JawaPos.com - Pemain baru PSIM Jogjakarta asal Polandia Adrian Purzycki tampil apik di laga debutnya pada pekan pertama BRI Super League 2026/27.
Gelandang asal Polandia itu langsung memberikan kontribusi penting setelah mencetak gol penyama kedudukan saat menghadapi Persita Tangerang.
Pertandingan PSIM melawan Persita berlangsung di laga pekan pertama, Sabtu (5/9). Laskar Mataram sempat tertinggal lebih dulu sebelum Adrian Purzycki mencetak gol yang membuat skor berubah menjadi 1-1.
Baca Juga: Hasil Super League 2026/2027: PSIM Yogyakarta Berbagi Poin dengan Persita Tangerang di HUT ke-97
Gol tersebut terasa spesial bagi Adrian karena menjadi penanda debutnya di kompetisi sepak bola Indonesia. Pemain bernomor punggung 13 itu mengaku senang bisa langsung memberikan kontribusi untuk tim barunya.
“Menurut saya, dari segi penampilan sebagai pemain, ini jelas merupakan pertandingan pertama saya di sini. Jadi, saya menantikan pertandingan berikutnya. Saya pikir kami akan berjuang untuk mendapatkan tiga poin,” kata Adrian.
Meski mencetak gol, Adrian menilai masih ada proses yang harus dijalani untuk bisa semakin menyatu dengan permainan PSIM. Salah satu hal yang perlu dia sesuaikan adalah kondisi lapangan yang menurutnya memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan tempat dia bermain sebelumnya.
Namun, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut tidak ingin menjadikan hal itu sebagai kendala. Menurutnya, rutinitas latihan bersama rekan-rekan setim akan membantu proses adaptasinya berjalan lebih cepat.
“Semakin sering kita berlatih bersama setiap hari, proses penyesuaian akan menjadi semakin mudah bagi saya ke depannya,” ujarnya.
Adrian juga menggambarkan pertandingan melawan Persita sebagai laga yang cukup ketat. Menurutnya, PSIM harus memiliki kesabaran lebih ketika menghadapi situasi seperti itu karena lawan akan berusaha memanfaatkan kesalahan sekecil apa pun.
“Dalam pertandingan seperti ini kita harus sedikit lebih sabar karena lawan sedang menunggu kesalahan kita secara terus menerus,” ucapnya.
Pada laga tersebut, Adrian dipercaya bermain selama 90 menit penuh oleh pelatih Jean-Paul van Gastel. Kepercayaan tersebut menunjukkan peran penting yang mulai diberikan kepada pemain berusia 29 tahun tersebut.
Kini, Adrian dan PSIM harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Laskar Mataram dijadwalkan bertandang ke Surabaya untuk menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9).
Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Adrian untuk kembali menunjukkan kemampuannya sekaligus membantu PSIM memburu tiga poin perdana pada musim ini.