JawaPos.com - Timnas Singapura membawa mantan gelandang Persebaya Surabaya, Song Ui-young, dalam daftar 25 pemain untuk menghadapi Piala AFF 2026.
Kehadiran pemain berpengalaman tersebut menjadi salah satu ancaman bagi Timnas Indonesia yang akan bersaing di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, serta pemenang play-off Brunei Darussalam kontra Timor Leste pada turnamen yang berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Mengapa Song Ui-young Layak Diwaspadai Timnas Indonesia?
Song Ui-young menjadi salah satu nama yang paling menarik dalam skuad Singapura karena memiliki pengalaman bermain di Indonesia bersama Persebaya Surabaya. Pengalaman tersebut membuat gelandang berusia 31 tahun itu memahami atmosfer pertandingan, karakter pemain, hingga intensitas sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Absen di Laga Inter Miami, Lionel Messi dan Rodrigo De Paul Jalani Pemulihan Usai Piala Dunia 2026
Pelatih Gavin Lee tetap memasukkan Song sebagai bagian penting di lini tengah Singapura. Pengalamannya dipadukan dengan kualitas teknik dan visi bermain diharapkan mampu mengatur tempo permainan The Lions saat menghadapi lawan-lawan kuat di Grup A.
Song bukan satu-satunya pemain yang mengenal sepak bola Indonesia. Jacob Mahler, yang sebelumnya memperkuat Madura United, juga dipanggil memperkuat Singapura.
Bek sekaligus gelandang bertahan tersebut dinilai memiliki pemahaman terhadap gaya permainan pemain-pemain Indonesia sehingga bisa menjadi keuntungan tambahan bagi timnya.
Baca Juga: Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Dominasi Lion City Sailors Jadi Kekuatan Utama Singapura
Mayoritas pemain yang dipanggil Gavin Lee berasal dari Lion City Sailors. Sebanyak 11 pemain dari klub tersebut masuk dalam skuad final, menjadikan Singapura memiliki fondasi permainan yang sudah terbentuk sejak level klub.
Di lini belakang terdapat Lionel Tan, Ryhan Stewart, Nur Adam Abdullah, hingga Hariss Harun yang sudah terbiasa bermain bersama. Kekompakan itu menjadi modal penting untuk membangun organisasi pertahanan yang solid sepanjang turnamen.
Sektor tengah juga didominasi pemain Lion City Sailors seperti Kyoga Nakamura, Song Ui-young, Farhan Zulkifli, Glenn Kweh, dan Hami Syahin. Chemistry yang telah terbangun membuat Gavin Lee tidak perlu banyak melakukan penyesuaian terhadap pola permainan tim nasional.
Baca Juga: Al Hilal Salip Manchester United dan Aston Villa, Crysencio Summerville Segera Hijrah ke Liga Arab
Keuntungan tersebut diperkirakan akan membantu Singapura menghadapi jadwal padat Piala AFF 2026. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, keberadaan banyak pemain dari satu klub menjadi nilai tambah dibandingkan harus membangun kerja sama dari awal.
Perpaduan Pengalaman dan Talenta Muda
Selain mengandalkan pemain Lion City Sailors, Singapura juga mendapat kontribusi besar dari Tampines Rovers yang menyumbang enam pemain. Nama-nama seperti Syazwan Buhari, Amirul Adli, Raoul Suhaimi, Joel Chew, Shah Shahiran, serta Jacob Mahler menambah kedalaman skuad.
Young Lions mengirim tiga pemain, yakni Izwan Mahbud, Luth Harith, dan Nathan Mao. Sementara Hougang United menyumbang Ridhuan Barudin serta Saifullah Akbar.
Singapura juga tetap mempercayai pemain yang berkarier di luar negeri. Harhys Stewart yang kini bermain untuk Chiangrai United di Liga Thailand kembali dipanggil untuk memperkuat tim nasional dan diharapkan membawa pengalaman dari kompetisi luar negeri.
Baca Juga: Arsenal Serius Kejar Bruno Guimaraes, Newcastle Belum Bersedia Lepas Gelandang Andalannya
Di lini depan, Gavin Lee memasang duet Ilhan Fandi dan Shawal Anuar sebagai ujung tombak. Keduanya menjadi tumpuan utama Singapura dalam mencetak gol sepanjang Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia Tak Boleh Meremehkan Singapura
Di atas kertas, perhatian publik Grup A memang lebih banyak tertuju kepada Timnas Indonesia dan Vietnam. Namun, Singapura memiliki modal yang cukup untuk menjadi kuda hitam berkat kestabilan komposisi pemainnya.
Dominasi pemain Lion City Sailors membuat Singapura memiliki organisasi permainan yang lebih matang dibandingkan tim yang dihuni pemain dari banyak klub berbeda. Faktor tersebut bisa menjadi pembeda ketika pertandingan berlangsung ketat.
Baca Juga: Andritany Ardhiyasa Perpanjang Kontrak Bersama Persija Jakarta, Stefano Cugurra Beri Selamat
Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Hariss Harun, Song Ui-young, Jacob Mahler, hingga Harhys Stewart juga membuat skuad Singapura memiliki keseimbangan antara pengalaman dan energi pemain muda.
Bagi Timnas Indonesia, duel melawan Singapura dipastikan tidak akan mudah. Pengalaman sejumlah pemain Singapura yang pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia membuat mereka memiliki gambaran mengenai karakter permainan lawan.
Daftar 25 Pemain Timnas Singapura di Piala AFF 2026
Kiper: Izwan Mahbud, Syazwan Buhari, Ridhuan Barudin.
Bek: Nur Adam Abdullah, Amirul Adli, Lionel Tan, Irfan Fandi, Ryhan Stewart, Raoul Suhaimi, Akram Azman, Luth Harith, Hariss Harun.
Gelandang: Joel Chew, Kyoga Nakamura, Song Ui-young, Shah Shahiran, Farhan Zulkifli, Glenn Kweh, Hami Syahin, Jacob Mahler, Harhys Stewart, Saifullah Akbar, Nathan Mao.
Penyerang: Ilhan Fandi, Shawal Anuar.
Sebaran klub: Lion City Sailors (11 pemain), Tampines Rovers (6), Young Lions (3), Hougang United (2), Chiangrai United (1), FC Jurong (1), serta satu pemain berstatus tanpa klub.