← Beranda
Jelang Hadapi PSIM Yogyakarta! Persebaya Surabaya Pantau Kebugaran Pemain Usai Perjalanan Panjang
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 10 September 2026 | 13.27 WIB
Pelatih fisik Persebaya Surabaya Diogo Carvalho memantau kondisi kebugaran pemain melalui tes CMJ jelang menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya langsung memantau kondisi kebugaran pemain setelah menjalani perjalanan panjang dari Lampung sebagai persiapan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026).

Setelah bermain 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama Super League 2026/2027.

Skuad Green Force kembali berlatih pada Rabu (9/9/2026) dengan fokus utama memastikan pemain siap menghadapi laga berikutnya.

Baca Juga: Kesampingkan Target Pribadi! Saddil Ramdani Fokus Bantu Persebaya Surabaya Raih Gelar Juara

Bagaimana kondisi pemain Persebaya Surabaya setelah laga di Lampung?

Kondisi fisik pemain Persebaya Surabaya secara umum cukup baik setelah menjalani laga dan perjalanan panjang dari Lampung ke Surabaya.

Pelatih fisik Persebaya Surabaya Diogo Carvalho tetap melakukan pemantauan secara individual karena respons setiap pemain terhadap beban pertandingan dan perjalanan bisa berbeda.

Sebelum memulai sesi latihan di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, seluruh pemain menjalani pemeriksaan body composition dan Countermovement Jump (CMJ).

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah skuad mendapatkan waktu istirahat selama tiga hari usai bermain 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (5/9/2026).

"Secara keseluruhan, kondisi fisik pemain cukup baik," jelas Coach Diogo.

“Hasil tes CMJ memberi kami gambaran mengenai kondisi neuromuskular pemain, termasuk bagaimana tubuh mereka merespons pertandingan dan perjalanan panjang dari Lampung.”

Perjalanan pulang memang menjadi tantangan tambahan bagi skuad Green Force setelah rencana penerbangan mengalami perubahan akibat kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau.

Rombongan kemudian menempuh perjalanan melalui jalur darat dari Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni, menyeberang ke Merak, melanjutkan perjalanan ke Jakarta, sebelum bertolak ke Surabaya menggunakan bus.

Baca Juga: Sambut Brajamusti dan The Maident di GBT! Panpel Persebaya Ajak Bonek Sebarkan Energi Positif

Mengapa tes CMJ penting untuk pemain?

Tes CMJ digunakan tim pelatih Persebaya Surabaya untuk melihat kondisi neuromuskular pemain, terutama kemampuan menghasilkan gaya dan daya melalui tungkai bawah.

Hasil pemeriksaan tersebut kemudian dibandingkan dengan baseline atau kondisi acuan masing-masing pemain untuk melihat kemungkinan penurunan performa.

"CMJ merupakan tes sederhana, tetapi sangat berguna untuk mengukur performa neuromuskular," kata Diogo.

“Dari tes ini, kami bisa melihat kemampuan pemain dalam menghasilkan gaya dan daya, terutama melalui tungkai bawah.”

Menurut Diogo, perbandingan dengan baseline menjadi penting untuk mengetahui apakah seorang pemain menunjukkan tanda kelelahan setelah pertandingan dan perjalanan.

Penurunan performa dari kondisi acuan bisa menjadi indikasi proses pemulihan pemain belum sepenuhnya tuntas.

"Hasil hari ini kemudian kami bandingkan dengan baseline masing-masing pemain," imbuhnya.

“Dari situ, kami bisa melihat apakah ada penurunan performa yang berpotensi menjadi tanda kelelahan atau proses pemulihan yang belum sepenuhnya tuntas.”

Meski demikian, hasil CMJ tidak menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan program latihan.

Tim pelatih menggabungkan data tersebut dengan kondisi kesehatan, tingkat kelelahan yang dirasakan pemain, beban latihan, serta jumlah menit bermain.

Baca Juga: Ayo Hijaukan GBT! Bernardo Tavares Minta Bonek-Bonita Bantu Persebaya Tumbangkan PSIM

Bagaimana Persebaya Surabaya mengatur beban latihan?

Persebaya Surabaya tidak menyamaratakan beban latihan seluruh pemain setelah pertandingan pertama musim ini.

Pemain dengan menit bermain tinggi memiliki kebutuhan pemulihan berbeda dibandingkan pemain yang hanya mendapatkan waktu bermain lebih sedikit.

"Secara keseluruhan tidak ada perubahan signifikan yang mengkhawatirkan. Kami juga tidak menjadikan hasil CMJ sebagai satu-satunya acuan," tandas Diogo.

Tim pelatih juga menggunakan data pertandingan, GPS, hasil CMJ, umpan balik kondisi pemain, hingga pengamatan langsung sebagai bahan evaluasi.

Berbagai indikator tersebut membantu tim menentukan stimulus latihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing penggawa Green Force.

"Kami menggunakan berbagai data, mulai dari data pertandingan, GPS, hasil CMJ, umpan balik kondisi pemain, hingga pengamatan langsung tim pelatih," jelas pelatih berusia 29 tahun tersebut.

“Semua itu kami gunakan untuk menyesuaikan beban latihan.”

Dengan waktu persiapan menuju pertandingan berikutnya yang relatif singkat, latihan diarahkan untuk menjaga kebugaran sekaligus memastikan pemain tidak menerima beban berlebihan.

Targetnya bukan sekadar meningkatkan kondisi fisik, tetapi menjaga mobilitas dan kesiapan neuromuskular setelah melewati perjalanan panjang.

"Target kami sederhana. Pemain harus menyelesaikan sesi latihan dengan kondisi yang lebih baik dibandingkan ketika mereka tiba," kata Diogo.

Persebaya Surabaya bersiap menjamu PSIM Yogyakarta

Persebaya Surabaya kini memiliki waktu beberapa hari untuk mematangkan persiapan sebelum menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (13/9/2026), sekaligus menjadi kesempatan pertama Green Force tampil di kandang pada musim baru.

Fokus utama tim pelatih adalah memastikan pemain memasuki pertandingan dalam kondisi segar dan siap menjalankan tuntutan permainan dengan intensitas tinggi.

Proses pemulihan menjadi bagian penting karena jeda antarlaga harus dimanfaatkan secara optimal setelah pertandingan pembuka dan perjalanan dari Lampung.

"Tujuan akhirnya adalah memastikan pemain datang ke pertandingan berikutnya dalam kondisi segar, sudah pulih, dan siap bermain dengan intensitas tinggi," pungkas Diogo.Nama Penulis: MOCH. RIZKY PRATAMA PUTRA - mochrizkypp@outlook.com

Rubrik/Kanal: Sepak Bola Indonesia

Tagging: Persebaya Surabaya, Super League, PSIM Yogyakarta, tes CMJ, kebugaran pemain

EDITOR: Banu Adikara