakarta musim ini saat menghadapi Persebaya Surabaya di GBT.

Pelatih asal Belanda tersebut menilai duel di Surabaya menjadi kesempatan bagus bagi timnya untuk kembali menunjukkan kemampuan setelah hanya bermain imbang pada pekan pertama.

“Ini adalah pertandingan bagus untuk mengawali kembali laga tandang pertama kami di Surabaya, sama seperti musim lalu,” ucap Van Gastel, Sabtu (12/9/2026).

Van Gastel juga memastikan persiapan PSIM Yogyakarta berjalan dengan baik melalui latihan intensif sebelum bertolak ke Surabaya.

Kehadiran ribuan suporter Persebaya Surabaya di GBT justru dinilai bisa menjadi tambahan motivasi bagi para pemain PSIM Yogyakarta untuk tampil maksimal.

“Saya sangat menantikan untuk bermain di stadion seperti ini dengan banyak penggemar, saya sangat antusias berada di sini, persiapan kami sejauh ini juga cukup baik,” tegas Van Gastel.

Baca Juga: Jelang Persebaya vs PSIM, Bernardo Tavares Minta Green Force Belajar dari Kekalahan Musim Lalu

PSIM Yogyakarta Tak Mau Kehilangan Poin Lagi

PSIM Yogyakarta datang dengan misi memperbaiki hasil pada pertandingan perdana Super League 2026/2027.

Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, pekan lalu, tim dengan warna kebesaran biru tersebut harus puas bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang.

Hasil tersebut membuat PSIM Yogyakarta belum mampu mengawali kompetisi dengan kemenangan.

Karena itu, pertandingan melawan Persebaya Surabaya menjadi kesempatan bagi skuad Laskar Mataram untuk mencuri poin sekaligus membangun momentum positif pada awal musim.

Manajer PSIM Yogyakarta Iksan Mahar menyebut timnya datang ke Surabaya dengan membawa 25 pemain.

Hanya Athaullah Daib yang tidak ikut dalam rombongan, sehingga PSIM Yogyakarta memiliki opsi pemain yang cukup lengkap untuk menghadapi tekanan di GBT.

“Kami datang ke Surabaya membawa 25 pemain, hampir semua pemain ikut kecuali Athaullah Daib. Harapannya semoga kami bisa meraih hasil maksimal dan mengulang kemenangan musim lalu,” ungkap Iksan.

Baca Juga: PSIM Bawa 25 Pemain ke Surabaya, Pede Tantang Persebaya di GBT

Modal Manis di GBT Jadi Suntikan Kepercayaan Diri

PSIM Yogyakarta memiliki memori positif saat bermain di markas Persebaya Surabaya. Pada musim 2025/2026, PSIM Yogyakarta sukses mencuri kemenangan 1-0 di GBT pada laga pembuka kompetisi.

Gol tunggal kemenangan PSIM Yogyakarta ketika itu dicetak Ezequiel Vidal melalui sundulan.

Hasil tersebut menjadi modal psikologis bagi skuad Laskar Mataram sebelum kembali menginjakkan kaki di GBT pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Catatan kemenangan tersebut juga membuat PSIM Yogyakarta memiliki alasan untuk percaya diri.

Namun, situasi musim ini berbeda karena Persebaya Surabaya datang dengan motivasi tinggi setelah gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka.

Baca Juga: Persebaya Tak Boleh Kehilangan Poin Kontra PSIM, Jefferson Silva Kirim Pesan ke Bonek

Persebaya Surabaya Incar Tiga Poin Perdana

Persebaya Surabaya juga memiliki target besar dalam pertandingan kandang kali ini.

Green Force memburu tiga poin perdana setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama Super League 2026/2027.

Hasil imbang tersebut didapat Persebaya Surabaya ketika menjalani laga tandang di Bandar Lampung.

Kini, kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri membuat Persebaya Surabaya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan sekaligus mengakhiri penantian tiga poin pertama musim ini.

Pertemuan kedua tim pun dipastikan memiliki tensi tersendiri karena PSIM Yogyakarta datang membawa kenangan kemenangan 1-0 di GBT pada musim lalu.

Jean-Paul van Gastel tidak gentar menghadapi atmosfer panas markas Persebaya Surabaya, sementara skuadnya bertekad membuktikan kemenangan musim lalu bukan sekadar kejutan.

Dengan persiapan yang disebut berjalan baik dan 25 pemain dibawa ke Surabaya, PSIM Yogyakarta memiliki bekal untuk kembali membuat kejutan.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya tentu tak ingin kembali kehilangan poin di GBT saat ribuan Bonek menantikan kemenangan kandang pertama musim ini.

EDITOR: Banu Adikara