← Beranda
Van Gastel Beberkan Evaluasi Uji Coba Perdana PSIM Jogja, Fokus Adaptasi dan Kondisi Fisik Pemain
Andre Rizal HanafiMinggu, 2 Agustus 2026 | 16.51 WIB
Van Gastel sudah kantongi kelemahan Persebaya Surabaya jelang hadapi timnya PSIM Yogyakarta. (PSIM)

 

JawaPos.com - PSIM Jogja mulai memanaskan mesin menjelang bergulirnya Super League 2026/27 dengan menjalani laga uji coba perdana menghadapi Beta Jaya di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sabtu (1/8) sore.

Meski masih berada di tahap awal persiapan, pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan skuad sekaligus menanamkan filosofi permainan yang ingin diterapkan sepanjang musim.

Pelatih kepala Jean-Paul van Gastel memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk merasakan atmosfer pertandingan.

Baca Juga: Diminati Tim Liga Irak, Striker asal Argentina Alvaro Lopez dirumorkan Jadi incaran Persija Jakarta

Menurut pelatih asal Belanda itu, laga pertama bukan sekadar mengejar hasil akhir, tetapi menjadi bagian dari proses adaptasi para pemain, terutama wajah-wajah baru yang masih membangun chemistry dengan rekan setim maupun memahami keinginan tim pelatih.

Van Gastel menilai proses tersebut berjalan cukup baik. Ia melihat para pemain mulai menunjukkan semangat bertanding yang tinggi dan memiliki keinginan besar untuk meraih kemenangan.

Baginya, aspek tersebut menjadi modal positif meski masih banyak hal yang perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

Baca Juga: Luka Bulatovic Dirumorkan akan Bergabung dengan PSM Makassar, Winger asal Serbia Siap Tampil di Liga Indonesia

Ia mengakui kualitas permainan PSIM belum sepenuhnya sesuai harapan karena tim masih berada di awal masa persiapan.

Namun, energi yang ditunjukkan para pemain sepanjang pertandingan membuatnya optimistis perkembangan tim akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Dalam laga tersebut, Van Gastel juga mulai menerapkan gaya bermain yang ingin menjadi identitas PSIM musim ini.

Ia menekankan pentingnya penguasaan bola sebagai dasar permainan tim. Selain itu, intensitas tekanan kepada lawan juga menjadi perhatian utama agar para pemain terbiasa tampil agresif selama pertandingan.

Untuk mendukung tujuan tersebut, tim pelatih membagi menit bermain para pemain menjadi 45 menit.

Meski durasi bermain lebih singkat, Van Gastel meminta anak asuhnya bekerja dengan intensitas yang lebih tinggi dibanding pertandingan normal. Menurutnya, para pemain mampu menjalankan instruksi tersebut dengan cukup baik.

Baca Juga: Bernardo Tavares Evaluasi Jelang Lawan Arema FC! Lawan Persebaya Surabaya di Semifinal Piala Presiden 2026

Selain aspek taktik, peningkatan kondisi fisik juga menjadi fokus utama selama masa pramusim.

Van Gastel ingin seluruh pemain memiliki daya tahan yang memadai sehingga mampu menjalankan skema permainan berbasis penguasaan bola dan pressing sepanjang pertandingan ketika kompetisi dimulai.

Persiapan PSIM juga diperkirakan semakin maksimal dalam pekan ini karena seluruh anggota skuad dijadwalkan sudah bergabung.

Kehadiran pemain yang lengkap akan memudahkan tim pelatih menyempurnakan organisasi permainan, memperkuat kerja sama antarlini, sekaligus meningkatkan kebugaran fisik setiap pemain.

Tak berhenti pada satu pertandingan, Laskar Mataram telah menyiapkan enam laga uji coba tambahan selama masa pramusim.

Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan menjadi sarana evaluasi agar PSIM semakin siap bersaing ketika Super League 2026/27 resmi bergulir.

Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, Van Gastel berharap timnya terus berkembang dan mampu tampil lebih solid dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

EDITOR: Banu Adikara