JawaPos.com — Persebaya Surabaya memburu kemenangan saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026) malam.
Misi tiga poin menjadi penting bagi Green Force setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pembuka, sekaligus untuk menebus kekalahan kandang musim lalu.
Baca Juga: Jelang Persebaya vs PSIM, Bernardo Tavares Minta Green Force Belajar dari Kekalahan Musim Lalu
Persebaya Surabaya Tak Mau Kesalahan Lama Terulang
Persebaya Surabaya memiliki alasan kuat untuk tampil maksimal ketika PSIM Yogyakarta datang ke Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Tim asal Yogyakarta itu pernah memberikan mimpi buruk kepada Green Force dengan mencuri kemenangan 1-0 di kandang Persebaya Surabaya pada musim lalu.
Kekalahan tersebut semakin membekas karena PSIM Yogyakarta mencetak gol kemenangan ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir melalui Ezequiel Vidal.
Situasi itu menjadi peringatan bagi Green Force agar tidak kehilangan konsentrasi hingga peluit panjang saat kembali menghadapi lawan yang sama di musim baru.
Pertemuan kali ini juga datang ketika Persebaya Surabaya membutuhkan tambahan tiga poin setelah hasil kurang maksimal pada pekan pertama.
Green Force hanya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC sehingga kemenangan di kandang menjadi target penting untuk memperbaiki posisi sekaligus membangun momentum awal kompetisi.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan timnya tidak pernah memasuki pertandingan dengan target selain kemenangan.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, hasil akhir memang tidak bisa dipastikan sebelum pertandingan berlangsung, tetapi persiapan harus selalu diarahkan untuk mendapatkan tiga poin.
"Kami tidak pernah bersiap untuk kalah atau bermain imbang, kami selalu bersiap untuk menang. Jadi, harapan kami selalu untuk memenangkan pertandingan," ujar pelatih Bernardo Tavares.
Baca Juga: PSIM Bawa 25 Pemain ke Surabaya, Pede Tantang Persebaya di GBT
Bernardo Tavares Soroti Hasrat Meraih Tiga Poin
Bernardo Tavares tidak ingin Persebaya Surabaya sekadar mengandalkan status sebagai tuan rumah ketika menghadapi PSIM Yogyakarta.
Ia meminta para pemain menunjukkan keinginan lebih besar untuk memenangkan pertandingan sejak menit awal karena kualitas lawan membuat Green Force tidak boleh bermain setengah hati.
"Saya tidak bisa memprediksi berapa banyak pertandingan yang akan kami kalahkan atau menangkan, karena jika saya bilang kami akan kalah lima, enam, atau tujuh kali, saya tidak punya bukti untuk mendukung ucapan itu," imbuhnya.
“Yang bisa saya sampaikan adalah kami bekerja keras untuk memenangkan pertandingan.”
Pernyataan tersebut menunjukkan pendekatan Bernardo Tavares yang memilih fokus pada proses ketimbang membuat prediksi mengenai hasil sepanjang musim.
Pelatih berusia 46 tahun itu ingin para pemain Persebaya Surabaya menjadikan kerja keras dan keinginan meraih kemenangan sebagai modal utama ketika menghadapi PSIM Yogyakarta.
"Mari kita bekerja keras dan tunjukkan di lapangan bahwa kita lebih menginginkan tiga poin itu dibandingkan tim lawan. Karena mereka adalah tim yang tangguh," kata pelatih asal Portugal itu.
Bernardo Tavares juga memberikan penilaian tinggi terhadap PSIM Yogyakarta yang akan menjadi lawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pengalaman musim lalu ketika PSIM Yogyakarta menang 1-0 melalui gol Ezequiel Vidal pada menit-menit akhir membuat Green Force memiliki alasan tambahan untuk menjaga fokus sepanjang laga.
Baca Juga: Persebaya Tak Boleh Kehilangan Poin Kontra PSIM, Jefferson Silva Kirim Pesan ke Bonek
PSIM Yogyakarta Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan
Persebaya Surabaya dituntut bermain lebih agresif sekaligus menunjukkan determinasi sejak awal pertandingan.
Bernardo Tavares menilai PSIM Yogyakarta merupakan tim tangguh sehingga setiap pemain harus memperlihatkan hasrat yang kuat jika ingin mengamankan tiga poin di kandang.
"Mereka tim yang sulit dihadapi, dan jika kita tidak menunjukkan di lapangan bahwa kita lebih berhasrat meraih kemenangan daripada mereka, mungkin kita tidak akan bisa mendapatkan tiga poin tersebut," sambungnya.
Pesan Bernardo Tavares sekaligus menjadi pengingat bagi Persebaya Surabaya setelah hasil imbang 1-1 pada pekan pertama.
Green Force tidak boleh kembali kehilangan momentum karena PSIM Yogyakarta sudah membuktikan musim lalu mampu menghukum kelengahan pada fase akhir pertandingan.
Laga Minggu malam nanti juga menjadi pertandingan kandang perdana Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027.
Dukungan publik Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan bisa menjadi energi tambahan bagi Green Force untuk mengawali perjalanan kandang dengan hasil positif setelah sebelumnya hanya membawa pulang satu poin dari pertandingan pembuka.
Baca Juga: Saddil Ramdani Tak Kesulitan Beradaptasi di Persebaya, Siap Debut Hadapi PSIM
Arief Catur Siap Berikan yang Terbaik
Bek Persebaya Surabaya Arief Catur Pamungkas memastikan persiapan tim berjalan dengan baik menjelang duel kontra PSIM Yogyakarta.
Ia bersama rekan-rekannya berusaha memaksimalkan setiap sesi latihan agar kondisi tim semakin siap menghadapi pertandingan kandang pada pekan kedua.
"Semoga memberikan hasil yang terbaik untuk awal di home ini. Ya, kalau untuk saya sendiri sebagai pemain, akan memberikan yang terbaik di laga home, juga setiap pertandingan ke pertandingan yang lain," pungkasnya.
Tekad Arief Catur sejalan dengan tuntutan Bernardo Tavares yang ingin melihat Persebaya Surabaya memperlihatkan keinginan lebih besar untuk meraih kemenangan.
Setelah hasil 1-1 pada pekan pertama dan pengalaman kalah 0-1 dari PSIM Yogyakarta musim lalu, Green Force kini memiliki dua alasan kuat untuk tampil habis-habisan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kemenangan bukan sekadar soal mengamankan tiga poin bagi Persebaya Surabaya, tetapi juga kesempatan menghapus mimpi buruk yang pernah terjadi di hadapan pendukung sendiri.
Jika mampu menjaga fokus hingga akhir laga, Green Force berpeluang membuka rangkaian pertandingan kandang Super League 2026/2027 dengan hasil yang lebih meyakinkan.