JawaPos.com - Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, kembali mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.
Kiper berusia 22 tahun itu masuk dalam daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) di Bali sebagai bagian dari persiapan menghadapi ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.
Program pemusatan latihan berlangsung pada 5 hingga 12 Juli 2026. Selama sepekan, para pemain akan menjalani berbagai menu latihan untuk membangun kesiapan fisik, teknik, dan pemahaman taktik sebelum pelatih menentukan skuad yang akan tampil di turnamen tersebut.
Bagi Cahya, pemanggilan ini menjadi kabar yang sangat membanggakan. Setelah tampil konsisten bersama PSIM Yogyakarta pada kompetisi BRI Super League 2025/26, ia kembali memperoleh kepercayaan untuk bersaing memperebutkan tempat di tim nasional.
"Alhamdulillah pastinya bersyukur bisa dapat kesempatan baik ini, kembali dipanggil Timnas Indonesia untuk ikut pemusatan latihan di Bali," ujar Cahya.
Meski senang dengan kesempatan tersebut, Cahya memahami bahwa persaingan di posisi penjaga gawang tidak akan mudah.
Ia memilih fokus memberikan kemampuan terbaik selama menjalani latihan tanpa memikirkan hal lain terlebih dahulu.
Menurutnya, setiap sesi latihan akan dimanfaatkan untuk belajar sekaligus menunjukkan kualitas yang dimiliki. Ia juga ingin menyerap pengalaman dan ilmu dari jajaran pelatih maupun rekan-rekan setim yang ikut dalam pemusatan latihan.
"Selama seminggu di Bali, saya bakal kerja keras, fokus, dan serap semua ilmu yang diberi. Pastinya ingin masuk skuad utama buat ASEAN Championship nanti, tapi itu urusan nanti. Yang penting, saya akan bekerja keras dan menunjukkan yang terbaik," katanya.
Performa Cahya bersama PSIM musim lalu memang menjadi salah satu alasan dirinya kembali mendapat perhatian tim pelatih Timnas Indonesia.
Kesempatan ini juga menjadi momentum penting bagi sang pemain untuk terus berkembang sekaligus menjaga konsistensi penampilannya di level klub.
Tak lupa, Cahya menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar PSIM Yogyakarta yang selama ini terus memberikan dukungan. Mulai dari manajemen, rekan setim, hingga suporter yang selalu memberi semangat dalam setiap pertandingan.
Ia berharap doa dan dukungan tersebut bisa menjadi motivasi tambahan agar mampu memberikan hasil terbaik selama mengikuti pemusatan latihan.
Cahya juga ingin membawa nama baik PSIM di level internasional apabila nantinya dipercaya masuk ke dalam skuad final Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.
"Teruntuk suporter, rekan-rekan, dan manajemen PSIM, terima kasih atas dukungannya selama ini. Mohon doa restunya agar saya bisa membawa nama baik klub di level internasional," tutup Cahya.