← Beranda
Njaga Marwah, Ngrumat Sejarah! PSIM Jogja Launching Tim di Stadion Sultan Agung
Andre Rizal HanafiKamis, 27 Agustus 2026 | 04.07 WIB
PSIM Jogjakarta segera melakukan launching tim untuk Super League 2026/2027. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSIM Jogja bersiap memperkenalkan kekuatan mereka untuk menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional musim 2026/27. Laskar Mataram akan menggelar agenda peluncuran tim di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8/2026).

Dalam acara tersebut, PSIM Jogja akan memperkenalkan seluruh pemain, jajaran ofisial, sekaligus seragam anyar yang bakal digunakan untuk mengarungi musim baru. Agenda ini menjadi salah satu rangkaian penting sebelum kompetisi resmi dimulai.

Menariknya, PSIM mengusung tema ‘Njaga Marwah, Ngrumat Sejarah’ dengan kampanye #HonorTheLegacy. Tema tersebut dipilih sebagai gambaran identitas sekaligus semangat klub dalam menghadapi persaingan di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Bukan Soal Hasil, Van Gastel Ungkap Masalah PSIM Jogja usai Uji Coba Lawan Garudayaksa

Partnership and Activation PSIM Jogja, Benedictus Osa Insdrawan, menjelaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan untuk menyambut musim baru. Ada pesan mengenai identitas dan sejarah klub yang ingin terus dibawa oleh seluruh elemen PSIM.

“Makna dari tema ‘Njaga Marwah, Ngrumat Sejarah’ dan hastag campaign #HonorTheLegacy adalah sebuah penegasan identitas,” ujar Osa.

Menurutnya, PSIM ingin menjalani musim 2026/27 dengan tetap menjunjung harga diri sebagai klub yang memiliki perjalanan panjang dalam sepak bola nasional. Di sisi lain, nilai-nilai budaya Yogyakarta juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas Laskar Mataram.

Baca Juga: Stadion Sultan Agung Siap Sambut Musim Baru, PSIM Jogja Kantongi Nilai Risk Assessment 74,92 Persen

PSIM ingin perjuangan di kompetisi musim baru tidak hanya berbicara mengenai hasil pertandingan. Setiap pemain dan elemen tim diharapkan memahami sejarah panjang klub serta membawa nilai tersebut dalam setiap langkah mereka.

“Keduanya membawa satu pesan tegas bahwa PSIM Jogja melangkah dan bertarung di kasta tertinggi hari ini dengan membawa harga diri sebagai klub yang punya sejarah panjang dalam sepakbola nasional, sekaligus berkomitmen menjaga nilai luhur budaya Jogja dan memori setiap orang yang terlibat di dalamnya,” jelas Osa.

Jejak PSIM sejak era perserikatan pun menjadi bagian penting dari semangat tersebut. Sejarah panjang klub diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk menghadapi tantangan musim baru.

“Derap langkah PSIM adalah tentang bagaimana kita membawa refleksi dari sejarah panjang di masa lalu untuk menaklukkan tantangan hari ini, dan masa depan,” katanya.

Peluncuran tim di Stadion Sultan Agung juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara klub dan suporter. PSIM mengajak para pendukung hadir langsung untuk memberikan dukungan, energi positif, serta doa restu sebelum Laskar Mataram memulai perjuangan di musim 2026/27.

EDITOR: Banu Adikara